Mengenal NFT, Aset Digital yang Bakal Dirilis Anang Hermansyah dan Ashanty

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Cryptocurrency, Metaverse, dan NFT (Non-Fungible Token) baru-baru ini menarik perhatikan berbagai kalangan, termasuk selebritas.

Baru-baru ini, pasangan penyanyi Anang Hermansyah dan Ashanty mengungkapkan minat mereka mengembangkan token mereka sendiri, Metaverse hingga NFT.

Anang beserta keluarga dikabarkan bakal segera merilis Token yang bernama ASIX. Menariknya, token itu sudah bisa dibeli melalui private sale atau presale sebelum resmi dirilis.

"Jadi guys ini belum pernah ada. ASIX token sebentar lagi akan mulai private sale dan presale," ungkap Anang dan Ashanty dalam channel YouTube The Hermansyah A6, dikutip Rabu (12/1/2022).

Nantinya, ASIX bisa dibeli melalui IDM Launchpad. Token tersebut juga akan digunakan sebagai utilitas untuk game Pay to Earn (P2E), NFT marketplace dan metaverse yang juga menjadi proyek dari ASIX.

Proyek game yang digarap ASIX dilakukan bersama pakar Metaverse dari IDM Token, MC Basyar.

MC Basyar, selaku developer akun ASIX dan CEO IDM Co-op, menjelaskan bahwa pembelian token bisa dilakukan dengan beberapa cara.

"Kalau ingin membeli secara private sale atau presale bisa dilakukan di IDM Launchpad. Namun, nantinya bisa dibeli di developer," jelas Basyar.

Namun, apa itu NFT?

Dikutip dari laman Forbes, NFT adalah aset digital yang mewakili objek dunia nyata seperti seni, musik, item dalam game, dan video.

NFT biasanya dibeli dan dijual secara online, seringkali dengan cryptocurrency, dan mereka umumnya dikodekan dengan perangkat lunak dasar yang sama dengan banyak aset kripto.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Ketertarikan NFT di Dunia Digital Hingga Perbedaan dengan Cryptocurrency

Sebuah truk yang diparkir di luar rumah lelang Christie menampilkan seni digital CryptoPunk non-fungible token (NFT) di papan reklame elektronik pada 11 Mei 2021 di New York City. Dia Dipasupil/Getty Images/AFP
Sebuah truk yang diparkir di luar rumah lelang Christie menampilkan seni digital CryptoPunk non-fungible token (NFT) di papan reklame elektronik pada 11 Mei 2021 di New York City. Dia Dipasupil/Getty Images/AFP

Meskipun sudah ada sejak 2014, NFT sekarang menjadi terkenal karena menjadi cara yang semakin populer untuk membeli dan menjual karya seni digital. Secara mengejutkan, pembelian NFT bahkan mencapai sebesar USD 174 juta sejak November 2017.

NFT juga umumnya satu dari jenis, atau setidaknya salah satu dari proses yang sangat terbatas, dan memiliki kode pengenal yang unik.

"Pada dasarnya, NFT menciptakan kelangkaan digital," kata Arry Yu, ketua ashington Technology Industry Association Cascadia Blockchain Council dan direktur pelaksana Yellow Umbrella Ventures.

Namun, hal ini sangat kontras dengan kebanyakan kreasi digital, yang hampir selalu tak terbatas dalam persediaan.

Tetapi banyak NFT, setidaknya di masa-masa awal ini, telah menjadi kreasi digital yang sudah ada dalam beberapa bentuk di tempat lain, seperti klip video ikonik dari game NBA atau versi seni digital yang disekuritisasi yang sudah beredar di Instagram.

Perbedaan NFT dengan Cryptocurrency

NFT adalah singkatan dari Non-Fungible Token. Ini umumnya dibuat menggunakan jenis pemrograman yang sama dengan mata uang kripto atau cryptocurrency, seperti Bitcoin atau Ethereum, tetapi di situlah perbedaanya.

Uang fisik dan cryptocurrency dapat diperdagangkan atau ditukar satu sama lain. Mereka juga sama nilainya dengan satu dolar.

Fungibilitas Crypto menjadikannya sarana tepercaya untuk melakukan transaksi di blockchain.

Tetapi NFT berbeda. Masing-masing NFT memiliki tanda tangan digital yang membuatnya tidak mungkin dipertukarkan atau sama dengan satu sama lain (karenanya, tidak dapat dipertukarkan).

Satu klip NBA Top Shot, misalnya, tidak sama hanya karena keduanya NFT. (Satu klip NBA Top Shot bahkan belum tentu sama dengan klip NBA Top Shot lainnya.)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel