Mengenal Unsur-Unsur Lingkaran dalam Ilmu Matematika Lengkap Beserta Penjelasannya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Unsur-unsur lingkaran yang terdapat pada ilmu matematika sering saja kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Lingkaran merupakan satu-satunya bangun datar yang tidak memiliki titik sudut, dan tentunya sangat mudah mengenalinya atau membedakan dengan bangun datar lainnya.

Lingkaran adalah suatu kurva tertutup dimana semua titik pada lingkaran berjarak sama terhadap suatu titik tetap yaitu titik pusat. Lingkaran merupakan bangun dua dimensi, dengan demikian lingkaran hanyalah memiliki luas dan keliling saja.

Dalam ilmu matematika, menghitung sebuah lingkaran harus mengetahui unsur-unsur lingkaran terlenih dahulu agar tahu luas bahkan volume keseluruhan. Ada beberapa unsur dalam lingkaran yang perlu untuk diketahui, antara lain titik pusat, jari-jari, diameter, busur, tali busur, juring, tembereng, dan apotema.

Berikut penjelasan dari unsur-unsur lingkaran yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (18/5/2021).

Definisi Lingkaran

Ilustrasi lingkaran. (ilustrasi: Bintang.com/Bambang E.Ros)
Ilustrasi lingkaran. (ilustrasi: Bintang.com/Bambang E.Ros)

Dalam ilmu matematika merumuskan lingkaran sebagai himpunan titik-titik. Lingkaran adalah himpunan semua titik yang jaraknya sama terhadap sebuah titik tertentu. Kata “titik tertentu” dalam rumusan tersebut disebut pusat lingkaran, sedangkan “jarak nya sama” disebut jari-jari. Dalam hal ini jari-jari dapat diartikan sebagaii ukuran panjang, juga dapat diartikan sebagai ruas garis yang menghubungkan titik pusat dengan sebuah titik pada lingkaran.

Sedangkan secara umu, pengertian lingkaran adalah satu di antara sekian jenis bangun datar dua dimensi. Lingkaran terdiri dari kumpulan titik-titik yang membentuk sebuah lengkungan, serta mempunyai panjang yang sama terhadap titik pusat lingkaran itu sendiri.

Unsur-unsur Lingkaran

Cara Menghitung lingkaran. (Image by aji argo putro from Pixabay)
Cara Menghitung lingkaran. (Image by aji argo putro from Pixabay)

Setealh memahami mengenai pengertian lingkaran, ada beberapa unsur-unsur lingkaran yang digunakan untuk menghitung luas maupun volume sebuah lingkaran itu sendiri. Berikut penjelasannya :

1. Titik Pusat

Unsur-unsur lingkaran yang pertama adalah titik pusat. Titik pusat lingkaran merupakan titik yang terletak tepat di bagian tengah lingkaran. Jarak antara titik pusat dengan semua titik pada lingkaran selalu sama. Titik pusat disimbolkan dengan huruf kapital seperti O, A, P, Q dan sebagainya.

2. Jari-jari Lingkaran

Unsur-unsur lingkaran yang berikutnya adalah jari-jari lingkaran. Jarak antara titik pusat lingkaran dengan titik pada lingkaran disebut sebagai jari-jari. Karena jarak antara titik pusat dengan semua titik pada lingkaran selalu sama, maka panjang jari-jari pada sebuah lingkaran selalu sama.

3. Diameter

Unsur-unsur lingkarang yang lainnya adalah diameter. Diameter lingkaran adalah panjang garis lurus yang menghubungkan dua titik pada keliling lingkaran dan melalui titik pusat lingkaran. Dimana, nilai diameter lingkaran merupakan dua kali nilai jari-jari lingkaran sebaliknya jari-jari lingkaran memiliki nilai setengah dari diameter.

4. Busur

Unsur-unsur lingkaran yang selanjutnya adalah busur. Busur lingkaran adalah bagian lingkaran yang berbentuk garis lengkung. Biasanya, ada dua jenis busur dalam lingkaran yaitu busur besar dan busur kecil. Busur besar merupakan busur yang panjangnya lebih dari setengah keliling lingkaran, sedangkan busur kecil adalah busur yang panjang kurang dari setengah keliling lingkaran.

5. Tali Busur

Unsur-unsur lingkaran yang berikutnya adalah tali busur. Tali busur merupakan garis lurus yang menghubungkan dua titik pada lingkaran.

6. Juring

Unsur-unsur lingkaran yang selanjutnya adalah juring. Juring merupakan daerah yang diapit oleh dua jari-jari dan busur lingkaran. Juring terbagi menjadi dua yaitu juring besar dan juring kecil, dimana juring besar merupakan daerah dalam lingkaran yang dibatasi jari-jari dan busur besar lingkaran, sedangkan juring kecil merupakan daerah dalam lingkaran yang dibatasi jari-jari dan busur kecil.

7. Tembereng

Unsur-unsur lingkaran yang lainnya adalah tembereng. Tembereng merupakan daerah yang diapit oleh tali busur dan busur lingkaran. Tembereng juga terbagi menjadi dua jenis yaitu tembereng besar dan tembereng kecil. Tembereng besar merupakan daerah yang dibatasi oleh tali busur dan busur besar lingkaran, sedangkan tembereng kecil merupakan daerah yang dibatasi oleh tali busur dan busur kecil lingkaran.

8. Apotema

Unsur-unsur lingkaran yang selanjutnya adalah apotema. Apotema adalah ruas garis tegak lurus yang menghubungkan titik pusat lingkaran dengan tali busur lingkaran.

9. Sudut Pusat

Unsur-unsur lingkaran yang berikutnya adalah sudut pusat. Sudut pusat lingkaran adalah sebuah sudut yang terbentuk karena pertemuan antara dua tali busur dengan satu titik pada keliling lingkaran.

10. Sudut Keliling

Unsur-unsur lingkaran yang lainnya adalah sudut keliling. Sudut keliling lingkaran merupakan sudut yang dibentuk oleh perpotongan antara dua buah tali busur di suatu titik pada keliling lingkaran.

Cara Menghitung Lingkaran dalam Matematika

Dalam ilmu matematika, terdapat rumus yang digunakan untuk menghitung luas atau keliling lingkaran. Berikut rumusnya:

Luas lingkaran : π x r2

Keliling lingkaran : π x d atau 2x π x r

Volume lingkaran : π x r2 x t

Keterangan:

π = phi = 3,14 atau 22/7

d = diameter (2 kali jari-jari)

r = jari-jari lingkaran

t = tinggi lingkaran