Mengenali Gejala Long COVID pada Anak

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Sudah pernah mendengar gejala long COVID pada anak? Mengenali gejalanya bisa membantu para orangtua untuk melindungi anak mereka.

Gejala 1: Kelelahan dan sesak napas

Sebagian besar, keluhan paling umum dari anak-anak yang mengalami long COVID hampir sama dengan orang dewasa, menurut CDC. Kesulitan bernapas, sesak napas, dan kelelahan.

TERKAIT: Terpapar COVID-19 dan tidak Sakit? Ini Penjelasan Para Ahli tentang Vaksin dan Kekebalan yang Dihasilkannya

TERKAIT: Patut Diwaspadai, Berikut 5 Fakta COVID-19 Varian Mu yang Dikabarkan Kebal Vaksin

TERKAIT: Sembuh dari COVID-19, Perhatikan 3 Kondisi Tubuh Ini

Anak bisa mengalami tingkat kelelahan yang mendalam dan tanpa henti. Para ahli sedang mengeksplorasi bagaimana long COVID pada anak mungkin tumpang tindih dengan kondisi serius, seperti sindrom kelelahan kronis atau sindrom takikardia ortostatik postural yang bisa menyebabkan pusing, kelelahan, dan jantung berdebar.

Gejala 2: Kabut otak

Simak di sini apa saja yang mungkin bisa menjadi gejala long COVID pada anak, penasaran?
Simak di sini apa saja yang mungkin bisa menjadi gejala long COVID pada anak, penasaran?

Anak dengan long COVID juga dilaporkan berurusan dengan kabut otak yang digunakan untuk menggambarkan kesulitan berpikir atau berkonsentrasi.

Gejala umum lainnya adalah kehilangan indra perasa dan penciuman, sakit kepala, dan nyeri otot. Sayangnya, long COVID tidak mudah didiagnosis atau didefinisikan.

Anak bisa mengembangkan gejala jangka panjang, bahkan jika mereka awalnya tidak memiliki gejala atau gejalanya sangat ringan. Definisi long COVID masih belum diputuskan, karena anak-anak bisa memiliki gejala selama 4 minggu dan ini sebenarnya cukup normal.

Banyak anak memiliki gejala berkepanjangan selama 2 hingga 3 bulan, akhirnya sembuh. Bagaimana menurutmu, Sahabat FIMELA?

#Elevate Women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel