Mengetahui Catatan Prestasi dari Sprinter Andalan Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Lalu Muhammad Zohri

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Lalu Muhammad Zohri merupakan salah satu dari 28 atlet Tanah Air yang dibawa ke Olimpiade Tokyo 2020. Namanya termasuk ke dalam atlet atletik bersamaan dengan Alvin Tehupiory.

Sprinter berusia 21 tahun ini dijadwalkan akan melakukan pertandingan pertamanya pada 31 Juli dan apabila ia dinyatakan lolos, ia akan bermain esok harinya untuk memperjuangkan perolehan medali.

Sama halnya dengan Alvin Tehupeiory, Lalu Muhammad Zohri akan bermain pada kategori pertandingan lari jarak pendek, 100 meter pada ajang Olimpiade 2020.

Lalu apa saja prestasi yang sudah ia raih selama kariernya menjadi atlet atletik? Yuk scroll ke bawah untuk mengetahuinya.

Kejuaraan Asia Junior 2018 di Gifu, Jepang

Pelari Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, berpose saat ditemui di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Pelari Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, berpose saat ditemui di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Pelari cepat kelahiran 1 juli, 21 tahun yang lalu ini berhasil mendapatkan medali emas pada ajang yang diselenggarakan di Jepang ini.

Lalu Muhammad Zohri menorehkan catatan waktu 10,27 detik pada kompetisi lari 100 m. Angka ini beda tipis dengan yang diperoleh Daisuke Miyamoto dari Jepang dan Muhammad Ismail dari Malaysia yang masing - masing menorehkan catatan waktu 10,35 detik dan 10,46 detik.

Hal ini menjadi prestasi pertama Lalu Muhammad Zohri di ajang Kejuaraan Asia Junior. Selain medali emas, Indonesia juga memperoleh medali perak melalui atlet Idan Richsan dalam kompetisi lompat galah.

Kejuaraan Dunia Atletik U-20 2018 di Tampere, Finlandia

Atletik atletik andalan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri. (NOC Indonesia)
Atletik atletik andalan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri. (NOC Indonesia)

Prestasi selanjutnya yang ia raih adalah saat mengikuti Kejuaraan Dunia Atletik U-20. Pada kejuaraan yang dilaksanakan pada 10 - 15 Juli 2018 ini, Lalu Muhammad Zohri berhasil membawa medali emas.

Medali tersebut berhasil ia raih setelah berhasil mencatatkan waktu finis selama 10,18 detik dalam kategori lari 100 meter.

Catatan waktu yang ia raih berbeda tipis sekali dengan pesaingnya, Anthony Schwartz dan Eric Harrison yang sama - sama dari Amerika Serikat dengan catatan waktu 10,22 detik.

Kejuaraan Asia 2019 di Doha, Qatar

Sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri berpose seusai menerima medali perak nomor 100 meter pada Kejuaraan Atletik Asia 2019 di Doha, Qatar, Senin (22/4). Lalu Muhammad Zohri tampil sebagai yang tercepat kedua di semifinal dengan membukukan catatan waktu 10,13 detik. (AP/Vincent Thian)
Sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri berpose seusai menerima medali perak nomor 100 meter pada Kejuaraan Atletik Asia 2019 di Doha, Qatar, Senin (22/4). Lalu Muhammad Zohri tampil sebagai yang tercepat kedua di semifinal dengan membukukan catatan waktu 10,13 detik. (AP/Vincent Thian)

Dilansir melalui Liputan 6 (23/04/2019), ia berhasil mendapatkan medali pertamanya di ajang Kejuaraan Asia yang dilaksanakan di Qatar.

Ia berhasil meraih medali perak pada kategori lari 100 meter dengan catatan waktu sebesar 10,13 detik. Catatan waktu tersebut berada dibawah Yoshihide Kiryu dengan catatan waktu yang berbeda 0,03 detik saja.

Namun walaupun begitu, hal ini membuat Lalu Muhammad Zohri memecahkan rekor pelari tercepat se-Asia Tenggara sekaligus mendapat julukan manusia tercepat di Asia Tenggara.

ASIAN Games 2019 di Jakarta - Palembang, Indonesia

Pelari Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, saat berlaga pada nomor 100 meter Asian Games di SUGBK, Jakarta, Minggu (26/8/2018). Lalu Zohri finish di urutan ke tujuh dengan catatan waktu 10,20 detik. (Bola.com/Peksi Cahyo)
Pelari Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, saat berlaga pada nomor 100 meter Asian Games di SUGBK, Jakarta, Minggu (26/8/2018). Lalu Zohri finish di urutan ke tujuh dengan catatan waktu 10,20 detik. (Bola.com/Peksi Cahyo)

Pada ajang ASIAN Games yang dilaksanakan pada 2019 silam, Lalu Muhammad Zohri kembali berhasil memperoleh medali, kali ini perak.

Kala itu tampil di Jakarta, Lalu Muhammad Zohri bertanding pada kategori 4x100 m relay bersama Muhammad Fadlin, Eko Rimbawan, dan Bayu Kertanegara.

Dengan sumbangsih medali yang mereka peroleh, menjadikannya sebagai salah satu cabang olahraga yang turut menyumbangkan 1 dari 98 medali yang diperoleh Indonesia. Pada ajang ASIAN Games 2019 ini sendiri, China merupakan negara dengan perolehan medali terbanyak yakni 290 medali.

Golden Grand Prix 2019 di Osaka, Jepang

Pelari Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, berpose saat ditemui di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Pelari Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, berpose saat ditemui di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Terakhir, ia berhasil memastikan dirinya tampil di Olimpiade Tokyo setelah finis di posisi ketiga pada ajang kejuaraan yang diselenggarakan di Jepang ini.

Ia menorehkan catatan waktu sebesar 10,03 detik. Catatan waktu ini berada tipis dibawah pelari asal Amerika Serikat, Justin Gatlin (10,00 detik) dan Yoshihide Kiryu (10,01 detik).

Walaupun ia finis pada posisi ketiga, ia berhasil lolos ke Olimpiade Tokyo karena melewati batas waktu yang ditetapkan, yakni sebesar 10,05 detik.

Dukung Lalu Muhammad Zohri bertanding dengan menyaksikan live streaming Olimpiade Tokyo 2020 gratis melalui aplikasi Vidio.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel