Mengetahui Fungsi Holeshot Device dan Alasan Yamaha Begitu Kepincut Menggunakannya

Bola.com, Sepang - Komponen holeshot device sudah dicoba pada motor Yamaha YZR-M1 pada sesi tes di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Setelah sempat menjadi perbincangan hangat, Yamaha akhirnya benar-benar memperkenalkan teknologi holeshot device pada sesi tes pramusim MotoGP 2020 di Sirkuit Sepang, Malaysia, akhir pekan lalu.

Pada hari ketiga atau terakhir tes, Minggu (9/9/2020), duo Monster Yamaha MotoGP: Maverick Vinales dan Valentino Rossi plus pembalap penguji asal Jepang, Kohta Nozane tampak berulang kali mencoba holeshot device.

Sontak penggunaan holeshot device di motor Yamaha YZR-M1 jadi perbincangan hangat, baik di antara tim-tim sampai media.

Setelah mencoba motor Yamaha YZR-M1 yang dijejali holeshot device, Rossi tidak membicarakannya kepada media. Namun bocoran terkait komponen ini dilontarkan Vinales.

"Rasanya tidak terlalu buruk. Tapi sayangnya sebelum memakainya, kami harus bekerja keras untuk beradaptasi," kata Vinales.

Fungsi Holeshot Devices

Valentino Rossi dan Maverick Vinales pada acara jumpa fans di Hotel Bandara Internasional, Cengkareng, Tangerang, Selasa (4/2/2020). (Bola.com/Hendry Wibowo)

Lantas apa fungsi holeshot device sehingga membuat Yamaha sangat kepincut? Tujuan utama komponen ini adalah meminimalkan terjadi wheelie atau terangkatnya ban motor.

Cara kerjanya, holeshot devices memberikan traksi lebih besar ke ban belakang agar bisa efektif melakukan start.

Karena dalam melakukan start, tantangan yang harus dihadapi pembalap adalah wheelie. Sehingga proses saat memulai lomba tidak maksimal.

Tombol pengaktifan holeshot devices punya Yamaha terletak pada bagian bawah sebelah kiri setang motor. Jika ditekan, maka suspensi mengunci sehingga ban motor memiliki daya cengkeram maksimal. Dengan begini, maka motor tidak lagi wheelie saat menjalani start.

Yamaha Bukan Pencetus

Keberadana Jorge Lorenzo sebagai pembalap penguji Yamaha akan membantu Maverick Vinales dan Valentino Rossi (Twitter/Yamaha)

Jika menurut ke belakang, Yamaha bukan tim pabrikan pertama yang memperkenalkan holeshot devices. Pencetusnya adalah Ducati yang kemudian diikuti Aprilia.

Ducati bahkan kali pertama memakainya pada tes pramusim MotoGP 2019. Sedangkan Aprilia mengggunakannya pada paruh kedua musim lalu.

Holeshot device milik Ducati sendiri bekerja dengan mengunci suspensi belakang. Sementara Aprilia Lebih memilih mengunci suspensi depan.

Alhasil jika melihat cara kerjanya, holeshot device punya Yamaha memiliki kesamaan dengan yang diterapkan kubu Ducati.

Sumber: Crash.net/berbagai sumber