Mengenangkan 30 Tahun Terakhir Hidup Isaac Newton, Sosok Raksasa Intelektual Sepanjang Masa

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Apa kamu mengenal siapa itu sebenarnya Isaac Newton? Banyak perdebatan sejarah mengenai sosok pria yang satu ini.

Pada saat ia menjadi anggota parlemen, ia hanya berbicara satu kali di House of Commons, baik untuk meminta jendela ditutup, atau memintanya agar dibuka. Sumbernya berbeda-beda.

Secara umum, Isaac Newton dikenal sebagai fisikawan terhebat asal Inggris pada abad ke 17 dan mungkin sepanjang masa. Ia juga dikenal sebagai seorang pekerja keras yang senang bersembunyi di kampus Cambridge selama 30 tahun, berhasil mengubah pandangan umat manusia tentang dunia untuk selamanya, seperti dilansir dari berbagai sumber.

London di awal abad ke 18 adalah kota yang ramai dan penuh dengan orang-orang yang berusaha menjadi kaya secepat mungkin. Raja William tampaknya menjadi satu-satunya orang yang tidak punya uang, karena ia terus menerus berperang tanpa akhir.

Kehidupan Isaac Newton

Isaac Newton. Sumber foto: Shutterstock/Tony Baggett.
Isaac Newton. Sumber foto: Shutterstock/Tony Baggett.

Isaac Newton diterjunkan ke dunia politik awalnya untuk menyelamatkan perekonomian bangsanya pada saat itu dan ia memang membawa beberapa keberhasilan. Seorang penulis bernama Patricia Fara berfokus menulis buku tentang Isaac Newton di 30 tahun terakhir kehidupannya.

Bahkan Patricia pun mengakui bahwa ia tidak mengetahui apapun tentang Isaac Newton karena yang ia temukan selama masa observasi adalah biografi yang dirasa tidak sesuai dengan sosok raksasa intelektual tersebut. Isaac Newton dikatakan meninggalkan kehidupan intelektualnya sendiri demi negara, menyelamatkan mata uang negara yang anjlok saat itu.

Ia sendiri dikatakan menghasilkan sedikit untuk dirinya sendiri, karena pada saat ia meninggal di tahun 1727 pada usia 84 tahun, kekayaan Isaac Newton hanya setara dengan beberapa juta hari ini. Lalu, gambaran yang lebih lengkap mulai muncul.

Isaac Newton tidak tertarik pada sastra, maupun seni, selain menugaskan orang lain untuk memotret atau membuat patung dirinya. Ia pernah mengunjungi opera, tapi keluar setelah babak kedua.

Kehidupan Isaac Newton

Isaac Newton. Sumber foto: Shutterstock/catwalker.
Isaac Newton. Sumber foto: Shutterstock/catwalker.

Ia memiliki aksen Lincolnshire dan terkenal murah hati kepada teman dan kerabatnya, karena ia terus menerus membagikan uang kepada mereka. Sayangnya, Isaac Newton juga dikatakan memiliki sifat pendendam yang mengerikan.

Isaac Newton biasa bermain backgammon dengan John Flamsteed, seorang astronomer kerajaan pertama, namun mereka berselisih dan persahabatan tersebut dengan cepat berubah menjadi permusuhan yang pahit. Jika Isaac Newton tidak menyukai seseorang, ia akan mencoba menghancurkan hidup dan karier orang tersebut.

Isaac Newton tidak pernah menikah dan bersumpah untuk pantang terhadap segala hal yang berbau seksual, namun ia justru disiksa oleh pikiran seksualnya yang obsesif. Salah satu alasan mengapa Isaac Newton sangat membenci Katolik Roma adalah karena ia mengira bahwa penyangkalan diri para biarawan hanya untuk mengobarkan hasrat mereka.

Patricia Fara adalah seorang sejarawan sains di Cambridge dan ia cukup ambisius untuk bisa menuliskan kembali kehidupan sosok yang dikaguminya Isaac Newton. Bagaimana menurutmu, Sahabat FIMELA?

#Elevate Women