Mengenal Lampu LED, Jenis, Kelebihan, dan Harga Terbaru

·Bacaan 7 menit
Mengenal Lampu LED, Jenis, Kelebihan, dan Harga Terbaru
Mengenal Lampu LED, Jenis, Kelebihan, dan Harga Terbaru

RumahCom - Dalam satu dekade terakhir ini, teknologi lampu LED terus mengalami perkembangan. Mulai bermunculan lampu hias LED berukuran kecil, kompak dan memiliki banyak warna. Variasi jenis lampu LED yang semakin bervariatif memberikan Anda lebih banyak opsi untuk memilih lampu yang tepat untuk rumah. Supaya bisa lebih mengenal jenis lampu LED, kelebihan, dan harga terbarunya, baca terus artikel ini sampai habis!

  1. Apa itu Lampu LED?

  2. Jenis-Jenis Lampu LED

    1. Super Flux LED

    2. Bicolor LED

    3. Surface Mount Device LED

    4. Miniature LED

    5. High Intensity LED

    6. Chip on Board LED

    7. Organic LED

  3. Kelebihan dan Kekurangan Lampu LED

    1. Kelebihan Lampu LED

    2. Kekurangan Lampu LED

  4. Daftar Harga Lampu LED Terbaru

Informasi Lengkap Beli Properti WNI yang Tinggal di Luar Negeri
Informasi Lengkap Beli Properti WNI yang Tinggal di Luar Negeri

Membeli Rumah, Ruko dan Properti Lainnya

Informasi Lengkap Beli Properti WNI yang Tinggal di Luar Negeri

1. Apa itu Lampu LED?

Lampu LED memiliki pencahayaan yang teduh dan tidak silau di mata. (Foto: Saving-Star)
Lampu LED memiliki pencahayaan yang teduh dan tidak silau di mata. (Foto: Saving-Star)

Lampu LED memiliki pencahayaan yang teduh dan tidak silau di mata. (Foto: Saving-Star)

Saat ini lampu LED sudah mulai banyak digunakan dan kehadirannya menggantikan peran dari lampu bohlam biasa. Sebenarnya, apa itu lampu LED? Mengutip dari Energy Star, lampu LED atau disebut juga sebagai Light Emitting Diode, adalah lampu listrik yang menghasilkan cahaya dari komponen yang bernama Dioda. Berbeda dari lampu bohlam yang masih menggunakan gas, jenis lampu ini memerlukan rangkaian elektronik supaya bisa menyala saat terhubung dengan aliran listrik.

Lampu LED sangat diminati karena efisiensi dayanya yang tinggi dibandingkan dengan lampu pijar dan neon. Kemampuan LED untuk memancarkan cahaya jauh lebih baik sekitar 30 sampai 40 persen dibandingkan dengan jenis lampu bohlam biasa.

Pada beberapa jenis lampu LED yang berdaya tinggi, terdapat sebuah komponen heatsink yang berfungsi untuk mengeluarkan panas berlebih dari komponen yang ada di dalamnya. Beberapa LED yang dipasangkan pada kendaraan bermotor bahkan memiliki kipas untuk mendinginkan lampu saat digunakan.

Lampu LED termasuk ke dalam salah satu jenis lampu yang umum digunakan di rumah. Berikut ini adalah jenis-jenis lampu yang umum digunakan di rumah lainnya yang bisa Anda coba gunakan untuk membuat rumah menjadi terlihat lebih menarik.

Pencahayaan yang bagus sangat penting bagi hunian. Sebuah hunian bisa terlihat lebih hidup dan nyaman apabila terdapat pencahayaan yang mencukupi. Bila Anda ingin mencari rumah dengan cahaya alami dan lingkungan yang sejuk nan hijau, cek hunian di Bintaro mulai Rp1 M di sini.

2. Jenis-Jenis Lampu LED

Lampu LED memiliki banyak ragamnya. (Foto: Ledvance)
Lampu LED memiliki banyak ragamnya. (Foto: Ledvance)

Lampu LED memiliki banyak ragamnya. (Foto: Ledvance)

Seiring dengan kemajuan teknologi, lampu LED saat ini memiliki beberapa jenisnya yang berbeda dengan fungsinya masing-masing. Untuk Anda yang tertarik ingin membeli lampu LED, bisa mengenali jenis-jenisnya berikut seperti yang dikutip dari EDUCBA.

1. Super Flux LED

Super Flux LED memiliki ukuran yang kecil. (Foto: Ledrise)
Super Flux LED memiliki ukuran yang kecil. (Foto: Ledrise)

Super Flux LED memiliki ukuran yang kecil. (Foto: Ledrise)

Super Flux LED merupakan salah satu jenis LED yang banyak digunakan dalam berbagai bidang. Lampu ini memiliki 4 buah pin dan ditawarkan dalam 3 ukuran berbeda, yaitu 3mm, 5mm, dan Flat Lens. Karena ukurannya yang kecil dan bisa bekerja dengan rentang toleransi suhu yang sangat luas membuat lampu ini bisa diaplikasikan untuk kebutuhan yang berbeda-beda. Mulai dari otomotif, lampu sinyal, hingga lampu pencahayaan khusus. Lensa berukuran besar dengan sudut yang lebar membuat sudut pancar cahaya yang dihasilkannya menjadi luas.

2. Bicolor LED

Bicolor LED memiliki dua pilihan warna berbeda. (Foto: Arbor Scientific)
Bicolor LED memiliki dua pilihan warna berbeda. (Foto: Arbor Scientific)

Bicolor LED memiliki dua pilihan warna berbeda. (Foto: Arbor Scientific)

Sesuai dengan namanya, bicolor LED adalah salah satu jenis lampu LED yang dapat memancarkan cahaya lebih dari satu warna. Umumnya dalam satu lampu terdapat 2 warna berbeda yang akan menyala secara bergantian. Contoh pengaplikasian bicolor LED adalah pada mainan anak-anak, lampu hias, hingga lampu speedometer variasi untuk kendaraan bermotor.

3. Surface Mount Device LED

Surface Mount Device LED tidak memiliki kabel. (Foto: Thorlabs, Inc.)
Surface Mount Device LED tidak memiliki kabel. (Foto: Thorlabs, Inc.)

Surface Mount Device LED tidak memiliki kabel. (Foto: Thorlabs, Inc.)

Mengutip dari Visualled, Surface Mount Device LED merupakan satu jenis lampu LED yang tidak memiliki kabel dan dirakit pada sebuah papan sirkuit yang dibuat menggunakan proses polarisasi pada bagian depan dari modul LED tersebut. SMD LED memiliki bentuk persegi panjang dan mempunyai 3 buah sel kristal semikonduktor yang akan menghasilkan 3 warna berbeda. SMD LED membutuhkan daya yang sangat rendah dan umumnya digunakan pada peralatan seperti TV, monitor, dan Proyektor Portabel.

4. Miniature LED

Miniature LED memiliki ukuran yang sangat kecil. (Foto: Nasco)
Miniature LED memiliki ukuran yang sangat kecil. (Foto: Nasco)

Miniature LED memiliki ukuran yang sangat kecil. (Foto: Nasco)

Miniature LED atau lebih sering disebut sebagai Mini LED, merupakan lampu LED yang sangat kecil dengan ukuran sekitar 0,2mm. Mini LED umumnya digunakan pada monitor dan TV yang memiliki panel LCD. Mini LED dipasangkan pada bagian belakang matriks LCD, untuk memberikan kontras yang lebih baik pada panel LCD tersebut.

5. High Intensity LED

High Intensity LED bisa menghasilkan cahaya yang sangat intens. (Foto: LED Professional)
High Intensity LED bisa menghasilkan cahaya yang sangat intens. (Foto: LED Professional)

High Intensity LED bisa menghasilkan cahaya yang sangat intens. (Foto: LED Professional)

Selain hemat daya, lampu LED dikenal bisa menghasilkan cahaya yang sangat terang. Melansir dari Electronics-Notes High Intensity LED merupakan satu jenis LED yang bisa menghasilkan cahaya yang sangat intens dibandingkan dengan LED lainnya. High Intensity LED yang dipasangkan dengan heatsink memiliki usia pakai yang sangat panjang.

6. Chip on Board LED

Chip on Board LED merupakan pengembangan dari Surface Mount LED. (Foto: Forge Europa)
Chip on Board LED merupakan pengembangan dari Surface Mount LED. (Foto: Forge Europa)

Chip on Board LED merupakan pengembangan dari Surface Mount LED. (Foto: Forge Europa)

Jenis LED yang selanjutnya adalah COB atau Chip on Board LED. Lampu ini merupakan pengembangan dari Surface Mount LED yang mampu untuk menyala lebih terang. COB LED memiliki banyak sekali chip lampu dalam satu papan elektronik yang membuatnya bisa menyala dengan terang dan merata. Salah satu kelebihan dari COB LED adalah tidak panas dan memiliki usia pakai yang panjang.

7. Organic LED

Organic LED merupakan salah satu teknologi LED yang paling mutakhir. (Foto: LED Professional)
Organic LED merupakan salah satu teknologi LED yang paling mutakhir. (Foto: LED Professional)

Organic LED merupakan salah satu teknologi LED yang paling mutakhir. (Foto: LED Professional)

Mengutip dari Techopedia, Organic LED atau lebih umum disebut sebagai OLED adalah lampu LED yang dibuat dari komponen organik. Berbeda dari LED lainnya, OLED sangatlah tipis dan bisa memancarkan cahaya yang sangat terang. OLED lebih umum ditemui pada smartphone, TV, dan monitor. Beberapa produsen smartphone mengembangkan teknologi OLED yang fleksibel untuk diterapkan pada layar smartphone yang dapat dilipat.

Setelah Anda mengetahui apa saja jenis lampu LED yang ada, Anda juga bisa mempelajari cara memilih jenis lampu rumah yang tepat, di sini.

3. Kelebihan dan Kekurangan Lampu LED

Lampu LED memancarkan cahaya yang lebih terang dibandingkan dengan jenis lampu lainnya. (Foto: White Electric)
Lampu LED memancarkan cahaya yang lebih terang dibandingkan dengan jenis lampu lainnya. (Foto: White Electric)

Lampu LED memancarkan cahaya yang lebih terang dibandingkan dengan jenis lampu lainnya. (Foto: White Electric)

Sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan lampu LED di rumah, kenali dulu beberapa kelebihan dan kekurangan dari LED seperti yang dilansir dari Brennan Electric.

1. Kelebihan Lampu LED

Kelebihan utama dari lampu LED adalah jauh lebih hemat energi dibandingkan dengan lampu pijar dan lampu bohlam standar. Lampu ini juga memiliki ketahanan yang lebih lama, dengan umur sekitar 10.000 hingga 50.000 jam penggunaan. Lampu dibuat dengan material yang ramah lingkungan dan tidak memiliki kandungan merkuri dan gas berbahaya lainnya, membuatnya aman untuk lingkungan.

Berbeda dari lampu pijar, pancaran LED tidak panas dan lampu tidak berbahaya untuk disentuh setelah digunakan. Minimnya panas dari pancaran lampu yang dihasilkan membuat ruangan menjadi tidak mudah panas, sekaligus mengurangi potensi bahaya kebakaran yang diakibatkan oleh lampu.

Karena pancaran cahayanya yang lembut membuat lampu LED sangat cocok untuk digunakan di kamar tidur. Cek dulu, 12 ide lampu hias kamar tidur yang bisa membuat tidur Anda menjadi lebih nyaman!

Tip Rumah

Pilihlah lampu LED yang memiliki <em>heatsink </em>untuk memastikan lampu memiliki usia pakai yang panjang.

2. Kekurangan Lampu LED

Lampu LED tidak tahan apabila terkena panas dalam waktu yang lama. Beberapa jenis lampu bahkan memiliki heatsink dan kipas untuk mengurangi panas komponen elektronik yang terdapat di dalam lampu. LED yang terlalu sering terkena panas akan mudah rusak dan membuat kemampuan untuk memancarkan cahayanya menjadi berkurang.

Harga dari lampu LED juga relatif lebih mahal dibandingkan dengan lampu bohlam biasa. Anda perlu menyiapkan budget lebih untuk membeli lampu LED di rumah.

Lampu LED memiliki pancaran cahaya yang lurus dan terarah. Beberapa lampu menggunakan plastik penutup yang dibuat buram supaya pancaran cahaya bisa menyebar ke seluruh ruang dengan sempurna.

4. Daftar Harga Lampu LED Terbaru

Lampu LED memiliki harga jual yang relatif lebih mahal dibandingkan dengan lampu bohlam biasa. (Foto: Stouch Lighting)
Lampu LED memiliki harga jual yang relatif lebih mahal dibandingkan dengan lampu bohlam biasa. (Foto: Stouch Lighting)

Lampu LED memiliki harga jual yang relatif lebih mahal dibandingkan dengan lampu bohlam biasa. (Foto: Stouch Lighting)

Apakah Anda tertarik untuk menggunakan lampu LED di rumah? Rumah.com sudah merangkum daftar harga lampu LED terbaru yang bisa menjadi referensi Anda saat membeli.

Merk Lampu

Harga

Philips Rechargeable LED 7W 6500K

Rp79.000

Philips MyCare Multipack 12W 6500K

Rp140.000

Philips Smart LED WiFi 9W Tunable Color

Rp134.000

Hannochs Sonic LED 5W 3000K

Rp11.500

Midea LED Daywhite 15W 5700K

Rp42.600

Hinomaru LED 3W 3000K

Rp6.900

Bardi Smart LED Light 12W RGBWW

Rp106.000

Nah, apakah Anda tertarik untuk membeli dan menggunakan lampu LED di rumah? Pilihlah merk dan spesifikasi lampu sesuai dengan budget dan kebutuhan. Pastikan untuk tidak memasang LED di dalam downlight tertutup, supaya lampu tidak panas dan menjadi cepat rusak.

Pekerja kontrak juga bisa mengajukan KPR. Simak informasi lengkapnya di video ini!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel