Mengenal Vest Fisheries, Rompi Kekinian yang Lagi Ngetren

Tasya Paramitha
·Bacaan 2 menit

VIVA – Zaman sekarang, berbagai item fesyen telah mengalami berbagai transformasi sesuai tren. Perkembangan tersebut tak jarang menghasilkan jenis pakaian baru atau membuatnya menjadi lebih cocok digunakan di berbagai kesempatan untuk tampil trendy.

Ya, fesyen bukan melulu soal fungsionalitas, namun juga bagaimana tampil menarik dengan perpaduan berbagai busana yang tentunya nyaman dikenakan.

Sebut saja rompi alias waistcoast untuk sebutan di Inggris dan vest untuk sebutan di Amerika Serikat. Zaman dahulu, rompi adalah pakaian ketat tanpa lengan yang awalnya dirancang untuk pria, dengan kancing atau terkadang retsleting di bagian depan hingga pinggang.

Diproduksi dalam model single atau double-breasted, rompi didesain untuk dikenakan di balik jas atau jaket, meski tidak harus selalu serasi. Demikian dilansir dari The Independent, Selasa, 23 Maret 2021,

Rompi pertama kali diciptakan pada 1933 oleh Henrik Brun, seorang komandan tentara Norwegia. Suatu hari Brun mengambil dua jaring ikan yang sebelumnya digunakan untuk menangkap ikan haring dan membuatnya menjadi pakaian yang dia bayangkan. Fungsinya untuk memerangkap udara di dekat kulit dan memberikan isolasi.

Dengan menjaga bagian dada dan punggung tetap terisolasi dan hangat, suhu aliran darah tetap konstan mengalir ke seluruh tubuh dan menjaganya tetap hangat.

Itulah mengapa seringkali kemeja lengan panjang dengan rompi yang bagus serta sarung tangan, topi dan celana yang tepat cukup untuk membuat Kamu tetap hangat saat beraktivitas di suhu dingin.

Rompi akhirnya diperkenalkan oleh Raja Charles II (1630-1685) di pengadilan Inggris sebagai bagian dari pakaian yang layak pakai. Saat ini, rompi adalah bagian ketiga yang penting dalam setelan bisnis tiga potong tradisional pria.

Namun, perkembangan zaman membuat rompi menjadi salah satu item fesyen yang bisa digunakan dalam berbagai kesempatan, bahkan menjadi pakaian kasual sekaligus formal yang juga bisa dikenakan oleh wanita. Berbagai jenis rompi pun digandrungi oleh anak muda.

Salah satu yang lagi ngetren adalah vest fisheries yang juga bisa dikenakan oleh kaum hawa.

Menurut Bisma Aria Nugraha, CEO brand fesyen lokal, Karibkatur, vest fisheries saat ini menjadi varian item fesyen unggulannya. Modelnya yang maskulin namun tetap stylish membuat rompi satu ini cocok dipakai wanita dan memberikan kesan boyish yang kece.

"Vest fisheries saat ini biasanya dilengkapi dengan berbagai saku untuk memudahkan menyimpan aksesori sehari-hari," ucapnya.

Ia juga mengatakan bahwa selain untuk tampil gaya, vest fisheries akan memudahkan mereka yang sibuk beraktivitas karena memiliki berbagai saku di bagian depan. Selain itu, vest fisheries juga menggunakan bahan yang lebih tebal dibandingkan rompi biasa dengan jahitan khusus yang berkualitas, sehingga lebih tahan lama dan membuat pemakainya terlindungi dari cuaca ekstrem.

Tak hanya vest fisheries, brand yang kini telah memperkuat jaringan penjualan secara online melalui e-commerce itu juga memiliki berbagai item fashion lainnya. Sebut saja jaket, baju, celana, tas, topi, aksesori, dan lain-lain yang semuanya dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau, mulai dari Rp20 ribuan.