Mengenal Lisplang, Jenis, Fungsi dan Harganya

·Bacaan 7 menit
Mengenal Lisplang, Jenis, Fungsi dan Harganya
Mengenal Lisplang, Jenis, Fungsi dan Harganya

RumahCom - Setiap orang pasti ingin memiliki rumah yang indah. Maka dari itu sebaiknya perhatikan desainnya dengan baik supaya enak dilihat mata. Nah berbicara tentang estetika, tentunya Anda tidak asing dengan istilah lisplang. Namun meski begitu, ternyata tidak semua orang tahu dengan fungsi, jenis, dan harganya. Maka dari itu kali ini akan kami berikan ulasan selengkapnya di bawah ini:

  1. Mengenal Lisplang dan Fungsinya

    1. Fungsinya Dilihat dari Segi Konstruksi

    2. Fungsinya Dilihat dari Segi Estetika

  2. Jenis-Jenis Lisplang

    1. Lisplang Kayu Polos

    2. Lisplang Kayu Motif

    3. Lisplang Metal

    4. Lisplang Beton

    5. Lisplang GRC

  3. Harga Lisplang

Cara Jual Rumah dalam Waktu Singkat
Cara Jual Rumah dalam Waktu Singkat

Menjual Rumah

Cara Jual Rumah dalam Waktu Singkat

1. Mengenal Lisplang dan Fungsinya

Lisplang termasuk ke dalam salah satu bagian dari sebuah bangunan. (Foto: Pexels - Tirachard Kumtanom)
Lisplang termasuk ke dalam salah satu bagian dari sebuah bangunan. (Foto: Pexels - Tirachard Kumtanom)

Lisplang termasuk ke dalam salah satu bagian dari sebuah bangunan. (Foto: Pexels - Tirachard Kumtanom)

Lisplang adalah salah satu bagian bangunan yang berguna untuk mempercantik rumah dan menutup bagian atas bangunannya. Sehingga dengan memakainya akan membuat rumah terlihat lebih rapi saat melihatnya dari arah bawah. Disamping itu, bagian rumah ini biasanya seringkali disebut dengan papan tepi. Fungsinya adalah agar bagian tepi struktur atap terlindung oleh efek panas matahari dan hujan.

Sayangnya papan tepi ini terkadang tidak begitu diperhatikan oleh pemilik rumah karena terletak di bagian atas. Padahal fungsinya sebenarnya ada banyak untuk bangunan seperti rumah. Berikut ini adalah fungsi lisplang bila dilihat dari konstruksi dan nilai estetikanya, antara lain:

1. Fungsinya Dilihat dari Segi Konstruksi

Dilihat dari segi konstruksinya, fungsi papan tepi ini berguna untuk membentuk rigid yang berasal dari susunan kaso. Seperti yang diketahui bahwa pada dasarnya batang kayu kaso biasanya hanya memanfaatkan paku kecil saja untuk menahannya. Sehingga kemungkinan besar susunan kaso bisa bergeser. Maka dari itu supaya tidak sampai geser, Anda bisa mencegahnya menggunakan lisplang.

Dengan menggunakan papan tepi, maka bagian ujung atap semakin rapi dan terlindung oleh air hujan serta sinar matahari. Sehingga atap rumah bisa terhindar dari segala macam kerusakan akibat dari air hujan dan sinar matahari. Karena ketika hujan tiba, airnya mungkin tidak langsung jatuh sempurna. Namun bisa merembes lewat atap.

Untuk itu supaya rembesannya tidak terkena struktur usuk dan reng, maka dibutuhkan papan tepi. Lebih dari itu, lisplang ini juga berguna untuk pemisah antar ruang. Maka dari itu bagian bangunan ini sering dimanfaatkan untuk atap berbentuk segitiga di daerah tropis.

2. Fungsinya Dilihat dari Segi Estetika

Bagian bangunan ini efektif membuat pemandangan ruangan rumah semakin rapi. Maka dari itu bagian ini sering disebut sebagai aksesoris rumah supaya lebih manis. Namun proses pemasangannya tidak boleh asal dan harus terencana ketinggian dan lebarnya agar sesuai dengan kebutuhan rumah.

Bila ditinjau dari segi estetikanya, bagian ini bisa disesuaikan dengan tema rumah. Misalnya bila ingin membuat rumah tradisional, maka dengan adanya papan ini bisa memberikan ciri khas tersendiri pada sebuah bangunan. Cara untuk mengaplikasikannya adalah dengan menambahkan ukiran yang khas dengan rumah tradisional.

Baca Juga: Atap Asbes: Plus-Minus, Harga, Hingga Bahayanya

2. Jenis-Jenis Lisplang

Terdapat beberapa jenis lisplang berbeda. (Foto: Pexels - Expect Best)
Terdapat beberapa jenis lisplang berbeda. (Foto: Pexels - Expect Best)

Terdapat beberapa jenis lisplang berbeda. (Foto: Pexels - Expect Best)

Sekarang ini ada banyak pilihan lisplang yang dijual di pasaran. Maka dari itu sebaiknya sesuaikan pemilihan tipenya berdasarkan konsep bangunan yang sedang diusung. Dengan begitu, hasilnya menjadi lebih baik. Maka dari itu supaya tidak salah memilihnya, berikut akan dijelaskan macam-macam papan tepi ini dan mengenal kelebihannya bila dilihat dari jenisnya, antara lain:

1. Lisplang Kayu Polos

Ini termasuk jenis papan tepi yang paling tua di Indonesia. Itulah sebabnya jenis ini sering dimanfaatkan untuk bangunan tradisional Jawa dan Bali. Biasanya jenis ini terbuat dari papan kayu berukuran sebesar 20 cm. Sedangkan ketebalannya antara 2 cm sampai dengan 3 cm. Dilihat dari beratnya, jenis ini adalah yang paling ringan tapi kuat.

Kelebihannya dibandingkan dengan yang lain adalah bentuknya bisa diukir sesuai kebutuhan ke dalam beberapa variasi sekaligus. Maka dari itu tidak heran bila hal ini membuatnya sering dimanfaatkan untuk mempercantik rumah tradisional di Bali. Namun meski begitu, ada pula yang bentuknya lebih modern.

Biasanya papan tepi kayu yang berasal dari jati, bengkirai, dan kamper itu lebih kuat terhadap perubahan cuaca. Hanya saja sayangnya tipe ini rentan terhadap pembusukan dan cuaca. Bila Anda ingin membangun rumah beratap miring, sebaiknya pilih jenis papan ini. Karena papan ini berasal dari kayu polos.

Mengingat tampilannya sederhana, sehingga papan ini cocok juga digunakan untuk rumah minimalis yang kesannya natural. Sedangkan untuk bahan utamanya biasanya terbuat dari kayu meranti sehingga karakternya keras dan durabilitasnya tinggi.

2. Lisplang Kayu Motif

Bila Anda ingin membuat rumah beratap limas tradisional, maka jenis papan ini cocok sekali. Karena dengan kayu motif akan membuat nuansa etnik tradisional semakin kuat. Sehingga rumah menjadi terlihat lebih mewah dan unik. Maka dari itu bila ingin mendapatkan motif yang terbaik, pilih sentra pengrajin yang berkualitas.

Bila perlu, tunjukkan motif yang Anda inginkan supaya bisa mendapatkan corak yang sesuai dengan kebutuhan. Setidaknya bila dari awal motifnya sudah disiapkan, maka itu akan membuat desain motif dan ukirannya selaras dengan fasad rumah Anda.

3. Lisplang Metal

Mengingat harga kayu semakin mahal karena kelangkaannya, maka solusinya adalah menggunakan metal. Yaitu dari alumunium, galvanis, dan alumezine yang harganya lebih murah tanpa mengurangi kualitasnya. Jenis papan ini memiliki beberapa pilihan ketebalan tertentu. Yaitu dimulai dari 0,6 cm sampai dengan 0,9 cm.

Untuk tampilannya sendiri lebih minimalis jadi cocok sekali untuk rumah modern. Dilihat dari segi pemasangannya juga lebih praktis. Begitu juga dengan pengecatan dan juga proses perawatannya.

Tidak hanya itu saja, kelebihan dari lisplang ini adalah bebannya ringan, tipis, tapi kuat. Anda bisa lebih mudah memasangnya dengan rapi saat menggunakannya. Selain itu, jenis atap ini juga cocok sekali bila dipasang di atas rangka atap baja ringan.

Biasanya bahan ini terbuat dari campuran alumunium dan galvanis. Sehingga ketahanannya lebih baik dari hujan dan panas. Karena ketahanannya sangat baik, tidak heran bila jenis atap ini biasanya jauh lebih mahal dibandingkan jenis yang lainnya. Dalam hal ini, bila Anda ingin mendapatkan tampilan yang sempurna, sebaiknya pilih genteng dari metal pasir. Sehingga desain antara gentengnya menjadi lebih baik dan serasi.

4. Lisplang Beton

Untuk jenis ini biasanya dibuat menggunakan cetakan khusus. Itulah kenapa bentuknya menjadi lebih rapi dan presisi. Kelebihan dari jenis ini dibandingkan yang lain adalah tidak akan busuk, dan kuat dari panas serta hujan. Hanya saja, tipe ini tidak dapat memberikan nuansa natural layaknya kayu meski motifnya bergambar kayu.

Selain itu, pilihan bentuknya juga tidak banyak. Masih kalah dari lisplang kayu. Namun kualitasnya tetap bagus, meski harganya masih lebih mahal dibandingkan dengan jenis kayu kelas 1. Yang pasti, jenis ini cocok sekali digunakan untuk rumah modern dan mewah, rumah bertingkat, atau rumah yang atapnya datar (dicor).

Untuk proses pemasangannya juga lebih murah dibandingkan jenis lisplang lainnya seperti berasal dari beton dan kayu. Untuk durabilitasnya juga lebih baik bila dimanfaatkan untuk talang air hujan. Umumnya jenis papan ini dijual dalam bentuk motif dan polos berukuran 0,9 cm.

5. Lisplang GRC

Papan GRC ini sifatnya ringan, anti cuaca, dan sangat kuat. Itulah kenapa jenis ini mudah ditemukan di toko bangunan mana saja. Umumnya beberapa orang memilihnya untuk rumah modern karena bentuknya sederhana. Namun ada pula yang ditambahkan dengan motif serat kayu supaya kelihatan natural. Dilihat dari segi harga, jenis ini tidak begitu mahal. Namun kualitasnya sangat bagus dan sesuai dengan harga yang ditawarkan pada umumnya.

Tip Rumah

Kenali terlebih dahulu jenis lisplang apa yang cocok dan tepat untuk rumah Anda supaya desain dari rumah bisa tetap terlihat menarik dan menjadikan lisplang menjadi tahan lama.

3. Harga Lisplang

Lisplang umumnya dijual dengan harga yang masih sangat terjangkau. (Foto: Moving)
Lisplang umumnya dijual dengan harga yang masih sangat terjangkau. (Foto: Moving)

Lisplang umumnya dijual dengan harga yang masih sangat terjangkau. (Foto: Moving)

Di bawah ini adalah daftar harga lisplang terbaru berdasarkan jenis dan ukurannya yang biasa digunakan untuk bangunan rumah:

Tipe / Jenis

Ukuran

Harga

Kayu Motif

0.8 cm x 20 cm x 300 cm

Rp70.000

Kayu Polos

3 meter x 0,8 cm x 20 cm

Rp75.000

Beton

1 meter

Rp15.000

Metal

17 cm

Rp84.500

GRC Motif

4 meter

Rp125.000

GRC Polos

10 cm

Rp28.500

Itulah pembahasan mengenai lisplang yang biasa ditemui pada rumah-rumah dan hunian lainnya. Semoga artikel ini bisa menjadi referensi terbaik bagi Anda yang tertarik untuk menggunakan lisplang pada rumah Anda kelak.

Jangan bingung! Cek video yang menarik berikut ini untuk mempelajari cara mudah untuk memecah sertifikat tanah!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya