Mengintip Kekuatan Lini Belakang RANS Cilegon FC di BRI Liga 1: Bakal Susah Ditembus Lawan

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - RANS Cilegon FC menunjukkan keseriusan untuk menghadapi persaingan di BRI Liga 1 2022/2023. Sebanyak 19 pemain di musim lalu berhasil dipertahankan, delapan di antaranya adalah pemain belakang.

Mereka adalah Hamdan Zamzani, Alfin Tuasalamony, Kurniawan Karman, Fadila Akbar, Basroh Alamsyah, Saddam Hi Tenang, dan Anan Lestaluhu.

Selain tim yang berjuluk sebagai Prestige Phoenix tersebut sudah mengikat Arif Satria dari Persebaya Surabaya dan Meru Kimura dari Bali United sebagai pemain belakang RANS Cilegon FC.

Melihat komposisi pemain belakang yang ada saat ini, pertanyaannya adalah bisakah membendung serangan lawan? Mungkin di Liga 2 2021, lini belakang RANS Cilegon FC sudah terbukti mampu hingga membawa mereka menjadi runner up.

Tapi di BRI Liga 1 musim depan, jelas persaingan akan semakin ketat. Apalagi mereka adalah klub promosi musim depan. Musim lalu, masih ada sosok leader sekelas Hamka Hamzah. Namun pemain yang juga Manajer RANS Cilegon FC musim lalu tersebut sudah tidak bersama dengan klub milik Raffi Ahmad ini.

Kedalaman Skuad

<p>Pemain RANS Cilegon FC, Alfin Tuasalamony saat mencetak gol ke gawang Persis Solo di final Liga 2 2021.</p>

Pemain RANS Cilegon FC, Alfin Tuasalamony saat mencetak gol ke gawang Persis Solo di final Liga 2 2021.

Di jantung pertahanan alias bek tengah, skuad asuhan Rahmad Darmawan baru memiliki tiga pemain. Mereka adalah Arif Satria, Meru Kimura dan Hamdan Zamzani.

Dari informasi yang dihimpun, aka nada dua pemain baru yang didatangkan. Mereka berposisi sebagai bek tengah. Satu bek tengah adalah pemain asing.

Kenyang pengalaman di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Arif Satria yang merupakan mantan kapten Bajul Ijo bisa menjadi sosok ideal sebagai leader di lini belakang. Musim lalu, Arif Satria bermain dalam 27 pertandingan bersama Persebaya Surabaya.

Pemain berusia 26 tahun ini bisa menjadi pengayom yang baik untuk Meru Kimura yang masih hijau di persepakbolaan Indonesia. Pemain berdarah Jepang-Bali tersebut baru pertama kalinya bergabung di tim senior klub penghuni kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

“Akhirnya saya bisa bergabung dengan klub Liga 1. Pastinya persaingan ada. Tapi saya menganggap bahwa Rans Cilegon adalah tim baru, termasuk saya juga baru di Liga 1 kan. Jadinya ada kesamaan dan pemikiran bahwa kami ingin berkembang lebih baik lagi,” ujar Meru Kimura, Sabtu (23/4/2022).

Kiper Tangguh

<p>Penjaga gawang baru RANS Cilegon FC, Wawan Hendrawan.</p>

Penjaga gawang baru RANS Cilegon FC, Wawan Hendrawan.

Sekarang tinggal menunggu gebrakan apa yang dilakukan Rahmad Darmawan untuk mendatangkan bek tengah asing yang berkualitas. Hampir semua klub di BRI Liga 1, bukan hanya sejak musim lalu tetapi dari musim-musim sebelumnya juga memakai jasa satu pemain asing di sektor belakang.

Jika lini belakang padu, maka ancaman ke gawang Rans Cilegon FC sedikit berkurang. Berbicara mengenai penjaga gawang, ada sosok penjaga gawang senior Wawan Hendrawan dan Hilman Syah yang didatangkan.

Jelas hal tersebut bisa membuat rasa aman untuk gawang mereka. Di Bali United misalnya, Wawan Hendrawan mampu tampil konsisten sejak didatangkan pada Liga 1 2017. Gelar penjaga gawang terbaik pun diraihnya saat Liga 1 2019 dan berhasil membawa Bali United juara dua kali beruntun.

Yuk Tengok Persaingan di Musim Lalu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel