Mengintip Keseruan Personel Polisi Tes Swab Antigen di Laga Liga 2

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Solo - Perhelatan kompetisi Liga 2 2021/2022 di Stadion Manahan Solo dibuka langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainuddin Amali. Ada yang menarik, jelang laga pembukaan Liga 2 2021/2022 tersebut. Ratusan personel kepolisian dari Polresta Surakarta dan Satbrimobda Polda Jateng menjalani tes swab antigen.

Tak sedikit dari para personel yang kesakitan saat hidung mereka mulai dimasukkan alat tes swab antigen oleh tenaga kesehatan. Ada saja ulah mereka untuk menutupi ketakutan dan kengerian saat hidung mereka disosor alat tersebut, hal itu tentu membuat yang hadir di sana merasa terhibur dengan kekonyolan para petugas yang terkenal sangat tegas tersebut.

Sekitar 350 personel yang hadir di Stadion Manahan tersebut dengan tertib menjalani tes swab antigen secara bertahap, hal itu tentunya untuk mengikuti protokol kesehatan (prokes).

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan setiap laga Grup C Kompetisi Liga 2 2021/2022 akan diterjunkan sekitar 350 personel pengamanan.

"Kami siapkan 150 personel yang tergabung dalam tim pengurai kengamanan (TPK) selama penyelenggaraan Liga 2 ini mulai dari Tanggal 26 September hingga selesai nanti," katanya di Solo, Selasa (28/9/2021).

Pengamanan Diperketat Saat Persis Solo Kontra PSIM

Pemandangan umum tribun penonton Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (25/3/2021) saat penyelenggaraan Turnamen Piala Menpora 2021. (Bola.com/Arief Bagus)
Pemandangan umum tribun penonton Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (25/3/2021) saat penyelenggaraan Turnamen Piala Menpora 2021. (Bola.com/Arief Bagus)

Kapolresta melanjutkan, jumlah personel itu bisa bertambah saat derbi Mataram atau laga Persis Solo melawan PSIM berlangsung. "Personel akan kita tambah saat laga Persis Solo melawan PSIM," ujar dia.

Ia berharap, masyarakat khususnya suporter Laskar Samber Nyawa tidak nekat menerobos nonton ke stadion, nonton bareng atau berkonvoi di jalan raya, hal itu dimaksudkan agar pelaksanaan liga 2 berjalan lancar sesuai aturan tanpa penonton.

"Kita akan antisipasi kegiatan nonton bareng karena berpotensi menimbulkan kerumunan. Kita juga sudah menyiapkan antisipasi pergerakan suporter," imbuhnya.

Ia memastikan semua personelnya harus tetap mematuhi protokol kesehatan selama menjalankan tugas pengamanan Liga 2. Kapolresta menyebut semua personelnya wajib melakukan tes swab PCR dan antigen sebelum melaksanakan kegiatan.

"Kami tegaskan kembali agar semua pihak dapat mematuhi protokol 6M dan yang paling penting untuk masyarakat atau suporter untuk menonton di rumah saja," ucapnya.

Simak video pilihan berikut ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel