Mengolok-olok Permainan Buruk Spanyol di Piala Eropa 2020

·Bacaan 1 menit

VIVA – Mantan pemain Belanda, Rafael Van der Vaart mengkritik keras cara Spanyol bermain sejauh ini dalam dua laga pertama mereka di Piala Eropa 2020. Melawan Swedia dan Polandia, Spanyol hanya mampu bermain imbang.

Mantan gelandang Real Madrid itu menjelaskan bahwa para pemain La Roja tanpa tujuan mengedarkan bola di sepertiga tengah lapangan karena mereka tidak memiliki pemain untuk menawarkan letupan dan kreativitas di lini depan.

"Yang Spanyol lakukan hanyalah mengoper bola dari satu sisi ke sisi lain. Mereka bahkan tidak memiliki pemain yang tahu bagaimana memberikan umpan final," kata Van der Vaart kepada NOS, seperti dilansir Marca.

"Permainan Spanyol sangat mengerikan (buruk). Saya berharap kami (Belanda) akan menghadapi mereka," lanjut Van der Vaart.

Spanyol sendiri masih akan melakoni laga pamungkas di fase grup dengan menghadapi Slovakia, Rabu malam ini, 23 Juni 2021. Spanyol saat ini masih berada di peringkat tiga Grup E dengan torehan 2 poin dari dua pertandingan.

Sementara itu, kritikan keras Van der Vaart ini mendapat reaksi negatif dari kapten Spanyol, Sergio Busquet. "Ketika dia menggunakan kalimat seperti itu, maka kalimatnya kehilangan makna apa pun," katanya kepada Mediaset.

"Saya tidak mengerti mengapa dia, sebagai mantan pemain, berbicara seperti itu hanya untuk ketenaran atau popularitas. Saya pikir itu memalukan."

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel