Mengidap Bipolar, Marshanda Menjalani Terapi Ketamin di Amerika

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Lantaran mengidap bipolar, baru-baru ini Marshanda melakukan sejumlah terapi di Amerika Serikat. Tak hanya terapi suara dan sinar, perempuan berwajah cantik ini menjalani terapi ketamin melalui suntikan.

Di Indonesia, ketamin belum legal sedangkan pemerintah Amerika Serikat sudaha melegalkannya. “Jadi aku datang ke sana, treatment Ketamin dua kali seminggu selama dua minggu,” ujar Marshanda pada sebuah video di channel YouTube Maia Al El Dul beberapa waktu lalu.

Marshanda menyebut jika terapi ketamin sangat penting untuk kesehatan mental, terutama bagi pengidap bipolar. Ia juga membeberkan detail empat sesi terapi ketamin yang dijalaninnya. “Aku masih sadar ya, jadi disuntikin gitu pakai liquid bentuk Ketamin-nya semalam 50 menit terus aku kayak banyak mendapat vision begitu lo tapi aku sadar,” ungkap Marshanda.

TERKAIT: Marshanda Ungkap Alasaannya Jalani Terapi Ketamin ke Amerika

TERKAIT: Potret Seru Marshanda Jalani Healing Trip di Amerika

TERKAIT: Potret Terbaru Marshanda Selama di Amerika

Banyak Pertanyaan

Marshanda menjalani terapi kesehatan mental di AS. (Foto: Instagram @marshanda99)
Marshanda menjalani terapi kesehatan mental di AS. (Foto: Instagram @marshanda99)

Selama ini, banyak pertanyaan yang ada di benak Marshanda dari masalah keluarga hingga kepribadiannya. Sebagian pertanyaan itu akhirnya terjawab ketika menjalani terapi ketamin.

“Banyak banget pertanyaan aku yang deep down seumur hidup tuh menggantung buat aku dan bikin aku… Pokoknya pertanyaan-pertanyaan itu terjawab,” jelasnya.

“Terjawabnya tuh terasa kayak ini pesan yang kudapat selama sesi healing Ketamin tuh terasa kayak kebenaran. Terasa banget,” lanjutnya.

Tujuan Terapi

Marshanda menjalani terapi kesehatan mental di AS. (Foto: Instagram @marshanda99)
Marshanda menjalani terapi kesehatan mental di AS. (Foto: Instagram @marshanda99)

Sebelum terapi ketamin dimulai, pasien diminta untuk menentukan tujuan dari terapi. Marshanda ingat, sebelum terapi kedua, ia menetapkan tujuan ingin merasa aman di dunia.

“Dunia itu tempat yang aman tapi aku pengin jadi orang yang merasa begitu. (Untuk sesi terakhir) aku pengin menjadi limitless free,” tuturnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel