Mengintip gerbang metaverse lewat Metaverse Cafe

Metaverse dalam beberapa waktu terakhir mungkin semakin akrab dan berdengung di telinga masyarakat tidak hanya di Tanah Air tapi juga secara global.

Baca juga: Strategi Meta siapkan talenta digital metaverse

Dalam tren itu, Indonesia pun nampaknya berlomba-lomba ikut terjun menjajal ruang yang ingin menyatukan realitas dan ruang virtual.

Meta sebagai salah satu perusahaan yang mempopulerkan konsep metaverse menyebut kerap kali masyarakat awam menganggap metaverse sebagai Virtual Reality (VR) namun sebenarnya metaverse lebih dari teknologi itu.

Sangat wajar apabila metaverse belum dipahami benar oleh masyarakat mengingat sebenarnya keberadaannya masih dalam pengembangan.

Untuk karena itu agar bisa mengenalkan dengan benar konsep metaverse versi Meta, Meta menghadirkan Metaverse Cafe selama tiga hari di kafe Titik Temu M Bloc, Jakarta Selatan.

"Jadi memang tujuan Meta membawa Metaverse Cafe ini untuk memberikan pengalaman dari gerbang menuju metaverse. Kami mengajak masyarakat untuk mengintip-intip seperti apa itu teknologi yang di pakai nantinya di metaverse," kata Country Director untuk Meta di Indonesia Pieter Lydian dalam , Jumat.

Baca juga: Tinder batal hadirkan kencan di metaverse

Meta Indonesia menghadirkan pameran Metaverse Cafe di Titik Temu M Bloc. (ANTARA/Livia Kristianti)
Meta Indonesia menghadirkan pameran Metaverse Cafe di Titik Temu M Bloc. (ANTARA/Livia Kristianti)


Untuk mencicipi pengalaman gerbang "menuju metaverse", pengunjung cukup membawa ponsel pintar yang bisa melakukan "Scan Barcode".

Dengan modal ponsel pintar anda, di Metaverse Cafe anda bisa menjajal 20 AR yang terhubung di Instagram.

Baca juga: Honda tampilkan showroom virtual di ajang Metanesia

Adapun AR yang ditampilkan merupakan besutan para kreator Spark AR yang dibina Meta bersama Hacktiv8 dalam program "Metavolution with Spark AR".

Pengalaman AR tersebut dibarengi dengan kisah-kisah menarik dan unik dari para kreator konten Instagram di beragam bidang seperti bidang travel, olahraga, komunitas, food creator, beauty creator, musik, gaming, hingga komedian.

Pengalaman tersebut tersedia di dua lantai dan anda bisa mencoba "filter-filter" tersebut untuk menjajal AR sebagai gerbang menuju realitas campuran.

Perjalanan bisa dimulai dengan menjajal kisah unik dari kreator konten @amrazing, selain melihat karya Alexander Thian dan kisahnya soal melancong pengunjung bisa mencoba AR filter terkait traveling di Indonesia.

Selanjutnya anda bisa beranjak melihat pengalaman dari sisi komunitas dan olahraga yakni dari PSSI dan komunitas peri kertas yang tak kalah menunjukkan kisah unik dan juga pengalaman AR berupa permainan yang bisa dimainkan.

Baca juga: Telkom bikin mall dan showroom mobil di dunia Metaverse

Para pengunjung di Metaverse Cafe melakukan pindaian barcode untuk menjajal Augmented Reality komunitas Peri Kertas. (ANTARA/Livia Kristianti)
Para pengunjung di Metaverse Cafe melakukan pindaian barcode untuk menjajal Augmented Reality komunitas Peri Kertas. (ANTARA/Livia Kristianti)


Pengalaman yang cukup menyenangkan ketika memainkan AR gim tersebut karena terbilang cukup interakif.

Menuju lantai atas, anda akan menemui sepatu-sepatu hak tinggi milik Anastasia Siantar yang merupakan kreator fesyen.

Baca juga: Model Bella Hadid gabung metaverse, rilis koleksi NFT

Di situ anda juga bisa menjajal AR yang bisa mengeluarkan efek gambar bergerak yang gemas untuk diunggah sebagai konten Reels di Instagram anda.

Begitu sampai di lantai dua, anda akan disambut dengan pengalaman AR dari kreator konten makanan Magdalena Fridawati pemilik akun @magdalenaf yang terkenal dengan tagarnya Barbarkuy.

Selain kisah dari kreator konten makanan, anda juga akan disambut dengan kisah-kisah unik dari bidang musik bersama The Voice Indonesia, lalu gamers Luthfi Halimawan, Beauty creator Clarissa Putri, hingga Indra Himawan.

Baca juga: Telkom kembangkan metaverse khazanah lokal "metaNesia"

Pengunjung menjajal Augmented Reality (AR) untuk bidang gaming di Metaverse Cafe. (ANTARA/Livia Kristianti)
Pengunjung menjajal Augmented Reality (AR) untuk bidang gaming di Metaverse Cafe. (ANTARA/Livia Kristianti)


Seluruhnya menampilkan AR-AR yang menarik mulai dari AR gim bahkan menjajal merasakan menjadi "juri" dari ajang pencarian bakat "The Voice".

Secara jujur sebenarnya pengalaman menjajal AR ini menyenangkan, namun disayangkan ada beberapa AR yang tidak bisa digunakan untuk membuat konten dari ponsel Android.

Beberapa AR bahkan hanya kompatibel dengan ponsel iPhone generasi terbaru yakni iPhone 13.

Meski demikian, jika anda menyukai hal-hal yang berbau futuristik, maka anda mungkin perlu menjajal Metaverse Cafe.

Tidak ada salahnya mencoba menggunakan dan mengunggah AR-AR yang ditampilkan di Metaverse Cafe karena pengunjung yang mengunggah tiga konten Reels di Instagramnya berhak mendapatkan voucher minuman dan camilan serta stiker lucu dari Meta.

Baca juga: Webtoon "Tales of the Unusual" hadir di metaverse Zepeto

Baca juga: Meta rilis laporan tahunan HAM pertama

Baca juga: Good Games Guild ingin dorong ekonomi virtual di Indonesia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel