Mengenal Retinol, Kandungan Skin Care untuk Meremajakan Kulit Beserta Cara Penggunaannya

·Bacaan 3 menit

Retinol adalah salah satu kandungan skincare yang berfungsi untuk meremajakan kulit. Dengan penggunaan secara rutin, kulit bisa terhindar dari tanda-tanda penuaan diri. Retinol biasanya terdapat pada produk yang memiliki klaim sebagai anti-aging atau memperlambat penuaan.

Kulit yang menerima cukup asupan retinol juga disebut akan menua dengan lebih baik karena retinol mampu meningkatkan produksi kolagen dan membuat warna kulit wajah lebih merata dan minim bintik hitam.

Selain itu, retinol juga memiliki kandungan anti-oksidan yang tinggi sehingga mampu menangkal radikal bebas. Kemudian retinol dapat merangsang pergantian sel-sel kulit serta meningkatkan produksi kolagen. Maka tak heran jika produk yang memiliki kandungan Retinol jadi laris manis di pasaran.

Untuk lebih jelasnya, Fimela.com kali ini akan mengulas secara lebih lengkap mengenai retinol, lengkap dengan cara penggunaannya. Dilansir dari berbagai sumber, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Seputar Retinol

Ilustrasi Retinol Credit: pexels.com/Amber
Ilustrasi Retinol Credit: pexels.com/Amber

Retinol yang merupakan derivatif dari vitamin A sangat efektif untuk melawan tanda-tanda penuaan dini. Cara kerja retinol yakni dengan menstimulasi kulit sehingga bisa beregenerasi dengan baik.

Seiring dengan pertambahan usia, kemampuan untuk meregenerasi kulit secara alami pun akhirnya berkurang, maka dari itu, dengan retinol ini, mampu membantu kulit agar tetap sehat dan meningkatkan elemen pembentuk struktur kulit. Kemudian, pori-pori pun bisa bersih dan mengecil dengan pemakaian retinol yang rutin.

Ketika kamu baru pertama kali menggunakan produk yang mengandung retinol, maka akan timbul sejumlah reaksi yang menunjukkan bahwa produk tersebut sedang bekerja. Misalkan saja seperti kulit terasa lebih kering dari biasanya, sedikit mengelupas, dan sedikit merah. Reaksi tersebut merupakan hal yang wajar.

Namun, apabila reaksi tersebut timbul secara berlebihan dan berada di luar kategori wajar, maka kamu harus segera menghentikannya. Biasanya reaksi yang timbul akibat retinol tersebut akan berhenti setelah 2-3 minggu pemakaian, hal ini lantaran kulit sudah bisa beradaptasi dengan baik.

Cara Penggunaan Retinol yang Tepat

Ilustrasi Penggunaan Retinol Credit: pexels.com/Mathilde
Ilustrasi Penggunaan Retinol Credit: pexels.com/Mathilde

Retinol adalah molekul yang sangat tidak stabil dan tidak cocok digunakan bersamaan dengan bahan lainnya. Sehingga para pakar menyarankan untuk menggunakan retinol sendiri, tanpa bahan lain yang berpotensi menyebabkan iritasi kulit.

Untuk meminimalisir potensi iritasi kulit, aplikasikan retinol sedikit saja, seukuran kacang hijau, setiap malam atau 3 kali dalam seminggu. Selain itu, retinol murni tidak stabil jika terpapar oleh sinar ultraviolet, sehingga penggunaan paling tepat adalah di malam hari dan saat kulit dalam keadaan bersih.

Untuk informasi, retinoid murni dapat menyebabkan iritasi, terutama dalam dua atau empat minggu pertama pemakaian, ketika kulit melalui proses retinisasi untuk menyesuaikan dengan molekulnya. Kulit mungkin akan lebih merah dari biasanya, lebih sensitif, dan mengelupas.

Namun, kabar baiknya, efek samping ini tidak akan bertahan selamanya. Mereka akan hilang setelah kulit dapat menyesuaikan diri dalam beberapa minggu.

Ada trik mengatasi masalah efek samping penggunaan retinol, yaitu dengan mengaplikasikan pelembap setelahnya. Carilah produk yang memiliki kandungan seperti dimetikon, vitamin E, asam hialuronat, minyak jojoba, atau shea butter.

Tips dalam Menggunakan Retinol yang Perlu Diperhatikan

Ilustrasi Penggunaan Retinol Credit: pexels.com/Mathilde
Ilustrasi Penggunaan Retinol Credit: pexels.com/Mathilde

Meski retinol sudah memiliki cakupan segudang manfaat untuk kulit, namun agar mendapatkan kulit yang sehat kamu masih membutuhkan kandungan lain. Sama seperti halnya tubuh, jika hanya diberi satu jenis makanan saja, maka hasil pertumbuhannya tidak akan maksimal. Sebaiknya dalam menggunakan retinol dibarengi dengan pemakaian pelembab yang mengandung hyaluronic acid.

Ketika menggunakan retinol, sangat disarankan untuk dibarengi dengan pemakaian produk yang mengandung SPF. Hal ini lantaran dengan regenerasi kulit yang distimulai oleh retinol, membuat kulit menjadi lebih sensitif dengan cahaya UVA dan UVB. Maka untuk mengatasi hal tersebut, sebaiknya kamu menggunakan produk yang mengandung SPF untuk proteksi kulit dari UVA/UVB.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel