Mengharukan, Percakapan Komika Imam Darto dan Anaknya yang Terpapar Covid-19

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Presenter Imam Darto tengah menjalani isolasi mandiri setelah dinyatakan positif Covid-19. Tak sendiri, ia terpapar virus bersama anaknya, Zafa Alano Hendarto.

Setelah 10 hari isolasi mandiri, pemilik nama lengkap Imam Hendarto Sukarno mengunggah rekaman percakapannya dengan sang anak. Zafa mempertanyakan mengapa Tuhan membuat Covid-19 dan menimpakan kepadanya.

"Kan kita enggak boleh nyakitin orang, tapi Allah kok nyakitin kita? Corona kan ciptaan Allah," kata Zafa soal Covid-19 dalam video yang diunggah di akun Instagram, Jumat (12/2/2021).

Ujian

HBO gelar buka puasa bareng Yatim Piatu (Adrian Putra/bintang.com)
HBO gelar buka puasa bareng Yatim Piatu (Adrian Putra/bintang.com)

Dengan bijak Imam Darto menjawab pertanyaan anaknya. Penyakit itu ada sebagai ujian buat manusia dalam menjalani hidup.

"Corona ciptaan Allah, tapi tujuannya bukan untuk nyakitin. Sebagai ujian. Kamu tahu ujian?" tanya lelaki yang akrab disapa Darto ini. "Kayak challenge?" jawab Zafa, polos.

Sabar

Imam Darto di acara HBO gelar buka puasa bareng Yatim Piatu (Adrian Putra/bintang.com)
Imam Darto di acara HBO gelar buka puasa bareng Yatim Piatu (Adrian Putra/bintang.com)

Dengan adanya virus ini, kata Imam Darto, manusia diuji kesabaran dan kekuatannya. Dengan demikian, mereka makin tangguh menjalani hidup.

"Kamu dengan Corona ini kuat atau enggak? Sabar atau enggak. Apakah dengan Corona ini kamu malah jadi orang yang suka marah-marah, salahin orang, Allah, atau kamu jadi orang yang sabar?" tanya Darto.

"Harus sabar," Zafa merespons.

Ubah Persepsi

HBO gelar buka puasa bareng Yatim Piatu (Adrian Putra/bintang.com)
HBO gelar buka puasa bareng Yatim Piatu (Adrian Putra/bintang.com)

Imam Darto berusaha mengubah persepsi anaknya tentang Covid-19. Dengan terpapar Covid-19, bukan berarti Sang Khalik jahat terhadap manusia.

"Kita kena Corona bukan mau disakiti, tapi justru dikasih nikmat, berkat dari Allah. Alhamdulillah," Imam menyambung.