Penjelasan Daur Air dan 4 Tahapannya

·Bacaan 6 menit
Penjelasan Daur Air dan 4 Tahapannya
Penjelasan Daur Air dan 4 Tahapannya

RumahCom - Salah satu cara terbaik untuk menjaga kualitas air adalah melalui daur air. Siklus daur air sebagai tahapan yang harus dilewati agar bisa menghasilkan air berkualitas baik. Untuk bisa mendapatkannya dibutuhkan peran manusia dalam menjaga kelestarian alam.

Daur air merupakan sebuah proses penyaringan yang harus dilewati air agar terbebas dari bahan-bahan kimia yang berbahaya. Proses daur air terjadi dalam waktu yang sangat lama, yakni mulai dari proses membuang kandungan minyak dan partikel besar lain di dalam air, proses filtrasi untuk menyaring sedimen berbahaya, proses menghilangkan kandungan kimia berbahaya di dalam air, hingga proses sterilisasi yang membuat air menjadi aman untuk digunakan kembali.

Agar Anda bisa memahami tentang proses siklus daur air, maka artikel kali ini akan membahas mengenai:

  1. Mengenal Daur Air

  2. Tahapan Terjadinya Daur Air

    1. Membuang Kandungan Minyak

    2. Proses Filtrasi

    3. Menghilangkan Unsur Kimiawi

    4. Proses Sterilisasi

  3. Pentingnya Menghemat Air

    1. Manfaat Air

    2. Pentingnya Menghemat Air

    3. Hal yang Dapat Mempengaruhi atau Menghambat Daur Ulang Air

1. Mengenal Daur Air

Daur air merupakan proses yang panjang agar air bisa dimanfaatkan kembali. (Foto: Pixabay - lorjay)
Daur air merupakan proses yang panjang agar air bisa dimanfaatkan kembali. (Foto: Pixabay - lorjay)

Daur air merupakan proses yang panjang agar air bisa dimanfaatkan kembali. (Foto: Pixabay - lorjay)

Air adalah salah satu hal yang paling penting dan utama untuk keberlangsungan makhluk hidup. Tanpa adanya air, tidak ada makhluk hidup didunia ini yang bisa terus hidup, tumbuh dan berkembang. Jumlah ketersediaan air bersih yang ada di dunia juga sangatlah terbatas sehingga dalam pemanfaatannya tidak bisa dilakukan secara sembarangan dan harus diperhitungkan semaksimal mungkin dalam penggunaannya.

Salah satu cara yang bisa dilakukan agar air tidak terbuang sia-sia dan bisa dimanfaatkan kembali adalah dengan melalui sebuah proses daur air. Dilansir dari Appropedia, proses pendauran ulang air adalah sebuah proses perubahan kualitas dengan cara pengolahan yang merubah air limbah atau air buangan menjadi air bersih yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan berbeda.

Air hasil pendauran ulang ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan dan sekaligus bisa menghemat pemakaian air bersih. Sebagai contoh, di bawah ini adalah beberapa pemanfaatan dan penggunaan dari air daur ulang:

  • Air daur ulang bisa dimanfaatkan untuk pengairan irigasi. Pengairan irigasi membutuhkan air dalam jumlah yang sangat banyak sehingga akan lebih baik untuk menggunakan air daur ulang sebagai salah satu bentuk untuk penghematan.

  • Air tersebut juga bisa dimanfaatkan sebagai air di toilet pada kantor-kantor yang memiliki skala besar agar tidak terlalu banyak menggunakan air tanah yang masih bersih.

  • Industri dengan skala besar yang membutuhkan air dalam proses manufakturnya juga bisa memanfaatkan air daur ulang dan menghindari untuk menggunakan air bersih sebagai langkah untuk mengurangi pencemaran air dan merusak ekosistem yang ada.

  • Tempat untuk mencuci mobil dan motor juga harus menggunakan air hasil daur ulang dan tidak menggunakan air tanah. Air buangan dari hasil mencuci kendaraan akan membawa sabun dan mempunyai kandungan kimiawi berbahaya lainnya sehingga bisa mencemari tanah dan membuat air bersih di dalamnya menjadi berkurang secara drastis.

Air sebagai sumber kehidupan tidak boleh disepelekan. Apalagi jika Anda sedang mencari hunian, perhatikan kualitas air saat membeli rumah. Coba cek dulu rumah di kawasan Tangerang dengan kualitas air yang baik di sini!

2. Tahapan Terjadinya Daur Air

Saat ini sudah mulai banyak air daur ulang yang aman untuk dikonsumsi kembali oleh manusia. (Foto: Pexels - Daria Shevtsova)
Saat ini sudah mulai banyak air daur ulang yang aman untuk dikonsumsi kembali oleh manusia. (Foto: Pexels - Daria Shevtsova)

Saat ini sudah mulai banyak air daur ulang yang aman untuk dikonsumsi kembali oleh manusia. (Foto: Pexels - Daria Shevtsova)

Proses daur ulang bisa berlangsung secara alami dan perlahan, yakni melalui filtrasi secara manual seperti saat air masuk ke dalam tanah dan tersaring secara alami. Proses penyaringan dan pendauran air secara alami tersebut sangatlah baik, akan tetapi apabila tanah sudah mulai tercemar maka membutuhkan sebuah proses daur air lainnya yang harus Anda lakukan. Di bawah ini adalah beberapa tahapan daur air yang dilakukan langsung oleh manusia seperti yang dilansir dari Cleana Water:

a. Membuang Kandungan Minyak

Proses filtrasi paling awal yang harus dilakukan adalah dengan menyaring dan membuang kandungan minyak yang berada di dalam air. Minyak memiliki massa jenis yang berbeda dengan air dan bisa membawa banyak sekali partikel berbahaya di dalamnya.

Proses pemisahan minyak dengan air juga cukup mudah untuk dilakukan karena air mempunyai berat yang berbeda dengan minyak sehingga tahapan pembuangannya tidak terlalu rumit.

b. Proses Filtrasi

Setelah minyak terbuang dari air sepenuhnya, barulah bisa melalui proses filtrasi. Salah satu proses filtrasi air terbaik yang paling sering digunakan adalah melalui penyemprotan air bertekanan tinggi melewati pasir yang berukuran kecil dan rapat untuk membuang partikel berukuran besar yang terdapat di dalam air.

Proses filtrasi yang selanjutnya adalah air akan dimasukkan ke dalam 3 tahap penyaringan untuk membuang kandungan sedimentasi hingga berukuran 1 mikron. Penyaringan tersebut sangat bermanfaat untuk membuang kandungan lain yang memiliki ukuran besar sehingga air menjadi lebih jernih.

c. Menghilangkan Unsur Kimiawi

Air buangan memiliki banyak sekali unsur kimia berbahaya yang tidak bisa hilang begitu saja melalui proses filtrasi sederhana. Proses selanjutnya yang harus dilakukan adalah dengan menghilangkan kandungan kimia di dalam air tersebut.

Proses penghilangan kandungan kimia di dalam air menggunakan deterjen yang ramah lingkungan dan bisa mengikat kandungan kimia dan menjadikannya lebih mudah untuk dipisahkan. Proses penghilangan unsur kimia ini perlu dilakukan dengan sangat berhati-hati agar tidak menimbulkan air beracun yang sangat berbahaya untuk lingkungan.

d. Proses Sterilisasi

Proses sterilisasi air umumnya dilakukan apabila air tersebut akan dimanfaatkan untuk dikonsumsi dan dijadikan sebagai air minum. Akan tetapi, proses sterilisasi tersebut saat ini sudah menjadi standar dan setiap air harus melalui proses tersebut untuk memastikan keamanannya.

Proses sterilisasi air bisa menggunakan metode pencampuran dengan klorin yang sangat ampuh untuk membersihkan air dalam jumlah yang sangat banyak. Terdapat juga proses sterilisasi yang menggunakan sinar Ultraviolet untuk menghilangkan patogen berbahaya yang terdapat di dalam air dan membuat air tersebut menjadi aman untuk dikonsumsi secara langsung.

3. Pentingnya Menghemat Air

Air sangat berharga dan penggunaanya harus dibatasi. (Foto: Pexels - Steve Johnson)
Air sangat berharga dan penggunaanya harus dibatasi. (Foto: Pexels - Steve Johnson)

Air sangat berharga dan penggunaanya harus dibatasi. (Foto: Pexels - Steve Johnson)

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, tanpa adanya air maka seluruh aktivitas yang ada di muka bumi ini tidak akan bisa berlangsung sama sekali. Air memiliki peranan yang sangat penting bagi seluruh aspek kehidupan dan memegang sebuah kunci keberlangsungan bagi dunia ini.

a. Manfaat Air

Air memiliki manfaat yang sangat banyak bagi kehidupan. Tidak ada makhluk hidup yang bisa bertahan lama tanpa menggunakan air sama sekali. Air sangat membantu dan bermanfaat untuk berbagai hal, mulai dari dikonsumsi oleh manusia dan makhluk hidup lainnya, hingga proses penanaman tanaman yang nantinya juga akan bisa dikonsumsi kembali oleh kita.

b. Pentingnya Menghemat Air

Seiring dengan semakin banyaknya industri yang berkembang menjadikan kondisi tanah semakin tercemar. Tanah yang tercemar otomatis membuat suplai air yang tersedia menjadi semakin berkurang dan kualitas dari air akan terus berkurang.

Menghemat air adalah salah satu cara yang sangat baik sebagai salah satu cara untuk menjaga kondisi air tanah yang yang ada agar tetap bersih dan jumlahnya tidak akan terus mengalami pengurangan.

Refinancing dan Pelunasan Sebagian Bikin Cicilan KPR Ringan
Refinancing dan Pelunasan Sebagian Bikin Cicilan KPR Ringan

Mengajukan KPR dan Mengatur Cicilan

Refinancing dan Pelunasan Sebagian Bikin Cicilan KPR Ringan

c. Hal yang Dapat Mempengaruhi atau Menghambat Daur Ulang Air

Ternyata proses daur ulang air bisa mengalami masalah atau mengalami hambatan. Tidak semua air bisa diolah kembali menjadi air yang layak untuk digunakan. Apabila air tersebut sudah tercemari dalam jumlah yang sangat tinggi maka proses daur air akan berlangsung jauh lebih lama dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Itulah artikel mengenai siklus daur air yang sekiranya bisa bermanfaat bagi Anda. Pastikan untuk terus membatasi penggunaan air dan hindarilah untuk membuang sampah secara sembarangan karena proses tersebut bisa membuat air di dalam tanah menjadi tercemar dan mengalami kerusakan.

Memasuki tahun 2021, Anda harus mengumpulkan niat untuk membeli rumah hunian sendiri! Simaklah video yang inspiratif berikut ini bagi Anda yang memiliki rencana untuk membeli rumah!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel