Mengenal Microshading Brow, Teknik Merias Alis yang Sedang Populer

Fimela.com, Jakarta Untuk kamu yang ingin memiliki riasan alis prima dengan kesan lebih penuh, mungkin akrab dengan microblading, teknik sulam semi-permanen yang digunakan untuk menciptakan ilusi pada alis. Tidak seperti microblading yang guratan sulam terdapat di sepanjang garis rambut untuk meniru tampilan rambut, kini teknik microshading mulai populer dan menciptakan hasil riasan prima meskipun prosesnya hampir sama.

Dilansir dari harpersbazaar.com, berikut semua hal yang perlu kamu ketahui tentang teknik microshading brow menurut ahli kecantikan selebritas di Washington D.C, Sarah Akram dan Nneka Garel-Portes, seniman alis dan pelatih di Color Lab NYC.

Perawatan

Tidak seperti microblading, microshading tidak membuat sulam garis penuh di sepanjang garis alis tetapi lebih mengarah pada "bayangan" di area yang jarang. "Alih-alih menciptakan ilusi rambut individu, microshading mengisi seluruh alis dengan pigmentasi ringan melalui penggunaan jarum berujung halus," jelas Akram.

Kedua teknik ini juga dapat dikombinasikan untuk mendapatkan hasil yang terbaik. "Metode ini dapat dikombinasikan dengan microblading tergantung permintaan konsumen," ujar Garel-Portes.

Hasil Akhir

"Hasilnya tidak akan tampak seperti rambut alis individu, melainkan bayangan yang lebih menyerupai pensil atau pomade brow dengan produk makeup," jelas Akram. Ia juga menambahkan bahwa microshading memberikan tampilan alis yang terlihat seperti airbrush dan terkesan powdery.

Garel-Portes mengatakan bahwa alis akan tampak lebih tebal setelah pengangkatan, tetapi warnanya akan terlihat lebih halus sekitar 30 persen selama 14 hari berikutnya.

Ini semua kembali pada jenis kulit kamu, hasilnya bisa bertahan antara satu hingga satu setengah tahun. Untuk jenis kulit berminyak, mungkin memerlukan re-touch lebih cepat dari kulit kering.

 

Efek samping

Ilustrasi bentuk alis natural. (unsplash.com/Matthew Kane).

Hal yang pertama, lakukan riset. Kemudian, pilih ahli alis yang bersertifikat dan tepercaya. Wajar bahwa mungkin ada sedikit rasa sakit terkait dengan teknik ini. "Beberapa orang telah merasakan ada rasa sakit yang lebih sedikit dari microblading karena teknik sulam titik-titik, dibandingkan goresan alat sulam yang lebih panjang. Ini jauh lebih baik untuk orang yang memiliki jenis kulit sensitif," jelas Akram.

"Kami menyarankan semua klien untuk terus membersihkan rambut alis yang tidak teratur dengan teknik threading," kata Garel-Portes. “Hindari waxing karena cenderung dapat menghilangkan sel-sel kulit dan membuat warna alis memudar lebih cepat,” tambahnya. Pastikan untuk menggunakan SPF  dan hindari proses eksfoliator kulit yang mendorong pergantian sel pada area alis", tambah Garel.

Apakah kamu tertarik untuk mencobanya, Sahabat Fimela?

Penulis: Rafinda Eki Puspitasari

#GrowfearlesswithFimela