Mengkritik pedas SBY, Tri Dianto terancam dipecat Demokrat

MERDEKA.COM. Ketua DPC Cilacap Partai Demokrat Tri Dianto siap menerima risiko dipecat dan diusir dari Rapimnas karena telah mengkritik keras Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Ia mengaku tidak gentar soal kabar pemecatannya tersebut.

"Ya kita tunggu aja apakah benar-benar partai ini hilang kesantunannya dan siapa saja yang mengkritik akan di pecat," kata Tri kepada merdeka.com, Jumat (15/2).

Dia mengakui, sudah mendengar suara-suara akan melengserkan dirinya, tapi dia enggan membeberkan secara jelas dari mana asal rencana tersebut. "Bahkan informasi aku mau di usir waktu rapimnas seperti Ruhut waktu silatnas," imbuhnya.

Kritikan muncul dari Tri ketika dia membela mati-matian Anas Urbaningrum untuk tetap menjadi Ketua Umum dan menjalankan tugas dan fungsinya seperti biasa. Tri juga menyebut bahwa SBY telah melanggar Pasal 13 dalam AD-ART Partai Demokrat. Mendengar rencana pelengseran, dia mengaku tidak mau berlindung dibalik nama besar Anas Urbaningrum.

"Ya aku enggak mau membebani Mas Anas, karena ini tanggung jawab saya. Berani melawan harus berani menerima risiko apapun," tegas dia.

Tri menambahkan, atas kritik keras terhadap SBY yang membela ketua umum, Anas pun tidak berkomentar apa-apa terkait hal ini. "Enggak ngomel, enggak komentar apa-apa," tutur dia.

Dia menegaskan, siap menerima risiko apapun bila pada saat rapimnas nanti dirinya lengser dari kursi DPRD Cilacap. "Saya wakafkan jabatan saya demi melawan pelanggar AD ART. Saya sudah siap apapun keputusan di rapimnas," tandasnya.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.