Mengenal Lebih Dalam Perwira Polisi Kembar di Papua

Merdeka.com - Merdeka.com - Dua polisi kembar yang bertugas di Papua, menjadi pusat perhatian saat menghadiri apel pagi di Mapolresta Jayapura Kota, Senin (31/10) sekitar pukul 09.00 WIT. Kehadiran kedua perwira polisi tersebut ialah untuk memberikan motivasi.

Mereka adalah Iptu Berdi, yang bertugas di Polresta Jayapura Kota dengan jabatan Pa Siaga Ops-Bag Ops, dan AKP Muhammad Kari, bertugas di Direktorat Binmas Polda Papua.

Sepintas, mereka memang nampak berwajah sama. Namun saat di cermati dengan seksama, kedua polisi itu dapat dibedakan dari warna rambut dan pangkatnya.

Rambut Berdi, terlihat berwarna dominan putih, berkumis tebal dan di kerah seragamnya terdapat tanda pangkat dua balok kuning. Sementara Muhammad Kari, terlihat memiliki rambut putih yang lebih sedikit, tidak berkumis, dengan tanda pangkat tiga balok kuning di seragamnya.

Mereka berdua sudah puluhan tahun mengabdi sebagai anggota Polri. Kini, keduanya tengah menjalani hari-hari terakhir pengabdian menuju purnatugas. Meskipun menjelang masa akhir penugasan, Berdi dan Kardi masih tetap semangat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Saat apel, keduanya memberikan dorongan serta mengajak seluruh personel agar tetap semangat meskipun kini citra Polri sedang menurun. Personel Polresta Jayapura Kota harus tetap melayani dengan hati dan penuh keikhlasan.

"Tetap semangat dan jadilah polisi baik, masih banyak polisi baik di republik ini," ucap AKP Kari.

Meskipun keduanya memiliki pangkat yang berbeda, namun mereka tetap solid menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai anggota Polri.

Menurut informasi yang dihimpun merdeka.com dari berbagai sumber, berikut perbedaan tugas pokok dan fungsi dari Pa Siaga Ops-Bag Ops dan Direktorat Binmas Polda Papua.

Pa Siaga Ops-Bag Ops merupakan singkatan dari perwira siaga operasional - bagian operasional. Memiliki fungsi dan tugas pokok sesuai denfanbPerkap 23 2010 Pasal 9 huruf a, yaitu sebagai unsur pengawas dan pembantu pimpinan yang dinaungi Kapolres.

Selanjutnya, Pa Siaga Ops-Bag Ops juga menjadi perencana dan pengendali administrasi operasi kepolisian, pengamanan kegiatan masyarakat maupun instansi pemerintah, kemudian menyediakan informasi dan dokumentasi kegiatan yang dilakukan di Polres serta mengendalikan pengamanan markas.

Sebagaimana diatur dalam ayat (2), Bagops juga memiliki fungsi seperti mempersiapkan segala kebutuhan operasi kepolisian dalam hal administrasi. Melakukan perencanaan untuk melaksanakan pelatihan praoperasi termasuk pelatihan dan kerjasama pada kegiatan operasi kepolisian.

Bertanggung jawab untuk merencanakan dan mengendalikan operasi kepolisian diantaranya pengumpulan, pengolahan, penyajian, juga pelaporan data hasil operasi serta memberikan pengamanan terhadap kegiatan yang diselenggarakan masyarakat maupun pemerintah.

Hingga melakukan pembinaan pada manajemen operasional seperti rencana kegiatan operasi, perintah pelaksanaan operasi, pengendalian dan administrasi operasi kepolisian, serta tindakan kontijensi.

Sementara, tugas dan tanggung jawab serta fungsi Direktorat Pembinaan Masyarakat (Binmas) adalah menggali perhatian masyarakat agar menanamkan pengertian guna memiliki sikap penerimaan atas upaya-upaya Polri dalam melakukan pembinaan sistem keamanan dan ketertiban, kemudian mendorong masyarakat agar sadar juga taat pada peraturan perundang-undangan dan norma-norma sosial yang hidup di masyarakat, hal ini agar nantinya masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam pengelolaan kamtibmas.

Dalam fungsi dari seorang Binmas Polri, ialah sebagai pengendali, penggerak, dan pemberdaya masyarakat untuk mewujudkan keamanan, ketertiban, serta ketentraman warga masyarakat.

Di samping itu, guna melaksanakan fungsinya Binmas Polri juga memiliki peran sebagai pengendali masyarakat, yaitu mengarahkan sekaligus mengawasi kegiatan masyarakat agar peraturan perundang-undangan yang berlaku dapat bekerja dengan baik dan mampu berfungsi secara efektif dalam mengatur serta menertibkan masyarakat dalam rangka pemeliharaan keamanan maupun ketertiban umum.

Membimbing dan mengarahkan masyarakat untuk melakukan penyesuaian diri terhadap perubahan yang terjadi sesuai dengan kebijakan-kebijakan pembangunan negara/ pemerintah agar pembangunan dapat berjalan lancar.

Memperkuat semangat masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan dengan memberikan arahan dan bimbingan serta pelatihan tentang upaya mengatasi dan mencegah gangguan kamtibnas. Polri juga memberikan perlindungan terhadap hak azasi setiap individu, hak berpolitik, jiwa raga serta hak milik setiap warga masyarakat.

Reporter: Putri Oktafiana [cob]