Mengetahui Perkembangan Aset Kripto dan Teknologi Blockchain

·Bacaan 2 menit

VIVA – Sebanyak 14 ribu peserta mengikuti konferensi tingkat internasional edukasi aset kripto dan teknologi blockchain yang digelar Tokocrypto secara virtual pada 24 Juli 2021.

Para peserta tersebar dari sejumlah negara di dunia seperti Indonesia, Singapore, Malaysia, Filipina, Vietnam, Thailand, Korea, Cina, Hongkong dan India.

Acara ini dibuka oleh CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai dan CEO Binance, Changpeng Zhao (CZ), yang memberikan berbagai insight di Asia Pasifik tentang masa depan perkembangan industri aset kripto dan teknologi blockchain.

“Kami berterima kasih untuk kesekian kalinya atas antusias masyarakat yang begitu besar untuk mengenal lebih dalam tentang proyek - proyek blockchain dan kripto," kata Pang Xue Kai.

"Rangkaian konferensi tingkat internasional ini tidak lepas dari dukungan para narasumber, komunitas, media, partner dan tentu saja rekan - rekan penggiat industri aset kripto dan blockchain”, sambungnya.

Pada sesi, TKO quarterly update, COO Tokocrypto, Pang Xue Kai dan COO TK Harmanda, menginformasikan berbagai inovasi dan pencapaian melalui fitur-fitur terbaru yang dihadirkan oleh Tokocrypto antara lain IEO Launchpad, Daily Quest, TKO Lock, TKO Small Balance Conversion dan sebagainya.

“Masukan dan saran dari komunitas dan user kami adalah kunci suksesnya pertumbuhan Tokocrypto. Kami sangat bangga dapat merealisasikan harapan para user kami dan akan selalu memberikan yang terbaik untuk mendukung ekosistem blockchain khususnya di Indonesia”, kata TK Harmanda, COO Tokocrypto.

Selain pembicara dari Indonesia, T.K.O Summit juga menghadirkan pembicara-pembicara ternama dari dunia blockchain seperti; TM Lee, Co-Founder CoinGecko; Huy Nguyen, CTO Kardiachain; Long Vuong; CEO TomoChain; Mai Fujimoto, Miss Bitcoin dan masih banyak lagi.

Pada gelaran T.K.O Summit 2021 juga diumumkan berbagai inisiasi proyek blockchain dua bulan kedepan, diantaranya : TokoMall, yang merupakan proyek TKO NFT yang akan menjembatani dunia seni Indonesia ke tingkat internasional.

Kemudian juga ada rencana peluncuran Toko Launchpad sebagai proyek blockchain pertama.

Berikutnya, TokoCare sebagai proyek kemanusiaan, dan KolaborAKSI, bersama dengan Kementerian Perindustrian, Kementerian Kesehatan, Binance Charity, BKind, WeCare, Monolog.id, BenihBaik dan CFund.

“KolaborAKSI ini kami inisiasi bersama berbagai stakeholders, sebagai langkah nyata Tokocrypto membantu Indonesia dalam menanggulangi berbagai dampak dari pandemi covid-19," ucapnya Pang Xue Kai.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel