Mengusung Tema Land of Fighter, Arema FC Rilis Desain Jersey Tandang untuk Liga 1 2021

·Bacaan 2 menit
Desain jersey tandang Arema FC untuk Liga 1 2021. (dok. Arema FC)

Bola.com, Malang - Arema FC melanjutkan persiapan berkiprah di Liga 1 2021. Setelah mendatangkan pelatih asal Portugal, Edoardo Almeida, manajemen klub merilis desain jersey baru, Selasa (25/5/2021).

Jersey tandang berwarna putih dimunculkan lewat akun instagram official Arema FC. Dari jauh terkesan simpel dan tegas, tapi jika dilihat seksama, akan terlihat sebuah peta Malang Raya.

Mengusung tema Land of Fighter atau Tanah Pejuang, desain simpel ini mendapatkan sambutan positif dari Aremania dan warganet umum lainnya.

"Ini sebagai pengingat jika di tanah ini banyak lahir para kesatria sejak jaman kerajaan hingga masa pejuang kemerdekaan. Harapannya, pemain bisa termotifasi saat mengenakan jersey ini," jelas Tjiptadi Purnomo, Manajer Singo Edan Apparel (SEA).

Sayangnya, jersey yang diunggah ini masih berupa desain dan bisa didapatkan secara pre-order. Toko merchandise resmi Arema FC juga belum melepasnya secara publik meski harganya sudah diinformasikan.

"Jersey ini sementara bisa didapatkan dengan sistem pre order. Dalam waktu dekat kami akan meeting membahas kapan pre order bisa mulai dilakukan," lanjutnya.

"Kalau harga, masih sama 450 ribu rupiah. Tapi untuk pre order nanti akan ada harga khusus," sambungnya.

Bukan rahasia umum lagi jika penjualan jersey Arema FC sejak musim 2020 masih lesu akibat pandemi virus corona. Itu pula yang menyebabkan Arema tak berani langsung menyetok banyak jersey di official store.

Bahkan saat Hari Raya Idul Fitri, penjualan merchandise juga masih belum terdongkrak. Padahal biasanya, jersey dan merchandise Arema FC banyak dijadikan oleh-oleh.

Proses Rilis Juga Simpel

Konten ini tidak tersedia karena preferensi privasi Anda.
Perbarui pengaturan Anda di sini untuk melihatnya.

Biasanya, proses perkenalan jersey baru Arema juga disertai kreatifitas tinggi. Tapi kali ini ada yang menurun. Jersey away ini dirilis lewat akun instagram tanpa disertai vidio jersey yang dikenakan pemain dan konferensi pers.

Berbeda dengan perkenalan jersey sebelumnya. Ada pemain yang dilibatkan sebagai model vidio sambil mengenakan seragam baru. Konferensi pers juga dilakukan meski secara online.

"Tahun ini kita beda, karena masih di masa pandemi. Jadi, harus menahan dulu keinginan bertatap muka," jelas Media Officer Arema, Sudarmaji.

Bisa jadi ini sebuah strategi agar fans tetap penasaran agar mereka akhirnya membeli untuk bisa melihat langsung jerseynya. Tidak dipungkiri, penjualan jersey masuk dalam salah satu sumber pemasukan klub meski nominalnya tak fantastis, namun income di masa pandemi seperti ini sangat penting menyambung nafas finansial Singo Edan menyambut kompetisi baru.

Video