Mengenang Irwansyah, Legenda Persiraja yang Hilang Tersapu Tsunami Aceh

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Persiraja Banda Aceh akan melakoni musim kedua di BRI Liga 1 2021/2022. Ada peran Irwansyah di balik perkembangan Persiraja sebagai klub yang punya nama besar di Indonesia.

Bagi masyarakat dan Persiraja Banda Aceh, Irwansyah adalah legenda. Pemain kelahiran 19 Mei 1975 itu merupakan sedikit di antara pemain lokal yang bisa mendobrak dominasi produktivitas penyerang asing di pentas Liga Indonesia.

Nama Irwansyah mulai menarik perhatian setelah sukses menembus skuad inti Persiraja Banda Aceh pada Divisi Utama Liga Indonesia 1994–1995. Padahal, ketika itu usianya belum genap 20 tahun.

Irwansyah ketika itu sukses mencetak 17 gol. Prestasi yang bagus bagi seorang pemain muda yang membuktikan kualitasnya sebagai penyerang lokal.

Penampilan Irwansyah semakin menggila pada musim-musim setelahnya. Hal itu dibuktikannya dengan sumbangan 18 gol pada musim 1995-1996 dan 13 gol pada 1996-1997.

Meskipun tak berhasil mempersembahkan gelar untuk Persiraja Banda Aceh, nama Irwansyah tetap menjadi perhatian pelatih Timnas Indonesia. Irwansyah ketika itu sukses menembus skuad Merah Putih di SEA Games 1997 dan Kualifikasi Piala Dunia 1998.

Dalam laga debutnya, Irwansyah bahkan mampu membuat kejutan dengan membobol gawang Arab Saudi. Penampilan apiknya itu membuat Irwansyah masuk dalam radar klub besar semisal Persib Bandung, Persija Jakarta, hingga Persebaya Surabaya.

Setia sampai Akhir

Liga 1 - Ilustrasi Logo Persiraja Banda Aceh BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)
Liga 1 - Ilustrasi Logo Persiraja Banda Aceh BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)

Indonesia berduka. Pada 26 Desember 2004, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam diguncang gempa besar yang disusul hadirnya gelombang besar tsunami. Sejarah mencatat, bencana itu menelan korban tewas dan hilang mencapai 280 ribu jiwa.

Irwansyah diketahui menjadi satu dari korban yang meninggal dalam bencana tersebut. Nama besarnya turut tenggelam bersama ganasnya gelombang Tsunami.

Namun, nama Irwansyah tak akan benar-benar hilang dalam ingatan masyarakat Aceh, khususnya Blang Oi, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh. Sampai ajal menjemput, Irwansyah tercatat masih berstatus pemain Persiraja Banda Aceh yang berjuang di Divisi Utama.

"Dek Wan (sapaan akrab Irwansyah) tidak tergoda tawaran dari tim lain. Ia pernah diminta bergabung Persija Jakarta dan Persib Bandung, tapi ia tolak karena cinta rakyat Aceh dan Persiraja," kata kakak kandung Irwansyah, Nina Kusuma.

Jadi Panutan

Skuad Persiraja Banda Aceh. (Bola.com/Gatot Susetyo)
Skuad Persiraja Banda Aceh. (Bola.com/Gatot Susetyo)

Setia untuk waktu yang lama pada sebuah klub di Liga Indonesia tentu bukan perkara mudah. Apalagi kebiasaan klub di Indonesia yang mengontrak pemain dengan durasi setahun-setahun.

Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani, berharap Irwansyah bisa menjadi panutan para pemain muda Persiraja. Tak sekadar kesetiannya, kualitas bermainnya yang bagus juga layak menjadi panutan para pemain muda klub berjulukan Laskar Rencong itu.

"Irwansyah adalah pemain hebat di masanya, selalu masuk dalam jajaran top skorer di Liga Indonesia. Saat ini, sudah sangat sulit ditemui pemain seperti Irwansyah di Aceh, Indonesia sekali pun," kata Rahmat.

Persiraja Banda Aceh akan berlaga di BRI Liga 1 2021/2022. Pada laga pembuka, klub asuhan Hendri Susilo itu menantang Bhayangkara FC pada duel yang digelar di Indomilk Arena, Minggu (29/8/2021) malam WIB.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel