Mengerikan, Corona Bakal Merajalela karena Liverpool Juara

Robbi Yanto

VIVA – Keberhasilan Liverpool memutus kutukan 30 tahun tak pernah juara Premier League membuat suporter mereka sangat bahagia. Ribuan pendukung setia Liverpool turun ke jalan-jalan di sekitar Anfield untuk merayakan gelar ke-19 ini.

Namun, keberhasilan Liverpool ini bisa saja menjadi sebuah bencana bagi Inggris. Pasalnya, suporter Liverpool bereuforia secara berlebihan. Mereka melupakan bahwa saat ini dunia sedang dilanda pandemi virus Corona COVID-19. 

Dan, di Inggris sudah ada 159 ribu orang positif terjangkit COVID-19, sebanyak 33.086 orang di antaranya dinyatakan meninggal.

Baca Juga: Tuduhan Yeyen Tumena Soal Shin Tae-yong Depak Danurwindo Dibantah PSSI

Para suporter yang bersuka cita membanjiri area. Ribuan yang hadir mengabaikan aturan jarak sosial. Bahkan,petugas pemadam kebakaran harus turun tangan setelah kembang api ditembakkan ke atas gedung.

Liverpool pun mengecam aksi suporter mereka. The Reds meminta para suporternya untuk merayakan juara dengan berhati-hati dan tetap menjaga jarak aman. 

“Selama sepekan ini, Liverpool, Polisi Merseyside, Dewan Kota Liverpool, telah bekerja sama untuk secara konsisten mengingatkan orang-orang bahwa kawasan itu masih terkena dampak pandemi COVID-19," bunyi pernyataan Liverpool.

"Tapi, ribuan orang datang dan mengabaikan aturan jarak sosial dan risiko keselamatan publik. Kota kita masih dalam krisis kesehatan masyarakat, dan perilaku ini sepenuhnya tidak dapat diterima," sambung pernyataan tesebut.

Liverpool juga mengingatkan potensi adanya gelombang kedua COVID-19. "Potensi bahaya dari puncak kedua COVID-19  masih ada dan kami perlu bekerja sama untuk memastikan bahwa kami tidak merusak semua yang telah dicapai sebagai wilayah selama penguncian," pernyataan itu melanjutkan.

Liverpool juara Premier League usai Manchester City ditumbangkan Chelsea 1-2 dalam lanjutan Premier League di Stamford Bridge, Jumat 26 Juni 2020.

Kekalahan tersebut membuat The Citizens sudah tak mungkin lagi mengejar poin milik Liverpool. Liverpool mengoleksi 86 poin dan unggul 23 angka dari ManCity saat musim tersisa tujuh pekan lagi. Maka itu, sudah tak mungkin bagi The Citizens mengejar poin milik Liverpool.

Baca Juga:

Ketum PSSI: Indra Sjafri Harus Mendukung Shin Tae-yong

Siapa yang Pembohong, Indra Sjafri dan Yeyen atau Shin Tae-yong?

Duh, PSSI Kok Tak Paham Pola Anggaran APBN