Mengintip pembangunan stadion San Siro ala Bekasi

MERDEKA.COM. San Siro, kandang AC Milan ada di Bekasi. Klub elit Italia itu pindah ke Bekasi? Tentu saja tidak. Di Bekasi ini bukan San Siro yang ada di Italia, melainkan stadion bertaraf Internasional dengan design nya mirip markas i Rossoneri tersebut. Ya, stadion Internasional Bekasi.

"Pengerjaan proyek stadion baru rampung sekitar 59 persen," kata Humas PT Prambanan Dwipaka, Erwin Syafari selaku pengembang di Bekasi, Sabtu (06/07).

Mobil Trailer terlihat keluar masuk ke proyek pembangunan Stadion Internasional Bekasi di Jalan Ahmad Yani Bekasi itu. Mobil-mobil tersebut tampak mengangkut sejumlah beton besar. Di dalam proyek terdapat beberapa alat berat yang sedang digunakan untuk beraktivitas. Juga termasuk sebanyak 500 pekerjanya yang juga sibuk dengan bidang masing-masing.

Sekarang merupakan pembangunan tahap ke dua B. Targetnya selesai akhir tahun ini. Sehingga, stadion berkapasitas 30 ribu sudah bisa digunakan untuk menggelar pertandingan pada 2014.

Proses pengerjaan terus dikebut, pemasangan precast beton (tempat duduk) sebanyak 3.055 beton hampir selesai baik di bagian tribun barat dan timur. Sementara, pemasangan rangka atap di dua tribun tersebut terus dikerjakan.

Selain pengerjaan tribun, sejumlah pekerja tengah sibuk membangun sejumlah ruangan di bagian tribun barat, di antaranya ruang ganti pemain, wasit, kantor, dan lainnya. Ruangan-ruangan itu seluruhnya sudah terbentuk, tinggal proses penyelesaian.

Atap tribun menggunakan model space frame dan penutup atap memakai metal zincalume. Atap itu didatangkan dari Australia. Kualitasnya sudah diuji, sehingga mampu menahan angin kencang, dan hujan deras.

Selain atap, kontruksi lapangan sendiri didesaign selayaknya stadion di luar negeri. Model lapangan terbaru lebih tinggi 1,5 meter dibanding sebelumnya. Itu menyesuaikan dengan tingkat kerawanan banjir di wilayah sekitar, sehingga apabila terjadi hujan deras, air di dalam lapangan cepat mengering.

Erwin menjelaskan, kontruksi lapangan yakni paling atas terdapat rumput, kemudian di bawahnya pasir. Setelah itu di bawah pasir terdapat koral (batu kecil) kemudian dilapisi geo steril, sebelum lapisan paling bawah terdapat drainase.

"Akhir tahun ini stadion jadi, tapi tanpa tribun timur dan utara. Pengerjaannya di tahap ke tiga melalui tender terlebih dahulu, termasuk pemasangan kursi," katanya.

Tribun utara dan selatan hanya ditutup menggunakan tembok setinggi tujuh meter, itu untuk mengantisipasi penonton yang masuk tanpa tiket.

Stadion juga dilengkapi dengan Ground Water Tank (GWT) atau bunker air. Itu dibangun di bawah tribun timur pojok bagian selatan. Ukurannya 10X15 meter dengan kedalaman mencapai enam meter. GWT dibuat untuk menampung air hujan sisa pembuangan ke Kali melalui drainase sekitar stadion.

"Musim panas, rumput stadion nggak sampai kekeringan, karena ada stok air yang cukup," ujar Erwin Syafari.

WGT mempunyai pompa khusus untuk menyiram rumput stadion ketika musim panas tiba, WGT sendiri terhubung ke seluruh penjuru stadion, agar proses penyiraman rumput tak menuai kendala. Selain itu, papan skor menggunakan digital, sehingga tak lagi menggunakan orang untuk merubah skor maupun tim yang akan bertanding atau manual.

Stadion Internasional Bekasi dibangun di atas lahan 9,4 hektar, dari total lahan seluas 17,8 hektar di kawasan GOR Bekasi. Dengan nilai anggaran dari APBD Pemkot Bekasi dan Pemprov Jabar sebesar Rp 460 miliar.

Pembangunan tahap pertama dimulai pada tahun 2011 dengan pemasangan tiang pancang, anggarannya mencapai Rp 25.66 miliar. Masing-masing APBD Kota Bekasi sebesar Rp 2,043 miliar dan APBD Pemprov Jabar sebesar Rp 23,617 miliar.

Sementara itu, pembangunan tahap ke dua A, menghabiskan anggaran sebesar Rp 52,064 miliar, masing-masing APBD Kota Bekasi Rp 2,064 miliar dan APBD Pemprov Jabar Rp 50 miliar. Sedangkan, pembangunan tahap ke dua B dengan alokasi anggaran yang diajukan sebesar Rp 130,5 miliar, masing-masing dari Kota Bekasi sebesar Rp 120,5 miliar dan dari Jabar sebesar Rp 10 miliar.

Pembangunan tahap ke dua ini merampungkan kontruksi lapangan, parkir di luar stadion, tribun barat dan timur dilengkapi dengan sejumlah ruangan penting. Sementara itu, pembangunan tahap ke tiga dengan alokasi anggaran sebesar Rp 210 miliar belum ditenderkan. Rencananya pembangunan tahap ke tiga itu akan dikerjakan pada 2014.

Pembangunan tahap ke tiga meliputi pembangunan tribun utara dan selatan, pemasangan kursi seluruh tribun, penyelesaian parkir kendaraan termasuk parkir tingkat, pembangunan taman mengelilingi stadion, lampu untuk pertandingan malam hari, dan pembangunan untuk melengkapi seluruh stadion.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.