Mengenal Megan Rohrer, Uskup Transgender Pertama Amerika Serikat

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Chicago - Gereja Evangelis Lutheran Amerika telah melantik uskup transgender pertamanya secara terbuka, denominasi Kristen Amerika Serikat arus utama pertama yang melakukannya.

Uskup Megan Rohrer terpilih pada Mei 2021 untuk menjalani masa jabatan enam tahun Sinode Sierra Pasifik, setelah uskupnya saat ini mengumumkan pengunduran dirinya.

Dia ditempatkan dalam kebaktian Katedral Grace San Fransisco pada 11 September. Dia mengatakan kepada para banyak pihak bahwa ia akan melakukan hal-hal dengan penuh kasih, sama seperti yang dia lakukan sebelumnya.

"Namun kebanyakan, jika kamu mengizinkan saya, dan saya pikir kamu akan melakukannya, harapan saya adalah untuk mencintai kamu lebih dari itu, untuk mencintai apa yang kamu cintai," tambahnya.

Dikutip dari Sky News, Senin (13/09/2021), uskup Megan akan memimpin salah satu dari 65 sinode gereja, mengawasi hampir 200 jemaat di California utara dan Nevada utara.

Dia sebelumnya melayani sebagai pendeta Gereja Grace Lutheran di San Francisco dan koordinator pendeta untuk departemen kepolisian kota.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Uskup yang Menikah dan Memiliki Anak

Megan Rohrer, Uskup Transgender AS (Sumber: AP Photo/John Hefti)
Megan Rohrer, Uskup Transgender AS (Sumber: AP Photo/John Hefti)

Uskup Megan juga membantu para tunawisma dan komunitas LGBTQ+ di kota itu, seperti melalui pembuatan program untuk menyediakan bahan makanan bagi orang HIV+.

Dalam sebuah pernyataan, uskup mengatakan: "Saya masuk ke peran ini karena komunitas Lutheran yang beragam di California Utara dan Nevada dengan penuh doa dan pemikiran memilih untuk melakukan hal bersejarah."

"Instalasi saya akan merayakan semua yang mungkin ketika kita mempercayai Tuhan untuk menggembalakan kita ke depan."

Gereja adalah salah satu denominasi Kristen terbesar di AS, dengan sekitar 3,3 juta anggota.

Uskup Megan, yang menikah dan memiliki dua anak, menjadi salah satu dari tujuh pendeta LGBTQ+ yang diterima oleh gereja Lutheran Injili pada tahun 2010 setelah mengizinkan penahbisan pendeta dalam hubungan sesama jenis.

Mereka belajar agama di Augustana University di Sioux Falls, South Dakota, sebelum pindah ke California untuk mengejar gelar master dan doktoral di Pacific School of Religion di Berkeley.

Reporter: Cindy Damara

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel