Mengganti Botol Plastik Bening, Sprite Penuhi Kebutuhan Kacamata Daur Ulang di Indonesia

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Tahukah kamu jika botol plastik bening ternyata lebih mudah didaur ulang dibanding botol plastik berwarna? Salah satu minuman berkarbonasi Sprite akhirnya mengganti kemasan botol plastik yang selama ini berwarna hijau menjadi botol plastik bening agar mempermudah daur ulang dan meningkatka nilai ekonomi.

Sprite memang dikenal dengan botol plastik hijau ikoniknya. Namun, dalam rangka memperingati Hari Sampah Nasional 2021, Sprite kini beralih ke botol plastik bening. Dengan tema "Sampah Bahan Baku Ekonomi Saat Pandemi", botol plastik bening yang kini digunakan Sprite juga akan menambah nilai ekonomisnya.

"Ini adalah bagian dari strategi kami menggunakan bahan-bahan yang mudah didaur ulang dan ingin menginspirasi masyarakat untuk menciptakan Indonesia bebas sampah. Nilai dari botol transparan lebih tinggi. Selain itu, lebih mudah dibentuk kembali menjadi apapun," ungkap Triyono Prijosoesilo selaku Director of Public Affairs, Communication and Sustainability PT Coca-Cola Indonesia.

Dengan projek #LihatDenganJernih, Coca Cola Indonesia ingin meningkatkan kolaborasi sehat antara berbagai pemangku kepentingan, seperti pemerintah, pebisnis, LSM, dan konsumen untuk membantu meningkatkan laju daur ulang di Indonesia. Serta meningkatkan permintaan dari masyarakat akan produk yang terbuat dari kemasan botol PET daur ulang.

Daur ulang menjadi kacamata

Sprite mengganti botol plastik bening yang bisa didaur ulang menjadi kacamata (Foto: Sprite)
Sprite mengganti botol plastik bening yang bisa didaur ulang menjadi kacamata (Foto: Sprite)

Dalam gerakan ini, Sprite ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk melakukan sebuah gerakan kolektif dengan mengumpulkan botol plastik bening. Kemudian didaur ulang dan menjadi sesuatu yang bermanfaat. Salah satunya menjadi kacamata berbahan dasar daur ulang.

Bekerja sama dengan Waste4Change untuk mengumpulkan botol plastik bening dan didaur ulang kembali oleh PlusTik menjadi kacamata. Kacamata ini akan dibagikan untuk membantu mereka yang memiliki kekurangan penglihatan agar dapat melihat dengan lebih jernih melalui Yayasan Sejuta Kacamata Untuk Indonesia.

Projek #LihatDenganJernih ini sendiri akan berlangsung selama dua bulan hingga April 2021. 500 konsumen pertama yang ikut berpartisipasi akan berkesempatan untuk turut serta dalam gerakan kacamata berbahan dasar rPET dari PlusTik. Selain itu, kamupun juga berkesempatan mendapatkan kacamata hasil daur ulang ini.

Simak video berikut ini

#Elevate Women