Menghirup Udara Pagi Sambil Berayun di Atas Awan Kulon Progo

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Yogyakarta - Bagaimana rasanya berayun di atas awan sembari menikmati pemandangan keindahan Bukit Menoreh Kulon Progo? Jawabannya ada di Ayunan Langit Watu Jaran Kulon Progo.

Tempat wisata ini berlokasi di Purwosari, Samigaluh, Kulon Progo dan berada di pinggir tebing dengan ketinggian 800 meter yang dihubungkan dengan tiang sepanjang 10 meter. Dengan keunikan ini, maka Ayunan Langit Watu Jaran akan membawa pengunjung untuk menikmati perbukitan Menoreh dengan cara yang berbeda.

Meskipun terlihat menakutkan, tetapi keamanan di tempat wisata ini tidak perlu diragukan. Ayunan yang ada terbuat dari kerangka baja yang tentunya memiliki kekuatan tersendiri.

Pengunjung juga diwajibkan memakai pengaman ketika naik ayunan. Selain itu, pengunjung yang ingin mencoba ayunan ini harus sesuai dengan standar keamanan yang ada seperti berat badan, tidak memiliki penyakit bawaan seperti asma atau jantung, dan yang paling penting tidak fobia terhadap ketinggian. Ditambah lagi, adanya Tim SAR Yogyakarta, membuat keamanan wisata Ayunan Langit Watu Jaran semakin oke.

Bagi pengunjung yang tidak memenuhi standar keamanan dan tidak diizinkan naik ayunan tidak perlu kecewa. Pengunjung tetap dapat menikmati keindahan alam dan perkampungan di perbukitan Menoreh karena sama-sama berada di pemberangkatan ayunan.

Pegunjung dapat mencoba sensasi berayun sembari melihat pemandangan Bukit Menoreh dari hari Senin hingga Minggu mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.

Pengunjung hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp20.000 untuk menaiki ayunan dengan durasi 5 hingga 10 menit. Untuk tiket masuk ke area Ayunan Langit Watu Jaran Kulon Progo ini, pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp10.000, dengan biaya parkir sebesar Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil.

Penulis: Yohana Nabilla

Saksikan video pilihan berikut ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel