Mengharukan, Ini Pernyataan Lengkap Khabib Usai Kalahkan Gaethje

Zaky Al-Yamani
·Bacaan 2 menit

VIVAKhabib Nurmagomedov sukses mengalahkan Justin Gaethje dengan triangle choke dalam duel penyatuan gelar juara di Fight Island UFC 254, Sabtu 24 Oktober 2020 (Minggu dini hari WIB). Khabib pun mengumumkan keputusan mengejutkan usai duel.

Duel melawan Gaethje merupakan pertarungan pertama Khabib sejak kematian ayah sekaligus pelatihnya, Abdulmanap, pada bulan Juli 2020. Setelah kemenangannya ini, Khabib langsung menangis dan mengumumkan pensiun dari kompetisi MMA.

Baca: Khabib Menang dan Pensiun, #Alhamdulillah Trending di Twitter

Apa alasan Khabib pada akhirnya pensiun? Apa pesannya untuk sang lawan yang berhasil dia kalahkan? Seperti dilansir dari MMA Junkie, berikut ini pernyataan lengkap Khabib dalam wawancara kemenangan pertarungan tadi malam:

“Alhamdulillah. Pertama-tama, saya ingin mengucapkan Alhamdulillah. Tuhan sudah memberiku segalanya. Terima kasih kepada orang-orang yang sudah membersamai saya dan ayah saya selama lebih dari 20 tahun," kata Khabib.

"Kepada tim saya, AKA, pelatih Jav. Saya sangat mencintai kalian. Terima kasih. Hari ini, saya ingin mengatakan bahwa ini adalah pertarungan terakhir saya. saya tidak akan pernah ada di sini tanpa ayah saya," lanjutnya.

Justin Gaethje dapat perawatan saat Khabib Nurmagomedov menangis
Justin Gaethje dapat perawatan saat Khabib Nurmagomedov menangis

"Setelah apa yang terjadi dengan ayah saya (meninggal pada Juli 2020 lalu), ketika UFC memanggil saya, saya berbicara dengan ibu saya selama tiga hari. Beliau tidak mengizinkan saya untuk pergi dan bertarung tanpa ayah."

"Tapi saya berjanji kepada ibu bahwa ini adalah pertarungan terakhir saya. Dan jika saya sudah berjanji, saya harus menepatinya. Ini adalah pertarungan terakhirku."

Baca: Keputusan Pensiun Khabib Sudah Final, Bos UFC Hanya Bisa Pasrah

"Saya tahu hanya ada satu yang saya inginkan dari UFC Selasa nanti: kalian akan menempatkan saya pada posisi nomor satu petarung pound-for-pound di dunia, sebab saya pantas mendapatkannya," jelasnya.

"Menjadi juara kelas ringan UFC tak terkalahkan, 13-0. 13 di UFC dan 29 sepanjang karier profesional. Saya kira saya pantas mendapatkannya. Satu hal lagi, saya ingin berterima kasih kepada Lorenzo Fertitta, kepada Dana (White), Hunter (Campbell). Kepada kalian semua. Terima kasih banyak."

Abdulmanap dan Khabib
Abdulmanap dan Khabib

"Dan tentu saja, saya tidak akan melupakan Joe Silva yang telah membawa saya ke sini, di UFC. Joe Silva, terima kasih. Kepada semua tim UFC, kepada semuanya di seluruh dunia. Di tengah situasi pandemi seperti ini, mereka sudah berhasil menyajikan show terbaik."

"Terima kasih banyak, Justin (Gaethje). Justin, 2016, saya ingat ketika saya berusaha menurunkan berat badan, kamu banyak sekali membantu saya. Terima kasih, saudaraku. Saya tahu, kamu hebat. Saya tahu bagaimana kamu memperlakukan orang-orang terdekatmu. Saya tahu banyak hal tentangmu."

Baca: Bikin Merinding, Pesan Khabib untuk Gaethje tentang Kematian

"Teruslah dekat dengan orang tuamu. Sebab suatu hari, momen itu akan datang (ditinggal wafat orang tua). Sebab, kamu tidak akan pernah tahu apa yang terjadi hari esok, kamu tidak akan pernah tahu," lanjut Khabib.

"Terima kasih, kawan-kawan. Terima kasih, pelatih. Saya sangat mencintaimu. Rekan setimku, Ali Abdelaziz, Rizan Magamedov. Alhamdulillah. Hari ini adalah laga terakhir saya di UFC. Ini adalah impian ayah saya," kata Khabib.