Mengenal Muhammad Iqbal, Pemain Indonesia yang Susul Asnawi Mangkualam Berkarier di Korsel

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Mantan pemain Timnas Indonesia U-19, Muhammad Iqbal, membuat kejutan karena akan berkarier di Korea Selatan. Iqbal akan menyusul Asnawi Mangkualam dan menjadi pemain Indonesia kedua yang bermain di Negeri Gingseng itu.

Muhammad Iqbal bakal bergabung dengan klub K-League 3, Cheongju FC. Pemain berusia 20 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi semusim bersama klub asuhan pelatih Seo Won Sang.

Kontrak itu ditandatangani Iqbal setelah melakukan tiga bulan trial. Namun, Iqbal belum bisa bergabung dengan Cheongju FC karena bursa tranfer paruh musim K-League akan dibuka pada Juni mendatang.

"Di Korea belum ada periode pendaftaran pemain. Jadi, saya berlatih menyesuaikan diri dan menunggu periode kedua," kata Muhammad Iqbal.

Kesempatan ini tentu sangat membanggakan buat Iqbal. Apalagi ini menjadi pintu untuk meraih karier sepak bola yang lebih gemilang lagi di luar negeri.

Nama Muhammad Iqbal memang terdengar asing di telinga masyarakat Indonesia. Namun, Iqbal ternyata pernah membela Timnas Indonesia U-19 pada Piala AFF 2017.

Ketika itu, Iqbal menjadi gelandang di Timnas U-19 asuhan pelatih Indra Sjafri. Lantas, seperti apa sebenarnya perjalanan karier sepak bola Muhammad Iqbal?

Produk Blusukan

Gelandang Timnas Indonesia U-19, Muhammad Iqbal, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Filipina U-19 pada laga Piala AFF U-18 di Stadion Thuwunna, Myanmar, Kamis (7/9/2017). Indonesia unggul 5-0 pada babak pertama. (Liputan6.com/Yoppy Renato)
Gelandang Timnas Indonesia U-19, Muhammad Iqbal, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Filipina U-19 pada laga Piala AFF U-18 di Stadion Thuwunna, Myanmar, Kamis (7/9/2017). Indonesia unggul 5-0 pada babak pertama. (Liputan6.com/Yoppy Renato)

Muhammad Iqbal merupakan pemain yang ditemukan oleh Indra Sjafri. Ketika itu, Indra Sjafri keliling Indonesia untuk mencari pemain melalui sistem blusukan ke desa-desa untuk membentuk Timnas Indonesia U-19.

Bakat Iqbal akhirnya terendus Indra Sjafri dan memasukkannya ke skuad untuk Piala AFF U-19 2017 di Myanmar. Iqbal bermain satu tim dengan Witan Sulaeman hingga Egy Maulana Vikri.

Bermain sebagai gelandang, peran Iqbal di lini tengah sangat krusial. Hal itu terlihat karena Iqbal hampir tak tergantikan di lini tengah Timnas Indonesia U-19.

Iqbal ketika itu turut mencetak dua gol di Piala AFF U-19 2017 dalam kemenangan telak 9-0 melawan Filipina. Namun, dalam duel semifinal melawan Thailand, Iqbal gagal mengeksekusi tendangan penalti sehingga Timnas Indonesia menyerah 2-3.

Setahun berselang, Iqbal kembali mendapatkan kesempatan membela Timnas U-19 di Piala AFF 2018. Sayangnya, menyelang turnamen tersebut Iqbal mengalami cedera sehingga harus dicoret.

Bergerilya Cari Peruntungan

Gelandang Timnas Indonesia U-19, Muhammad Iqbal, berusaha melewati pemain Filipina U-19 pada laga Piala AFF U-18 di Stadion Thuwanna, Myanmar, Kamis (7/9/2017). Indonesia menang 9-0 atas Filipina. (AFP/Ye Aung Thu)
Gelandang Timnas Indonesia U-19, Muhammad Iqbal, berusaha melewati pemain Filipina U-19 pada laga Piala AFF U-18 di Stadion Thuwanna, Myanmar, Kamis (7/9/2017). Indonesia menang 9-0 atas Filipina. (AFP/Ye Aung Thu)

Setelah mengalami cedera, karier Iqbal cenderung meredup yang hilang dari peredaran. Iqbal kemudian bergabung dengan PSMS Medan yang ketika itu bermain di Liga 2.

Namun, Iqbal harus menepi sejenak dari lapangan karena mengalami cedera ACL (Anterior Cruciate Ligament) di lutut kirinya. Setelah sembuh, Iqbal mencoba peruntungan untuk bermain di luar negeri.

Ketika itu, Iqbal mendapatkan kesempatan memperkuat klub India, Rajasthan FC pada awal 2020. Namun, kariernya tak berlangsung lama.

Iqbal kemudian turut menjalani trial dengan klub Turki, Antalyaspor. Namun, nasib belum mampu membawanya bermain di Liga Turki hingga akhirnya mendapatkan kesempatan bersama Cheongju FC di Korea Selatan.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel