Mengenal Situs Resmi untuk Periksa Stok Vaksin COVID-19 dari Kemenkes

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin baru saja memperkenalkan situs resmi untuk memeriksa ketersediaan stok vaksin COVID-19 secara nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota. Situs ini merupakan upaya transparansi agar data vaksin COVID-19 yang bisa diakses oleh pemangku kepentingan, pemerintah daerah, dinas kesehatan, dan jurnalis.

Untuk memeriksa stok vaksin COVID-19 secara nasional, hingga ke level kabupaten/kota, kamu bisa mengunjungi situs https://vaksin.kemkes.go.id/#/alokasi_vaksin. Di situs tersebut, kamu bisa menjumpai beberapa informasi tentang proses vaksinasi dan stok vaksin COVID-19.

Jika menu 'Stok Vaksin' dalam situs tersebut diklik, akan muncul data terkait berapa banyak vaksin COVID-19 yang telah dikirim ke kabupaten/kota, berapa yang telah digunakan, dan berapa sisanya. Pada halaman yang sama juga ditampilkan data rata-rata penyuntikan vaksin di minggu sebelumnya.

Situs resmi dari Kemenkes untuk memeriksa stok vaksin COVID-19 terbaru

Kemenkes memperkenalkan situs resmi untuk memeriksa stok vaksin COVID-19 terbaru.
Kemenkes memperkenalkan situs resmi untuk memeriksa stok vaksin COVID-19 terbaru.

Namun, data dari halaman tersebut ada kemungkinan tidak seluruhnya daaring, karena membutuhkan disiplin dari semua aparat daerah untuk memperbaruinya di sistem. Budi Gunadi juga menjelaskan informasi terbaru jumlah vaksin COVID-19 yang telah diterima Indonesia.

Menurutnya, per 24 Agustus 2021, Indonesia telah menerima 130 juta vaksin COVID-19 atau angka pastinya sebanyak 130.397.458. Dari angka 130 juta tersebut, 116 juta yang ada di daerah, hampir 91 juta yang telah disuntikkan.

Sekitar 8,1 juta vaksin COVID-19 sedang dalam perjalanan. Sisanya, 5,3 sampai 5,4 juta ada di pusat sebagai stok, dan sebagian lainnya sedang dalam proses penggantian kemasan.

#Elevate Women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel