Liga Inggris: Mengulik Keterpurukan Manchester United, Lagi-lagi Ulangi Kesalahan Musim Lalu

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Manchester United mengawali Liga Inggris 2020/2021 dengan start sangat lambat. Dari enam laga yang dijalani, MU terpuruk di peringkat ke-15 klasemen sementara.

Manchester United baru mengantongi dua kemenangan. Satu laga berkesudahan imbang dan tiga lainnya berakhir dengan kekalahan.

Ironisnya, tiga kekalahan yang dialami Setan Merah semuanya terjadi di Old Trafford, alias pada pertandingan kandang. Manchester United kalah 1-3 dari Crystal Palace, dipermalukan Tottenham Hotspur 1-6, dan yang terbaru keok 0-1 dari Arsenal.

Start lambat itu jelas bisa berpengaruh buruk pada perjalanan Manchester United musim ini. Alih-alih terlibat dalam pacuan juara Liga Inggris musim ini, bukan tak mungkin MU akan kesulitan meraih tiket ke Liga Champions musim depan.

Namun, start lambat sebenarnya bukan fenomena baru di Manchester United sejak kepergian Sir Alex Ferguson dari kursi pelatih tujuh tahun lalu.

Seperti dilansir Manchester Evening News, Selasa (3/11/2020), sejak Ferguson pensiun, MU hanya dua kali mampu memenangi dari separuh 10 laga awal di Premier League pada setiap musim.

Dengan catatan tersebut, Solskjaer harus bisa membawa Manchester United memenangi empat laga berikutnya jika ingin masuk daftar performa apik di awal musim setelah era Ferguson. Artinya, Setan Merah harus bisa menaklukkan Everton, West Brom, Southampton, dan West Ham United yang akan menjadi lawan dalam empat laga ke depan di Premier League.

Bukan Tantangan Baru

Pemain Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang (kedua kiri) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Manchester United pada pertandingan Liga Premier Inggris di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Minggu (1/11/2020). Arsenal menang 2-0. (Phil Noble/Pool via AP)
Pemain Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang (kedua kiri) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Manchester United pada pertandingan Liga Premier Inggris di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Minggu (1/11/2020). Arsenal menang 2-0. (Phil Noble/Pool via AP)

Saat ini, posisi Manchester United hanya lebih baik dari Brighton, West Brom, Sheffield United, Fulham, dan Burnley. Bahkan, jika berhasil memenangi satu laga di tangan, MU hanya naik ke posisi ke-13.

Bagi Solskjaer, start lambat bukan tantangan baru baginya. Manchester United juga hanya memenangi dua dari enam pertandingan pertama di Liga Inggris musim lalu. Namun, MU mampu bangkit dan finis ketiga di akhir musim musim. Tapi, belum tentu mereka seberuntung itu pada musim ini, kan?

Sudah terlalu lama start lambat membuat Setan Merah keluar dari perburuan gelar sebelum jeda internasional pada November. Bukan tak mungkin skenario itu tampaknya akan terulang kembali pada musim 2020/2021.

Saat ini, posisi puncak klasemen ditempati oleh Liverpool dengan raihan 16 poin dari tujuh laga. The Reds sudah unggul sembilan poin atas MU.

Posisi kedua dan ketiga masing-masing dihuni Leicester City dan Tottenham Hotspur, masing-masing mengantongi 15 dan 14 poin, juga dari tujuh pertandingan.

Kecepatan yang relatif lambat di puncak liga membuat Manchester United bisa dicoret begitu saja dari persaingan. Namun, jika tak kunjung memperbaiki performa, Red Devils benar-benar akan mengucapkan selamat tinggal lebih awal dari pacuan gelar Liga Inggris musim ini.

Sumber: Manchester Evening News

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini