Mengonsumsi Kacang Kenari Lima Kali Seminggu, Perpanjang Usiamu Lebih dari Setahun

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Tidak semua makanan yang baik untuk Anda rasanya enak, tapi kacang mungkin pengecualian. Mengonsumsi kacang-kacangan telah lama disebut-sebut sebagai cara bergizi untuk menjaga kesehatan jantung, menurunkan kolesterol, mengurangi peradangan, dan mendapatkan banyak nutrisi penting, serat, dan antioksidan.

Tak hanya itu, sebuah studi Harvard terbaru menemukan bahwa mengonsumsi satu kacang tertentu sebanyak lima kali seminggu dapat memperpanjang umur Anda lebih dari setahun. Jenis kacang tersebut yakni kacang kenari.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Makan lima porsi kenari seminggu dapat memperpanjang usia lebih dari setahun

Ilustrasi Kenari (Foto: pixabay/LubosHouska)
Ilustrasi Kenari (Foto: pixabay/LubosHouska)

Mengutip laporan Bestlifeonline, sebuah studi yang diterbitkan pada 4 Agustus di jurnal Nutrients menemukan bahwa mengonsumsi beberapa genggam kenari dalam seminggu dapat membantu Anda hidup lebih lama.

Penelitian, dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, menemukan bahwa makan lima atau lebih porsi kenari per minggu (dengan satu porsi sebanyak satu ons) membantu orang memperpanjang usia mereka 1,3 tahun lebih lama daripada orang yang tidak makan kenari.

Lima porsi kenari per minggu juga dikaitkan dengan 14 persen penurunan risiko kematian, dari penyebab apa pun, dan 25 persen lebih rendah risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular secara khusus.

Bahkan makan sedikit kenari masih bisa bermanfaat bagi kesehatan

Ilustrasi Kenari (Foto: unsplash.com/Luca Volpe)
Ilustrasi Kenari (Foto: unsplash.com/Luca Volpe)

Jika Anda tidak cukup menyukai kenari untuk dikonsumsi lima porsi seminggu, jangan khawatir. Para peneliti Harvard menemukan bahwa mengonsumsi kenari hanya dua sampai empat kali per minggu masih bisa memiliki manfaat yang berarti.

Menurut penelitian, makan kenari dua sampai empat kali seminggu dapat menyebabkan 13 persen penurunan risiko kematian, 14 persen penurunan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular, dan peningkatan sekitar satu tahun untuk hidup Anda dibandingkan dengan orang yang tidak makan kenari.

Kenari sangat bermanfaat bagi orang yang tidak makan dengan baik

Ilustrasi gaya hidup sehat untuk menjaga kebugaran tubuh.
Ilustrasi gaya hidup sehat untuk menjaga kebugaran tubuh.

Jika diet Anda tidak dalam kondisi prima, kenari adalah cara sempurna untuk beralih ke gaya hidup yang lebih sehat. Menurut penelitian Harvard, ketika orang dengan diet suboptimal menambahkan hanya setengah porsi kenari ke dalam makanan sehari-hari mereka, manfaatnya jelas: Mereka memiliki 12 persen pengurangan risiko kematian dan 26 persen penurunan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular.

"Apa yang kami pelajari dari penelitian ini adalah bahwa bahkan beberapa genggam kenari per minggu dapat membantu meningkatkan umur panjang, terutama di antara mereka yang kualitas dietnya tidak bagus untuk memulai," kata peneliti utama Yanping Li, PhD, dalam sebuah pernyataan.

"Ini adalah tips praktis yang dapat dilakukan oleh sejumlah orang yang ingin meningkatkan kesehatan mereka."

Kacang kenari penuh dengan nutrisi dan antioksidan

Ilustrasi Selai kacang termasuk superfood (Sumber: Pixabay/cgdsro)
Ilustrasi Selai kacang termasuk superfood (Sumber: Pixabay/cgdsro)

Para peneliti Harvard mengatakan hanya satu porsi kenari "adalah pembangkit tenaga nutrisi penting untuk kesehatan optimal, termasuk protein (4g), serat (2g), sumber magnesium yang baik (45mg) dan sumber omega-3 ALA esensial yang sangat baik. (2,5 gram)."

Menurut Healthline, kenari juga kaya akan antioksidan, baik untuk usus Anda, mendukung penurunan berat badan, dan bahkan dapat mengurangi risiko beberapa jenis kanker.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel