Mengerikan, Pukulan Dahsyat Titisan Manny Pacquiao Bikin Lawan Pingsan

·Bacaan 2 menit

VIVA – Petinju Filipina Mark Magsayo menjadi perbincangan setelah meraih kemenangan atas Julio Ceja dalam pertarungan di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Sabtu 21 Agustus 2021.

Dia menjatuhkan Ceja dengan pukulan ganasnya di ronde ke-10, membuat semua orang yang menonton, termasuk Manny Pacquiao yang berada di belakang ring tercengang.

Magsayo yang tak terkalahkan dari 23 pertarungannya mendaratkan pukulan dan menjatuhkan lawannya di ronde pertama. Namun, Ceja mampu bangkit dan memberikan perlawanan.

Semuanya berakhir pada ronde ke-10, setelah petinju yang dijuluki titisan Manny Pacquiao itu melepaskan hook kanan dengan kekuatan mengerikan mendarat tepat di rahang Ceja.

Dampak dari pukulan itu membuat Ceja langsung tersungkur ke tali dan berjuang untuk mendapatkan kembali keseimbangannya.

Kemudian, untuk benar-benar menghabisinya, Magsayo mendaratkan pukulan tangan kanan tambahan yang membuat lawannya pingsan.

Ceja terbaring tak bergerak di atas kanvas dan menatap lampu Las Vegas yang terang. Kekuatan pukulan Magsayo membuat Ceja butuh beberapa menit bagi untuk sadar kembali.

Sementara itu, ketika lawannya tak sadarkan diri, Magsayo melakukan selebrasi salto.

"Pukulan yang luar biasa. Pertarungan ini sudah berakhir. Sungguh kemenangan yang hebat, KO yang hebat. Dia terjatuh dengan keras," kata Joe Goossen, komentator pertandingan, dilansir Sportbible.

"Ini menggembirakan di satu sisi dan menakutkan di sisi lain. Ceja baru saja pingsan dan begitulah bisnis ini bergulir," sambungnya.

Sebenarnya, sebelum Magsayo melepaskan pukulan itu, dia dalam keadaan tertinggal. Tiga juri memberikan nilai yang lebih tinggi untuk Ceja. Namun, Magsayo berhasil membalikan keadaan dan membuat lawannya tak berdaya.

Kemenangan ini membuat Magsayo mempertahankan rekor tak terkalahkannya dan juga membuat total 16 KO sepanjang karirnya.

Video kemenangan dahsyat itu pun kini telah tersebar luas di media sosial. Para netizen pun takjub dengan aksi petinju 26 tahun tersebut. Dan, jurnalis khusus tinju ternama Mike Coppinger bahkan tak segan menyebut momen itu sebagai: "KO of the year".

Itu adalah malam yang luar biasa bagi Magsayo, meskipun hal yang sama tidak terjadi pada rekan senegaranya sekaligus mentornya, Pacquiao.

Kembalinya legenda tinju setelah dua tahun absen berakhir dengan pahit. Dia kalah dengan keputusan mutlak di tangan Yordenis Ugas.

Pacquiao, yang kini berusia 42 tahun, tidak yakin dengan masa depan dirinya setelah kekalahan itu. Dia bungkam ketika ditanya tentang rencana selanjutnya..

"Dalam hati, saya ingin terus berjuang," katanya.

"Tapi masalahnya, saya juga harus mempertimbangkan tubuh saya. Saya telah melewati banyak hal. Terutama di negara saya, ada banyak hal yang harus saya capai untuk membantu orang. Saya ingin menjadi seorang inspirasi bagi orang-orang Filipina di dalam dan di luar ring."


Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel