Mengukur Plus Minus Bek Pilihan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia: Penuh Sesak Pemain Mumpuni, tapi...

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia akan menghadapi Chinese Taipei pada laga play-off kualifikasi Piala Asia 2023. Pelatih Shin Tae-yong memanggil 30 pemain untuk memperkuat skuad Merah Putih.

Nama-nama yang dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia merupakan kombinasi wajah baru dan pemain langganan. Uniknya, dalam daftar tersebut merupakan perpaduan pemain muda dan senior.

Dari 30 pemain yang dipanggil, 10 di antaranya bermain sebagai bek. Shin Tae-yong merupakan pelatih yang gemar memainkan skema 4-4-2 sehingga membutuhkan bek yang tangguh saat melakukan transisi permainan.

Apalagi laga Piala Asia 2023 bakal krusial buat Timnas Indonesia. Kabarnya, duel ini bakal menjadi penentu nasib pelatih Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.

Shin Tae-yong sadar lini belakang Timnas Indonesia terlalu rapuh dan kurang maksimal pada lima laga terakhir. Situasi itu terlihat dari tak adanya catatan clean sheet yang bisa diraih dan harus kebobolan 17 gol.

Lantas, seperti apa kekuatan dan kelemahan lini belakang Timnas Indonesia? Yang jelas banyak pemain mumpuni di lini belakang, tapi ada beberapa nama yang masih dipertanyakan. Berikut ini plus minus yang dimiliki pemain-pemain tengah Timnas Indonesia versi Bola.com.

Plus

Sejumlah pemain Timnas Indonesia mengambil minum saat sesi latihan persiapan kualifikasi Piala AFC 2023 yang berlangsung di Lapangan G, Senayan, Jakarta, Sabtu (02/10/2021) WIB. Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Taiwan pada 7 dan 11 Oktober 2021 di Thailand. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Sejumlah pemain Timnas Indonesia mengambil minum saat sesi latihan persiapan kualifikasi Piala AFC 2023 yang berlangsung di Lapangan G, Senayan, Jakarta, Sabtu (02/10/2021) WIB. Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Taiwan pada 7 dan 11 Oktober 2021 di Thailand. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Melihat daftar bek yang ada, sejatinya kualitas lini belakang Timnas Indonesia sangat mumpuni. Terutama di sektor jantung pertahanan yang sangat krusial.

Terdapat banyak bek tengah berkualitas, yakni Rachmat Irianto, Muhammad Firly, Mario Yagalo, Ryuji Utomo, Fachrudin Aryanto, hingga Victor Igbonego. Shin Tae-yong sadar jantung pertahanan dibutuhkan sosok berpengalaman seperti ketiga nama terakhir.

Selain itu, posisi bek kiri ada Pratama Arhan dan Johan Alfarizi. Keduanya merupakan pemain-pemain aktif yang sering membantu serangan. Adapun di posisi bek kanan murni hanya ada Asnawi Mangkualam yang juga bisa dijadikan gelandang serang.

Materi pemain mumpuni ini sejatinya membuat lini belakang Timnas Indonesia kukuh. Apalagi para bek yang ada merupakan nama-nama tangguh yang tak ragu melakukan duel fisik untuk memotong serangan hingga mematikan pergerakan lawan.

Minus

Gunansar Mandowen (tengah) dan sejumlah pemain Timnas Indonesia saat latihan persiapan kualifikasi Piala AFC 2023 yang berlangsung di Lapangan G, Senayan, Sabtu (02/10/2021). Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Taiwan pada 7 dan 11 Oktober 2021 di Thailand. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Gunansar Mandowen (tengah) dan sejumlah pemain Timnas Indonesia saat latihan persiapan kualifikasi Piala AFC 2023 yang berlangsung di Lapangan G, Senayan, Sabtu (02/10/2021). Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Taiwan pada 7 dan 11 Oktober 2021 di Thailand. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Dari 10 bek yang dipanggil ke Timnas Indonesia, ada tiga wajah baru. Mereka adalah Vava Yagalo, Miftah Sani, dan Muhammad Firly.

Pelatih Shin Tae-yong tentu memiliki alasan khusus di balik pemanggilan mereka. Namun, keputusan itu tentu saja harus didukung kontribusi maksimal dari ketiga pemain tersebut.

Untuk mendukung skema 4-4-2, Shin Tae-yong tentu membutuhkan bek sayap yang rajin membantu serangan atau sekadar menyuplai bola ke lini tengah. Di posisi bek kiri ada Pratama Arhan, sedangkan bek kanan ada Asnawi Mangkualam.

Namun, Shin Tae-yong belum bisa melihat nama lain yang bisa diandalkan untuk kedua posisi tersebut. Hal ini cenderung riskan jika kedua pemain mengalami cedera atau tak bisa absen.

Shin Tae-yong hendaknya menyiapkan rencana lain agar tidak kerepotan saat kedua nama tersebut berhalangan main. Percobaan nama lain di posisi itu sudah bisa dilakukan sejak pertandingan pertama untuk menghindari adanya ketergantungan pada Pratama Arhan dan Asnawi Mangkualam.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel