Mengintip Desain Piring Hingga Cangkir Aestetik yang Dibuat oleh Dian Sastrowardoyo

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Siapa sangka jika artis kenamaan Dian Sastrowardoyo punya hobi mengoleksi piring-piring cantik yang tidak hanya digunakan untuk makan melainkan untuk dipajang sebagai dekorasi rumahnya.

Dari hobi Dian Sastrowardoyo tersebut pun, ia berkesempatan mendesain koleksi keramik tableware berupa dinner set dan tea set bersama Zen Tableware yang diberi nama "Harmony in Diversity”. Kolaborasi ini pun menghasilkan piring hingga gelas yang aestetik terinspirasi dari gaya Asia dan Timur Tengah dengan paduan motif dan ornamen khas Nusantara.

TERKAIT: 10 Inspirasi Kebaya Para Artis di FFI dari Prilly Latuconsina hingga Dian Sastro

TERKAIT: [Magnificent Celebrity] Dian Sastrowardoyo: Seimbang di Banyak Bidang

TERKAIT: Potret Dian Sastrowardoyo Jadi Psikopat untuk Rayakan Halloween dengan Kostum Harley Quinn

Khusus dalam varian terbaru di koleksi “Harmony in Diversity”, ZEN Tableware x Dian Sastrowardoyo menghadirkan varian warna Passionate Pink untuk melengkapi Green Harmony dan Royal Blue yang telah terlebih dahulu diluncurkan pada April 2021 lalu. Varian Passionate Pink ini dipilih untuk menunjukkan sisi feminim yang penuh cinta, romantisme, dan kehangatan.

"Untuk tetap Indonesia, ada unsur-unsur ornamen nusantara seperti bunga melati, bunga sepatu, bunga kamboja, hingga burung kaka tua. Bahkan saking sukanya sama desainnya, saya minta ijin untuk menggunakan desain ini di sepeda," ujar Dian dalam peluncuran ZEN Tableware x Dian Sastrowardoyo.

Bunga yang digunakan pun memiliki arti seperti, bunga melati yang menunjukkan kesucian, bunga kamboja yang melambangkan kebaikan, dan bunga sepatu merah yang menandakan cinta serta gairah.

"Kami melihat Dian ini sangat kreatif terlihat dari dia membuat desian-desainnya di keramik kami," ujar Tjandra Suwarto, CEO PT INDO PORCELAIN.

Lina Darmali selaku GM Sales & Marketing ZEN Tableware mengatakan Dian sangat memiliki pengetahuan luasnya tentang seni dan budaya, beliau datang dengan konsep yang sangat menarik. Terlebih lagi ia juga penggemar keramik.

"Pengetahuan Dian sangat luas terlihat dari kolaborasi Harmony in Diversity yang memadukan gaya Maroko dan Chinoserie dengan motif dan ornamen asli Indonesia, sehingga hasilnya adalah desain cantik dan elegan dengan detil-detil elemen Nusantara yang terlihat," ungkap Lina.

Koleksi ZEN Tableware x Dian Sastrowardoyo terbaru ini juga hadir dengan koleksi lengkap dinner set dan tea set yang terdiri dari piring makan, piring salad, piring oval, mug, teapot, serta cangkir dan piring tatakan.

Memajukan pendidikan Indonesia

Dian Sastrowardoyo Mendesain Piring Hingga Cangkir Keramik yang Cantik nan Aestetik/dok. ZEN Tableware
Dian Sastrowardoyo Mendesain Piring Hingga Cangkir Keramik yang Cantik nan Aestetik/dok. ZEN Tableware

Kolaborasi ini juga tidak melulu ditujukan untuk kepentingan bisnis, Dian sendiri sepakat untuk menyumbang kan sebagian keuntungan akan untuk memajukan pendidikan di Indonesia melalui Yayasan Dian Sastrowardoyo.

"Salah satu hobi saya adalah mendekorasi rumah dan melalui kerja sama ini, saya dapat menuangkan ide-ide saya lebih lagi serta memasukkan unsur-unsur Indonesia ke dalam desain ini. Alasan lain menerima ajakan kerja sama ini adalah karena kolaborasi ini mempunyai nilai lebih dan dapat membuat kontribusi nyata di bidang pendidikan.” papar Dian.

Industri keramik di Indonesia

Dian Sastrowardoyo Mendesain Piring Hingga Cangkir Keramik yang Cantik nan Aestetik/dok. ZEN Tableware
Dian Sastrowardoyo Mendesain Piring Hingga Cangkir Keramik yang Cantik nan Aestetik/dok. ZEN Tableware

Dikutip dari Kementerian Perindustrian, industri keramik Indonesia sebenarnya memiliki potensial untuk menduduki peringkat 4 dunia. Untuk mencapai hal tersebut, ada empat poin strategis yang perlu dilakukan yakni ketersediaan bahan baku dengan harga kompetitif, inovasi, sumber daya manusia, serta pengembangan industri keramik dalam negeri.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor produk keramik sepanjang tahun 2018 mengalami pertumbuhan yang sangat tipis sebesar 1,24% secara tahunan dari US$339,50 juta menjadi US$343,72 juta.

Asosiasi Industri Keramik Indonesia (ASAKI) juga menyatakan bisnis industri keramik terkena dampak melambatnya pertumbuhan ekonomi di masa pandemi. Utilisasi industri keramik sempat menurun menjadi 30% pada kuartal II 2020.

Terbukti sebagai produsen whitest dan durable porcelain sejak 1979, ZEN Tableware hingga saat ini pun terus memenuhi standard, seperti halal dan SNI untuk terus memenuhi kepuasan pelanggan.

#elevate women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel