Menguak Obama Cafe Blok M, Lokasi Tragedi Brimob dan Kopassus

Siti Ruqoyah, Vicky Fajri
·Bacaan 2 menit

VIVA – Seorang anggota Brimob meninggal dunia. Dia ditemukan tergeletak bersimbah darah di depan Obama Cafe Blok M pada Minggu dini hari kemarin. Dari informasi yang beredar, anggota brimob tersebut mengalami luka di bagian lengan kanan dan paha kanan korban luka robek diduga akibat senjata tajam.

VIVA sempat mendatangi lokasi kejadian, Senin 19 April 2021 untuk mengetahui persisnya kejadian itu. Memang masih terlihat bercak darah dan juga pecahan botol. Selain itu lokasi sudah dipasang garis polisi.

Namun sampai sekarang belum ada yang bisa menjelaskan secara detail kronologi kasus yang mengakibatkan anggota Brimob tewas dan anggota Kopassus terluka.

Usut punya usut, lokasi kejadian itu merupakan kafe yang biasa didatangi orang pada dini hari. "Bukanya memang dini hari sampai subuh, di sana kafe dan ada tempat untuk minum-minum," ujar sumber VIVA.

Hal itu juga dibenarkan oleh salah satu juru parkir di lokasi kejadian. Namun lantaran tak mau terseret kasus ini, mereka memilih bungkam dan menyebut tidak tahu menahu terkait kasus ini.

"Saya enggak tahu persisnya, cuma lihat berkas darah aja di situ. Kemarin saya libur," kata juru parkir tersebut.

Jika dilihat dari beberapa situs di pencarian internet, Obama cafe atau Obama Fans Club ini berada di Jalan Falatehan 1 No.16, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Berdasrakan informasi yang tertera di sana, cafe ini biasanya buka pukul 21.00 WIB. Dari beragam komentar netizen, tempat itu didalamnya ada live music, tempatnya bagusdan cocok untuk santai malam.

Seperti diketahui,Camat Kebayoran Baru, Tomy Fudyhartono, membenarkan peristiwa pengeroyokan tersebut. Informasi aksi pengeroyokan ini didapat dari pihak kepolisian.

Tapi, dirinya belum mengtahui rincian kronologis kejadian. Pun soal identitas korban dalam kejadian ini.
“Iya informasinya begitu. Memang sih ada korban katanya,” kata Tomy kepada wartawan, Minggu 18 April 2021.

"Informasi dari temannya Korban Kopasus An. Sertu Rey bahwa anggota Kopassus dan anggota Brimob, yang meninggal adalah korban pengeyorokan dari 7 orang yang datang mengeroyok, dan kedua Korban dari Brimob dengan dari Kopassus tidak ada perselisihan," kutip akun Instagram cetul.22.

Menanggapi hal ini, Komandan Kodim (Dandim) 0504 Jakarta Selatan Kolonel Inf Ucu Yustiana ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa adanya anggota TNI yang terluka dan Anggota Brimob tewas.

“Dari kita memang betul dari pihak TNI jadi korban," ujar Ucu ketika dikonfirmasi, Minggu, 18 April 2021.

Baca juga: Pengakuan Juru Parkir di Lokasi Tewasnya Brimob dan Lukai Kopassus