Mengenal Manfaat Penelitian, Pengertian, Karakteristik, dan Jenis-Jenisnya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Manfaat penelitian penting untuk dipahami oleh peneliti, pasalnya manfaat penelitian diartikan sebagai kontribusi dari penelitian Anda. Pengertian penelitian adalah kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis serta penyajian data secara sistematis dan obyektif, untuk memecahkan masalah atau menguji hipotesis.

Menurut Nazir, manfaat penelitian adalah untuk menyelidiki keadaan dari, alasan untuk, dan konsekuensi terhadap suatu set keadaan khusus. Penelitian tersebut dilakukan untuk meningkatkan pemahaman kita.

Penelitian memberikan informasi dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk memecahkan masalah dan membuat keputusan. Dengan begitu, manfaat penelitian adalah kegunaan hasil penelitian nanti, baik bagi kepentingan pengembangan program maupun kepentingan ilmu pengetahuan.

Berikut ini penjelasan mengenai pengertian penelitian menurut para ahli beserta manfaat penelitian, karakteristik, dan jenis-jenisnya yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin (8/11/2021).

Pengertian Penelitian Menurut Para Ahli

Ilustrasi penelitian. (iStockphoto)
Ilustrasi penelitian. (iStockphoto)

Sebelum mengetahui manfaat penelitian, ada baiknya pula untuk memahami pengertian penelitian menurut para ahli. Berikut ini ada sejumlah pendapat mengenai pengertian penelitian menurut para ahli, yaitu:

Suhardjono, dkk

Pengertian penelitian ialah upaya pencarian informasi untuk memecahkan suatu masalah dengan metode ilmiah.

Kerlinger

Pengertian penelitian merupakan proses penemuan informasi secara sistematis dan terkontrol yang didasarkan pada hipotesis dan teori.

McMillan dan Schumacher

Pengertian penelitian adalah proses penemuan dan analisis data secara sistematis dan logis untuk mencapai tujuan tertentu.

Soerjono Soekanto

Pengertian penelitian adalah kegiatan ilmiah yang berpusat pada analisis, dilakukan dengan sitematis dan konsisten, bertujuan untuk mengungkapkan kebenaran.

Karakteristik Penelitian

Ilustrasi (iStock)
Ilustrasi (iStock)

Berikut ini ada beberapa karakteristik penelitian yang perlu Anda pahami, yaitu:

1. Bersifat Sistematis dan Logis

Artinya penelitian dilaksanakan melalui prosedur atau langkah-langkah yang berurutan. Selain itu penelitian juga harus dibuat secara logis dan tidak memanipulasi hal apa pun di dalamnya.

2. Bersifat Ilmiah

Artinya hasil penelitian harus bisa dipertanggungjawabkan serta bisa dibuktikan kebenarannya. Maka penelitian harus menyajikan berbagai data atau temuan fakta.

3. Efisien dan Bermanfaat

Artinya penelitian harus disusun seefisien mungkin dan bisa dipahami oleh banyak kalangan. Selain itu, penelitian juga harus memiliki kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

4. Analitis

Artinya penelitian harus dilakukan, dibuktikan serta dijelaskan melalui proses metode ilmiah. Hubungan sebab akibat antar variabel juga harus diuraikan dengan jelas dalam penelitian.

Manfaat Penelitian

Ilustrasi Peneliti Hantavirus Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Peneliti Hantavirus Credit: pexels.com/pixabay

Manfaat penelitian adalah kontribusi penelitian anda terhadap bidang keilmuan yang dipelajari, bisa juga manfaat untuk budaya atau masyarakat tertentu. Sesuatu yang Anda hasilkan dalam penelitian bisa membawa dampak tertentu terhadap pembaca (harapannya untuk hal yang positif) terhadap permasalahan penelitian anda. Dalam penelitian, manfaat dibagi menjadi 2 yaitu manfaat teoritis dan manfaat praktis. Berikut ini rincian dari manfaat penelitian, yaitu:

1. Manfaat Teoretis

Manfaat teoretis merupakan manfaat yang berhubungan dengan pengembangan ilmu, dalam hal ini adalah ilmu linguistik. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat berguna dalam pengembangan ilmu bahasa, khususnya dalam bidang pragmatik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan tambahan ilmu pengetahuan mengenai studi tentang pelanggaran prinsip kesantunan dan implikatur percakapan berdasarkan pelanggaran prinsip kesantunan khususnya dalam tuturan yang bersifat komedi.

2. Manfaat Praktis

Manfaat praktis merupakan manfaat yang dapat diambil dari penelitian ini oleh peneliti itu sendiri dan pembaca. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada pembaca mengenai pemahaman terhadap percakapan di dalam komik berbahasa Jawa ngapak, terutama dalam memahami prinsip kesantunan dan implikatur percakapan berdasarkan pelanggaran prinsip kesantunan dalam komik Banyumasan. Dengan cara menganalisis secara langsung tuturan yang ada di dalam komik tersebut. Selain itu, penelitian ini dapat bermanfaat sebagai acuan untuk penelitian selanjutnya.

Jenis-Jenis Penelitian

Ilustrasi Penelitian Obat Credit: pexels.com/Chokniti
Ilustrasi Penelitian Obat Credit: pexels.com/Chokniti

Berikut ini ada 6 jenis-jenis penelitian yang wajib Anda ketahui, diantaranya:

1. Penelitian Dasar atau Penelitian Murni

Penelitian dasar merupakan penelitian yang dilakukan secara mendalam terhadap suatu fenomena. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengembangkan teori.

2. Penelitian Terapan atau Penelitian Operasional

Penelitian terapan merupakan penelitian yang dilakukan untuk mendapat informasi dan menggunakannya sebagai langkah pemecahan masalah. Biasanya penelitian ini digunakan untuk kepentingan masyarakat.

3. Penelitian Tindakan

Penelitian tindakan merupakan penelitian yang dilakukan untuk mencari informasi dan memperbaiki situasi. Biasanya penelitian ini diterapkan pada obyek yang membutuhkan pemecahan masalah.

4. Penelitian Evaluasi

Penelitian evaluasi merupakan penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan, merencanakan dan menyediakan informasi yang diperlukan untuk membuat alternatif keputusan.

5. Penelitian Pengembangan

Penelitian pengembangan merupakan penelitian yang dilakukan untuk mengembangkan sebuah produk yang biasanya berkaitan dengan pendidikan ataupun pengajaran.

6. Penelitian Historis

Penelitian historis merupakan penelitian yang dilakukan untuk mengungkapkan informasi di masa lalu atau yang berhubungan dengan sejarah. Tujuannya untuk penggambaran ulang kejadian atau peristiwa bersejarah di masa lampau.

Sikap Peneliti

Ilustrasi Penelitian Tentang Otak Credit: unsplash.com/ThisisEngineering
Ilustrasi Penelitian Tentang Otak Credit: unsplash.com/ThisisEngineering

Menurut Sandu Siyoto dan Ali Sodik, seseorang peneliti harus memiliki 3 sikap berikut ini. Berikut ini rinciannya:

1. Obyektif

Peneliti harus bersikap obyektif. Artinya peneliti harus bisa membedakan mana fakta atau temuan data serta opini atau pendapatnya. Dalam analisis hasil penelitian, peneliti harus menguraikan dengan jelas temuan fakta tanpa menggunakan pendapat pribadi.

2. Kompeten

Peneliti harus bersikap kompeten. Artinya peneliti memiliki keterampilan untuk melakukan penelitian dengan metode ilmiah serta teknik tertentu.

3. Faktual

Peneliti harus bersikap faktual. Artinya peneliti harus mengumpulkan, menjelaskan dan menganalisis temuan datanya berdasarkan fakta yang diperoleh, tanpa menggunakan anggapan atau harapan yang bersifat abstrak.

Syarat Penelitian

Ilustrasi Foto Peneliti (iStockphoto)
Ilustrasi Foto Peneliti (iStockphoto)

Berikut ini ada beberapa syarat penting untuk penelitian, yakni:

1. Sistematis

Penelitian dilaksanakan dan disusun dengan menggunakan pola, mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling kompleks.

2. Terencana

Penelitian dilaksanakan dengan pertimbangan dan rencana yang matang. Hal ini termasuk penggunaan metode penelitian yang sudah diperhitungkan sebelumnya.

3. Menerapkan Konsep Ilmiah

Penelitian dilaksanakan dari awal hingga akhir dengan menerapkan konsep ilmiah sesuai dengan bidang ilmu pengetahuannya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel