Mengikhlaskan Kepergian Kadang Tak Bisa Menghapus Kerinduan

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Seorang ibu menjadi sosok yang paling istimewa di hati kita. Saat menceritakan sosoknya atau pengalaman yang kita miliki bersamanya, selalu ada hal-hal yang tak akan bisa terlupakan di benak kita. Cerita tentang cinta, rindu, pelajaran hidup, kebahagiaan, hingga kesedihan pernah kita alami bersama ibu. Seperti kisah Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam Lomba Share Your Stories November 2020: Surat untuk Ibu berikut ini.

***

Oleh: Samrotin

Untuk Ibu tercinta,

Assalamualaikum Ibu...

Sudah empat tahun Ibu meninggalkan aku, masih kurasa duka ini. Setiap kali mengingatmu, air mata ini masih saja mengalir dengan derasnya dipipiku.

Ibu...

Ketika hujan turun, masih selalu aku ingat Ibu selalu memelukku mengusir rasa dingin dan menenangkanku dari rasa takut ketika petir menggelegar. Aku rindu.

Aku Merindukanmu, Ibu

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/GBALLGIGGS
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/GBALLGIGGS

Ibu...

Kau guru terbaik yang mengajarkan aku banyak hal. Kuingat ketika aku belajar mengaji, salat, puasa bahkan semua ketrampilan membaca dan menulis dan masih banyak lagi. Aku yang kini bisa semua itu, karena dirimu Ibu. Aku selalu bangga memilikimu Ibu.

Ibu...

Kesabaranmu sungguh tak tertandingi. Ketika aku menyakitimu waktu itu masih saja kau tersenyum. Ketika aku nakal waktu itu kaupun masih bisa tersenyum. Kau masih tetap menyayangiku. Walau kutahu banyak masalah yang kau hadapi, kau selalu bisa menyembunyikannya dibalik senyuman yang tulus. Aku menyayangimu Ibu..

Ibu...

Aku rindu pelukanmu, aku rindu senyumanmu, aku rindu belaian kasih sayangmu.

Semoga Ibu tenang di sisi-Nya.

Aku sayang Ibu.

Wassalamu'alaikum.

#ChangeMaker