Menghalangi Pintu Keluar Demi Video TikTok, Penumpang Pesawat Ini Dikecam

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Florida - Pengguna TikTok Lil Mark, dari Florida, mendapat kecaman di media sosial setelah mengunggah video tariannya yang menghalangi lorong saat penumpang lainnya akan meninggalkan penerbangan.

Menari mengikuti iringan lagu Beatbox, Mark melakukan rutinitas menarinya ke kamera sebelum mengambil koper untuk turun dari pesawat. Namun, di belakangnya ada antrian besar penumpang yang mencoba berjalan menyusuri lorong.

Melansir The Sun, Senin (14/6/2021), video yang diambil pada bulan Mei telah disukai oleh lebih dari 81.000 orang, meskipun tidak semua orang menyukainya.

Dalam Video tersebut seorang pria terlihat bingung melihat sekeliling penumpang lain, mencoba melihat mengapa antrian berhenti, sementara seorang wanita tua di belakang tampak tidak senang di belakang.

Kecaman dan Dukungan Atas Video TikTok Tersebut

Ilustrasi pesawat terbang. (dok. unsplash.com/Asnida Riani)
Ilustrasi pesawat terbang. (dok. unsplash.com/Asnida Riani)

Video tersebut dengan cepat mendapat dikecam oleh pengguna media sosial lainnya yang mengatakan Mark seharusnya tidak melakukan tarian itu ketika orang-orang mencoba untuk turun.

"Maaf, tapi ini konyol. Membuat orang berdiri dan menunggu video?" komen salah satu pengguna

Yang lain juga menyetujui pendapat pengguna tersebut dan berkata, "Jangan mengganggu orang-orang di sekitar Anda karena beberapa pandangan."

Bahkan ada beberapa yang mengatakan apa yang akan mereka lakukan jika mereka berada di pesawat tersebut.

Namun, tidak semua orang berpikir itu seburuk itu, "Saya suka bagaimana dia menahan seluruh antrean hanya untuk melakukan kekuatan yang mendominasi dimainkan dengan baik bro."

Berkat tarian viralnya, pengguna TikTok Lil Mark kini telah mengumpulkan 3,3 juta pengikut.

Reporter: Lianna Leticia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel