Mengerikan, Momen Khabib Nurmagomedov Nyaris Bikin Lawan Tewas

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVAKhabib Nurmagomedov mengakhiri kariernya di UFC dengan sempurna. Dia menjaga rekor tak terkalahkan dengan catatan kemenangan 29-0.

Khabib menjalani pertarungan terakhirnya melawan Justin Gaethje di duel utama UFC 254 di Fight Island, Abu Dhabi, Sabtu malam 24 oktober 2020.

Khabib menang lewan submission di ronde kedua. Khabib berhasil membalikkan keadaan di ronde pertama yang mana dua dari tiga juri memberikan keunggulan untuk Gaethje.

Khabib akhirnya menemukan cara untuk menyudahi pertarungan tersebut. Khabib mendapatkan celah untuk melakukan kuncian triangle choke.

Teknik mengerikan itu seperti ular sanca yang melilit seekor kambing. Gaethje terkulai lemas tak berdaya hingga wasit menyatakan Khabib keluar sebagai pemenang.

Gaethje bukanlah satu-satunya lawan yang dibuat tersiksa oleh Khabib. Bahkan, ada yang lebih mengerikan, hingga nyaris tewas meregang nyawa.

Petarung itu adalah Vusal Bayramov. Khabib mengalahkan Vusal Bayramov di SCFU:Champions League di Ukraina 13 September 2008 atau ajang MMU yang diiukiti Khabib sebelum terjun ke UFC.

Tak butuh waktu lama bagi Khabib, dia berhasil menyergap kaki kiri Bayramov. Bayramov mencoba bangkit, dia bisa membalikkan posisi dengan berada di atas Khabib.

Namun, posisi itu justru menguntungkan Khabib yang bisa menjepit kepada Bayramov dengan kedua kakinya. Benar saja, Bayramov perlahan tak berdaya dan terkulai.

Terjadi kepanikan saat wasit mencoba melepaskan Bayramov dari kuncian Khabib. Bayramov terlihat nyaris tewas usai dikunci Khabib dengan triangle choke karena lidah tertelan. Untungnya kesigapan wasit dan tim medis bisa menyelamatkan Bayramov.

Kemenangan itu menjadi awal kengerian Khabib. Dia berhasil menang dalam 15 pertarungan berikutnya dan kemudian bergabung dengan UFC pada akhir 2011.

Sedangkan Bayramov, melansir Sherdog setelah kalah dari Khabib, melakoni sejumlah laga MMA dengan total lima pertarungan.

Sayangnya, di lima pertarungan itu Vusal hanya pernah meraih dua kemenangan, yakni saat menghadapi Denis Glukhov dan Joakhim Apie.