Mengenal Plumbing, Jenis, Fungsi, dan Cara Instalasinya

·Bacaan 8 menit
Mengenal Plumbing, Jenis, Fungsi, dan Cara Instalasinya
Mengenal Plumbing, Jenis, Fungsi, dan Cara Instalasinya

RumahCom – Sistem plumbing dapat didefinisikan sebagai praktek, bahan dan perlengkapan yang digunakan dalam memasang, memelihara, dan mengubah perpipaan, perlengkapan, peralatan, yang berhubungan dengan fasilitas sanitasi atau drainase. Kemudian juga sistem ventilasi, dan sistem pasokan air publik atau swasta.

Akan tetapi seperti dijelaskan CDC Government, plumbing tidak termasuk pengeboran sumur air, memasang peralatan pelunakan air, membuat atau menjual perlengkapan pipa, peralatan, peralatan, atau perangkat keras. Sejauh ini, sistem plumbing meliputi tiga bagian yakni sistem pasokan air minum yang memadai, sistem drainase yang aman dan memadai, dan perlengkapan dan peralatan yang cukup. Harus dapat dipastikan bahwa sistem plumbing dapat memindahkan limbah dengan aman dari rumah dan melindungi penghuni dari cadangan limbah dan gas berbahaya.

Sementara itu, fungsi utama dari sistem plumbing di rumah Anda adalah untuk membawa pasokan air panas dan dingin yang memadai dan dapat diminum ke penghuni sebuah rumah, serta mengalirkan semua air limbah dan pembuangan limbah dari perlengkapan ke saluran pembuangan umum atau sistem pembuangan pribadi. Oleh karena itu, sangat penting bahwa Anda harus bisa mengenali semua elemen sistem plumbing ini sehingga dengan mudah mendeteksi apabila ada kekurangan struktur pipa dan yang lainnya.

  1. Apa itu Plumbing

  2. Fungsi Plumbing

  3. Peralatan dalam Sistem Plumbing
    1. Pipa
    2. Katup
    3. Peralatan Tambahan

  4. Cara Instalasi Plumbing

9 Daftar Air Mancur Minimalis Indoor dan Harga
9 Daftar Air Mancur Minimalis Indoor dan Harga

Tips Rumah Dan Apartemen

9 Daftar Air Mancur Minimalis Indoor dan Harga

Apa itu Plumbing

Plumbing juga adalah istilah yang digunakan untuk menyebut sistem perpipaan. Sumber: Pixabay - Archermech
Plumbing juga adalah istilah yang digunakan untuk menyebut sistem perpipaan. Sumber: Pixabay - Archermech

Plumbing juga adalah istilah yang digunakan untuk menyebut sistem perpipaan. Sumber: Pixabay - Archermech

Apa itu plumbing? Plumbing adalah adalah sistem pipa dan perlengkapan yang dipasang di gedung untuk distribusi dan penggunaan air minum (minum) dan pembuangan limbah yang terbawa air. Menurut Britannica, plumbing biasanya dibedakan dari sistem air dan pembuangan limbah yang melayani sekelompok bangunan atau kota.

Plumbing juga adalah istilah yang digunakan untuk menyebut sistem perpipaan. Kata plumbing sendiri berasal dari bahasa Inggris yang berarti suatu sistem berisi rangkaian pipa, tangki, dan peralatan lain untuk keperluan penyediaan air, pemanas, serta sanitasi pada bangunan. Saat ini, banyak pembangunan gedung yang bermasalah dengan pengelolaan air, baik itu untuk perolehan air bersih maupun pembuangan air kotor. Plumbing menjadi solusi atas permasalahan tersebut.

Dengan demikian, plumbing adalah suatu sistem pengelolaan air pada bangunan yang mengatur tentang pemasangan pipa, tangki, dan peralatan lainnya. Sistem ini mengatur penyediaan air bersih, distribusi air bersih, hingga pembuangan dan pengelolaan air kotor agar tidak mencemari lingkungan di sekitar bangunan.

Sistem plumbing diaplikasikan pada bangunan dan berhubungan langsung dengan saluran air daerah, baik itu saluran penyedia air bersih maupun saluran pembuangan air kotor. Dengan instalasi plumbing, diharapkan kebersihan lingkungan tetap terjaga dan pengelolaan limbah bisa dilakukan secara maksimal. Untuk lebih memahami bagaimana plumbing bekerja, simak ulasannya dalam artikel ini!

Fungsi Plumbing

Plumbing telah menjadi bagian penting dari infrastruktur, serta sanitasi dan kesehatan masyarakat. Sumber: Unsplash - PS Photography
Plumbing telah menjadi bagian penting dari infrastruktur, serta sanitasi dan kesehatan masyarakat. Sumber: Unsplash - PS Photography

Plumbing telah menjadi bagian penting dari infrastruktur, serta sanitasi dan kesehatan masyarakat. Sumber: Unsplash - PS Photography

Plumbing pertama kali ditemukan oleh orang Mesir, dan orang Romawi mengembangkannya sedikit lebih jauh. Kata plumbing berasal dari kata Latin untuk 'plumbum.' Singkatnya, plumbing adalah sistem apa pun yang mengangkut cairan untuk berbagai aplikasi.

Mengutip dari Joe The Plumber, plumbing seperti yang dikenal sekarang, menggunakan berbagai alat, seperti pipa, katup, perlengkapan pipa, dan tangki untuk mengangkut cairan. Selain plumbing tradisional (yang mengatur sistem air di rumah, plumbing juga digunakan untuk pemanasan dan pendinginan (HVAC), pembuangan limbah, dan pengiriman air minum. Di dunia modern saat ini, plumbing telah menjadi bagian penting dari infrastruktur, serta sanitasi dan kesehatan masyarakat.

Secara lebih jelasnya, fungsi penerapan sistem plumbing adalah sebagai berikut:

  • Menyediakan air bersih pada bangunan

  • Menyediakan sistem distribusi air bersih pada area yang dikehendaki dalam sebuah bangunan.

  • Menyediakan sistem pembuangan air kotor yang aman agar tidak terjadi pencemaran pada bangunan.

  • Menyediakan sistem ventilasi udara agar sirkulasi udara di dalam gedung tetap terjaga, terutama pada area pembuangan air kotor.

  • Menjadi sistem pencegah kebakaran.

  • Menjadi sistem distribusi air hujan.

  • Meningkatkan kenyamanan pengguna bangunan.

Plumbing merupakan sistem yang mengatur penyediaan air bersih, distribusi air bersih, hingga pembuangan dan pengelolaan air kotor pada sebuah bangunan, tempat tinggal, atau rumah. Mau punya rumah yang air di kawasannya bagus seperti pada area Pamulang, Tangerang Selatan? Cek pilihan rumahnya dengan harga mulai dari Rp400 jutaan di sini!

Peralatan dalam Sistem Plumbing

Ada beberapa alat yang paling umum digunakan dalam plumbing. Sumber: Unsplash - Samuel Sianipar
Ada beberapa alat yang paling umum digunakan dalam plumbing. Sumber: Unsplash - Samuel Sianipar

Ada beberapa alat yang paling umum digunakan dalam plumbing. Sumber: Unsplash - Samuel Sianipar

Sejauh ini ada beberapa alat yang paling umum digunakan dalam plumbing. Umumnya perbaikan plumbing rumah tangga tidak memerlukan alat yang paling canggih dan teknik khusus. Tetapi ada beberapa item khusus yang sangat diperlukan untuk pengerjaan plumbing sehari-hari. Berikut ini sejumlah peralatan plumbing.

1. Pipa

Dalam plumbing, pipa berfungsi sebagai media untuk menyalurkan air. Pipa disusun sedemikian rupa agar air dapat mengalir menuju arah yang dikehendaki. Jenis pipa yang digunakan dalam sistem plumbing biasanya cukup tebal dan kuat. Sebab, pipa harus mampu menerima tekanan besar yang mengalirkan air.

2. Katup

Agar laju air dalam pipa bisa tetap terarah, dibutuhkan katup. Nah, ada beberapa jenis katup yang umum digunakan dalam sistem plumbing, seperti:

  • Katup gerbang (gate valve)
    Sesuai namanya, katup gerbang bekerja layaknya sebuah gerbang yang bisa menutup dan membuka. Saat katup membuka, air akan mengalir dan saat katup tertutup, maka aliran air akan berhenti.

  • Katup globe (globe valve)
    Fungsi katup globe pada sistem plumbing adalah mengalirkan dan menghentikan air, mirip seperti katup gerbang. Namun, dengan adanya steker dan cakram, aliran air yang melalui katup globe akan membentuk pola S. Dengan pola seperti ini, tekanan air bisa tetap stabil dan tidak naik.

  • Katup cek
    Berfungsi untuk menahan aliran balik jika pompa air tiba-tiba berhenti bekerja. Pemasangan katup cek harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak terjadi lonjakan tekanan air (water hammer).

  • Katup penurun tekanan
    Katup penurun tekanan bertugas mengurangi tekanan di dalam pipa. Dengan adanya katup ini, maka tekanan yang dihasilkan air pun bisa tetap terkontrol dan tidak melampaui batas aman (4,0 kg/cm2). Instalasi katup ini biasanya dilakukan pada cabang pipa dari poros masuk.

3. Peralatan Tambahan

Selain pipa dan katup, instalasi plumbing juga membutuhkan beberapa peralatan tambahan seperti:

  • Manometer: mengatur tekanan air di dalam pipa, biasanya dipasang pada pipa pembuangan (discharge pipe).

  • Flexible Joint: meredam getaran dari pompa, dipasang pada pipa penghisap (suction pipe) dan pipa pembuangan.

  • Strainer: menyaring kotoran yang ukurannya kecil agar tidak masuk ke pipa, dipasang pada pipa penghisap.

Dari sini, bisa disimpulkan bahwa plumbing adalah sebuah sistem yang mengatur rangkaian pipa penyalur air di dalam sebuah bangunan. Agar instalasi sistem plumbing akurat dan presisi, gunakan scaffolding dalam proses pemasangannya.

Sistem plumbing di rumah Anda terdiri dari dua subsistem yang terpisah. Satu subsistem membawa air tawar masuk, dan yang lainnya mengeluarkan air limbah. Air yang masuk ke rumah Anda berada di bawah tekanan yang cukup. Saat air masuk ke rumah Anda, ia melewati meteran yang mencatat jumlah air yang Anda gunakan. Katup pemutus air utama, atau stop, biasanya terletak dekat dengan meteran.

Dalam keadaan darurat plumbing, Anda harus segera menutup katup penutup utama. Jika tidak, ketika pipa pecah, dapat membanjiri rumah Anda dalam waktu singkat. Namun, jika keadaan darurat, seperti kebocoran, terbatas pada wastafel, pancuran, atau toilet, Anda tidak perlu mematikan seluruh pasokan air Anda. Oleh karena itu, sebagian besar perlengkapan harus memiliki katup penghenti individual.

Tip Rumah

<em>Plumbing</em> adalah suatu sistem pengelolaan air pada bangunan yang mengatur tentang pemasangan pipa, tangki, dan peralatan lainnya. Sistem ini mengatur penyediaan air bersih, distribusi air bersih, hingga pembuangan dan pengelolaan air kotor.

Cara Instalasi Plumbing

Pemasangan plumbing perlu dilakukan secara sistematis dan cermat. Sumber: Pexels - Karolina Grabowska
Pemasangan plumbing perlu dilakukan secara sistematis dan cermat. Sumber: Pexels - Karolina Grabowska

Pemasangan plumbing perlu dilakukan secara sistematis dan cermat. Sumber: Pexels - Karolina Grabowska

Metode instalasi plumbing adalah suatu hal yang wajib seorang kontraktor ketahui, karena plumbing merupakan salah satu unsur terpenting dalam sebuah bangunan. Pemasangan plumbing perlu dilakukan secara sistematis dan cermat agar kebutuhan penghuni bangunan atas air dapat terpenuhi dengan baik secara berkelanjutan. Beberapa tahap penting yang dilakukan dalam instalasi plumbing adalah sebagai berikut.

  1. Instalasi Air Bersih

Dalam instalasi air bersih hal pertama yang perlu diketahui lebih dahulu adalah denah plumbing dan diagram isometri untuk menentukan jalur-jalur instalasi pipa-pipa yang akan dipasang. Pemasangan pipa dilakukan setelah pasangan bata selesai namun sebelum plesteran dan acian. Hal ini dilakukan untuk menghindari bobokan yang menyebabkan keretakan pada dinding.

Khusus pemasangan di luar bangunan (contohnya : pipa saluran air hujan), sebaiknya dikerjakan setelah pekerjaan plesteran diselesaikan. Pipa yang melalui pelat dak, balok atau kolom beton harus dipasang secara sparing atau pemipaan dilakukan terlebih dahulu sebelum dilaksanakan pengecoran.

Pipa yang telah diposisikan secara tepat harus segera ditutup dengan plug/dop yang kuat untuk menghindari kotoran/adukan masuk yang dapat menyebabkan penyumbatan. Hindari belokan pipa atau teknik pipa dari daerah pembakaran.

Posisi pipa yang hendak diletakan di kamar mandi harus disesuaikan dengan saniter.Penempatan rencana instalasi air bersih dilakukan pada perempatan nat keramik agar simetris dengan luas keramik. Setelah instalasi selesai terpasang segera lakukan uji tekanan pipa. Untuk pipa Gip maksimal 10 bar, sedangkan untuk pipa PVC maksimal 6 bar.

  1. Instalasi Air Kotor

Hal yang perlu diketahui dalam instalasi air kotor adalah denah instalasi dan diagram isometris pipa air kotor serta jalur pembuangannya. Dalam bagian perencanaan instalasi air kotor, hindari terlalu banyak percabangan yang dapat merepotkan pada sesi pengerjaan.

Pemasangan sambungan antar pipa harus betul-betul rapat. Untuk air bekas mandi atau cuci harus dibuat sebuah manhole untuk mengontrol pembersihan (bak kontrol) pada tempat-tempat tertentu. Lubang saluran pembuang pun harus diberikan sebuah saringan.

Selain itu, sparing harus dibuat melebihi rencana peil lantai beton & tebal beton (yang diatas plat = 25 cm, sedang yang di bawah plat = 15 cm). Posisi sparing harus disesuaikan dengan tipe saniter (jika saniter telah ditentukan). Jika saniter belum ditentukan maka dapat dipakai sistem block out. Sparing clean out harus dipasang secara bersamaan dengan sparing closet (jika ada), di mana letak sparing clean out sebaiknya berada di samping atau dekat sparing closet. Fungsinya adalah sebagai pembersihan apabila pada kloset terjadi penyumbatan.

Fan out hanya dipasang bila dalam instalasi saluran kotor terdapat banyak percabangan dengan saluran pembuangan melalui shaft. Hal ini dilakukan untuk mengurangi tekanan udara pada pipa pada saat closet diberi banyak air. Floor drain sebaiknya diletakkan jauh dari pintu dan dekat dengan bak.

Properti syariah adalah jenis properti yang sistem transaksinya dijalankan sesuai dengan syariah Islam. Yuk, kenali konsep hunian syariah di video ini

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel