Menginap di Ponpes Tebuireng Jombang, Nadiem Makarim Tidur di Kamar Hasyim Asyʼari

·Bacaan 1 menit
Mendikbud Nadiem Makarim (kiri) saat rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (16/11/2020). Rapat membahas evaluasi program belajar dari rumah terkait subsidi kuota internet serta isu-isu kesiapan rekrutmen guru honorer tahun 2021. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menginap di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur. Pengalaman itu ia sampaikan lewat sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya, Jumat (22/10/2021).

Di sana Nadiem Makarim pun mendapatkan kesempatan tidur di kamar milik mendiang pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Hasyim Asyʼari.

"Satu kehormatan yang luar biasa untuk bisa tinggal di kamarnya Mbah Hasyim Asyʼari pendiri NU. Luar biasa pengalaman yang sekali lagi tidak akan bisa saya lupakan," ujar Nadiem.

Menurut Nadiem kesempatan itu didapat berkat Gus Kikin atau KH Abdul Hakim selaku Kepala Pengurus Ponpes Tebuireng, Jombang.

"Malam terakhir kunker (kunjungan kerja) saya ke Jawa Timur, saya lagi di Jombang sekarang saya lagi menginap di Pondok Pesantren Tebuireng. Saya terima kasih pada Gus Kikin, kepala pengurus pondok pesantren yang telah membolehkan saya," ujar Nadiem Makarim.

Menginap di Rumah Guru

Sebelumnya, Nadiem Makarim juga pernah menginap di rumah salah seorang calon guru penggerak bernama Nuri di Yogyakarta.

Pengalaman itu dibagikan melalui akun Instagram pribadinya, Selasa (14/9/2021).

Di sana, Nadiem Makarim mengaku banyak mendengarkan kisah Bu Nuri yang telah mencurahkan hidupnya untuk dunia pendidikan di Indonesia.

"Pengalaman yang luar biasa bisa menginap di rumah keluarga Bu Nuri, salah satu calon Guru Penggerak di Yogyakarta. Saya bisa mendengarkan langsung bagaimana cerita Bu Nuri mendedikasikan hidupnya menjadi guru dan semangatnya untuk membuat perubahan di dunia pendidikan," kata dia seperti dikutip.

Nadiem Makarim pun terlihat di sebuah kamar dengan latar belakang lemari kayu.

"Bu Nuri itu Guru Penggerak yang baik hati sekali yang membolehkan saya nginep satu malam di rumahnya," ungkap dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel