Mengintip Perpustakaan Daerah Majalengka yang Keren dan Instagramable

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Majalengka - Keberadaan perpustakaan perlu mendapat dukungan untuk pembangunan program literasi demi tercapainya kesejahteraan masyarakat. Hal ini disampaikan Direktur Agama, Pendidikan Tinggi dan Kebudayaan Bappenas Amich Alhumamih saat talkshow Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat (PILM), sekaligus peresmian gedung fasilitas layanan perpustakaan baru Kabupaten Majalengka, Selasa, (4/1/2022).

"Literasi memberi sumbangan yang sangat besar untuk kesejahteraan, sehingga harus didukung dengan penyediaan infrastruktur sosial dalam bentuk gedung perpustakaan,” ucap Amich.

Senada dengan Amich, Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando mengatakan, literasi adalah kunci untuk membangun bangsa yang perlu didukung dengan sarana yang memadai.

"Berapapun dana yang dikucurkan untuk membangun infrastruktur pasti akan habis, tapi hal tersebut tidak berlaku bagi ilmu pengetahuan. Negara akan maju dengan literasi. Maka dari itu, dibutuhkan kerja keras dan komitmen tinggi dari seluruh stakeholder untuk memotivasi masyarakat agar gemar membaca," ungkap Syarif Bando.

Pendirian fasilitas perpustakaan baru, pinta Bupati Majalengka Karna Sobahi dan Wakil Bupati Majalengka Tarsono D Mardiana, diharapkan tidak sekadar menjadi menara gading, namun mampu meningkatkan budaya literasi.

Keduanya mengakui sudah dua tahun terakhir ini Pemda Majalengka bekerja keras memetakan potensi alam dan SDM untuk mewujudkan visi daerah dalam mencapai masyarakat yang religius, adil, harmonis, dan sejahtera (Raharja).

"Literasi bukan sekedar calistung, tetapi kecakapan holistik, " ujar Wabup Tarsono.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Perpustakaan Keren

Sementara itu, pegiat literasi Yoyon Suryono mengatakan di era digital ini perpustakaan harus mencari cara untuk lebih banyak menggugah konten yang isinya pembelajaran.

"Tanpa perpustakaan kita tidak akan pernah maju," pungkas Yoyon.

Perpustakaan Daerah Majalengka sendiri memiliki dua lantai dengan fasilitas lengkap. Dengan desain ruangan yang instagramable, Pemkab Majalengka ingin menarik minat milenial agar lebih dekat dengan literasi. Hal itu terbukti dengan adanya fasilitas ayunan nyaman dan sofa empuk yang bikin pengunjung betah berlama-lama di tempat ini.

Perpusda Majalengka yang juga digunakan untuk kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Majalengka, juga dilengkapi 39.816 koleksi buku, yang didominasi buku umum. Tak hanya itu, perpustakaan yang berlokasi di pinggir Jalan Raya Cigasong-Jatiwangi, tepatnya samping kantor Satpol PP Majalengka ini juga dilengkapi banyak koleksi e-book.

Pembangunan gedung senilai Rp10 miliar yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) itu juga didukung Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Majalengka Nomor 6 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perpustakaan.

"Perda tersebut merupakan hak inisiatif DPRD yang sudah diundangkan pada 21 Oktober 2021 lalu," pungkas Edy Anas Djunaedi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel