Mengenal Vaksin Nasal, Vaksin COVID-19 yang Melalui Hidung

·Bacaan 2 menit

VIVA – Saat pandemi ini, para ilmuwan dan dokter berjuang mencari solusi jangka panjang untuk mengalahkan virus tersebut. Di tengah kelangkaan vaksin suntik, mereka mencari cara efektif untuk memberikan vaksin yang memastikan lebih banyak orang mendapatkan imunisasi.

Namun, ada perkembangan terbaru dalam teknologi vaksin hidung atau intranasal, yang dipandang sebagai tanda positif di tengah kekhawatiran gelombang ketiga infeksi virus corona, yang dikatakan lebih banyak menyerang anak-anak daripada orang dewasa.

Vaksin nasal yang langsung ditargetkan pada hidung sedang dipersiapkan sebagai alternatif vaksin intramuscular yang sekarang berlaku.

Vaksin nasal ini diperkirakan akan lebih efektif daripada suntikan vaksin COVID-19, karena langsung menuju sumber utama penyebaran virus corona. Dilansir dari Indian Express berikut penjelasan mengenai vaksinasi nasal ini.

Bagaimana cara kerjanya?

Dr Anshu Punjabi, konsultan paru dan ahli obat tidur di Rumah Sakit Fortis, Mulund mengatakan vaksin intranasal diberikan melalui hidung.

“Vaksin menargetkan virus yang ada di lendir di hidung, di mana jumlah virus SARS-CoV-2 tertinggi juga mungkin ada. Jika virus dapat dihentikan masuk pada titik ini, virus tidak akan bisa masuk ke paru-paru. Jika respons imun mukosa yang efektif dihasilkan, itu mungkin akan mencegah infeksi coronavirus sejak awal dan lebih efektif mengurangi penularan virus, ”kata dia.

Lebih mudah disimpan, diangkut, dan diberikan

Bahkan beberapa ahli percaya bahwa imunisasi hidung akan lebih meniru kekebalan alami dan mengurangi penularan virus serta infeksi.

Namun menurut Dr Punjabi, vaksin intranasal tidak mampu menghasilkan kekebalan yang efektif dan tahan lama; “Vaksinasi nasal dapat mengakibatkan penurunan kekebalan yang lebih cepat”.

Tetap berhati-hati

Informasi apaka vaksin ini akan memberikan respons imun yang kuat dan bertahan lama memang belum terlihat. Sampai saat itu, semakin banyak orang dewasa – terutama guru – perlu divaksinasi sebelum sekolah dibuka kembali untuk menurunkan tingkat penularan.

"Selain itu, anak-anak harus diberikan suntikan flu secara teratur untuk meningkatkan kekebalannya,” kata dokter.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel