Mengungkap Idealisme di Balik Logo Oval Toyota yang Ikonik

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Setiap pabrikan otomotif di dunia, pastinya memiliki logo yang menjadi identitas. Bahkan, bagi sebagai orang dengan hanya melihat simbolnya saja, sudah bisa mengetahui nama sebuah merek roda empat dengan sangat tepat.

Begitu juga dengan Toyota, yang memiliki loga yang cukup ikonik berbentuk oval. Logo dari pabrikan asal Jepang ini, tentu saja memiliki sejarah panjang di baliknya, di mana simbol tersebut memiliki sebuah ide menarik yang bisa menjadi inspirasi banyak orang.

Melansir laman pressroomtoyota, logo oval Toyota pertama kali diperkenalkan pada Oktober 1989 sebagai peringatan usia 50 tahun perusahaan tersebut. Pengembangan logo baru ini memakan waktu sekitar lima tahun sebelum dipublikasikan, di mana ini didapat melalui lomba.

Lomba desain logo Toyota ini telah digelar sejak 1936, dan mendapat lebih dari 27.000 logo yang diperlombakan hingga terpilih logo saat ini.

Pada logo baru tersebut, Toyota melihat ada dua faktor yang diyakininya membawa masa depan yang cerah. Pertama ialah visual yang kuat sehingga mudah untuk dipahami oleh publik bahwa logo ini milik Toyota. Kedua, adalah bentuk oval yang mirip sebuah bola dunia sebagai tanda pabrikan ini siap untuk menjadi pemain otomotif internasional.

Bila diperhatikan, ada tiga bentuk oval pada logo Toyota yang digabungkan dalam susunan simetris horizontal. Dua oval yang berada di dalam oval besar merepresentasikan jantung pelanggan dan jantung perusahaan. Kedua oval tersebut tumpang tindih sebagai hubungan yang saling menguntungkan serta saling percaya antara perusahaan dan pelanggan.

Huruf T

Toyota duduki posisi ketiga penjualan global pada 2017 (nikkei asian)
Toyota duduki posisi ketiga penjualan global pada 2017 (nikkei asian)

Selain itu terlihat huruf ‘T’ di dua oval di dalam oval besar tersebut, yang merupakan simbol untuk Toyota. Sementara oval bagian luar atau paling besar melambangkan bola dunia yang merangkul Toyota di dalamnya.

Setiap oval mempunyai ketebalan yang berbeda dan mirip dengan seni kuas yang dikenal dalam budaya menulis Jepang. Seni kuas ini merupakan salah satu budaya Jepang yang dilestarikan hingga kini yaitu menulis huruf kanji diatas kanvas dengan media kuas dan tinta. Saat menulis dengan kuas tersebut, setiap huruf umumnya mempunyai tingkat ketebalan yang berbeda yang kemudian dianggap sebuah teknik menulis khas Jepang.

Ruang Kosong

Ruang kosong di latar belakang logo menunjukkan nilai yang tak terbatas, dan hendak disampaikan kepada pelanggan. Maksud dari nilai tak terbatas ialah kualitas yang sudah terbukti, produk yang bernilai dan melebihi harapan semua orang, rasa mengemudi yang menyenangkan, inovasi tiada henti, serta integritas dalam keselamatan, lingkungan dan tanggung jawab sosial.

Debut pertama logo Toyota ini digunakan di mobil Celsior yang diluncurkan pada Oktober 1989. Setelah itu semakin banyak model mobil baru yang menampilkan lambang Toyota ini.

Infografis 6 Cara Aman Buang Masker Sekali Pakai

Infografis 6 Cara Aman Buang Masker Sekali Pakai. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 6 Cara Aman Buang Masker Sekali Pakai. (Liputan6.com/Abdillah)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: