Mengutak-atik 3 Opsi Jadwal Lanjutan Liga 1 2022 / 2023: Tanpa Jeda Paruh Kompetisi dan Terus Berjalan Saat Piala Dunia

Bola.com, Malang - Masa depan Liga 1 2022/2023 mulai menemukan titik terang. Itu sesuai dengan hasil owner's meeting yang berlangsung di Jakarta, Jumat (4/11/2022). Ada tiga opsi mengenai kapan kompetisi Liga 1 akan digelar kembali.

Kompetisi Liga 1 musim ini terhenti sejak 2 Oktober 2022 setelah satu hari sebelumnya terjadi Tragedi Kanjuruhan yang menelan korban jiwa mencapai 135 orang.

Setelah lebih dari satu bulan Liga 1 terhenti, kini ada wacana menggelar kembali kompetisi dengan ada 3 opsi jadwal yang berbeda, yaitu mulai 18 November, 25 November, atau 2 Desember 2022.

Ketiganya merupakan tanggal yang diusulkan oleh PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) kepada para pemilik klub yang juga merupakan pemegang saham PT LIB dalam owners meeting tersebut.

Namun, ada satu catatan yang disampaikan saat owner's meeting. Liga 1 harus berakhir pada April 2023, karena pada 20 Mei hingga 11 Juni 2023, Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

Ada beberapa hal menarik yang akna terjadi saat Liga 1 berlanjut. Pertama, kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu akan terus berjalan saat Piala Dunia 2022 di Qatar bergulir pada 20 November hingga 18 Desember 2022.

Selain itu, tentunya akan ada pemadatan jadwal pertandingan. Berikut rincian hal-hal yang bisa terjadi saat Liga 1 berlanjut.

Tetap Berjalan Saat Piala Dunia 2022 Berlangsung

Pemain Persija Jakarta, Michael Krmencik (tengah) berusaha mencetak gol ke gawang Madura United saat laga pekan ke-10 BRI Liga 1 2022/2023 antara Persija Jakarta melawan Madura United di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (17/9/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain Persija Jakarta, Michael Krmencik (tengah) berusaha mencetak gol ke gawang Madura United saat laga pekan ke-10 BRI Liga 1 2022/2023 antara Persija Jakarta melawan Madura United di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (17/9/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Ketika Piala Dunia 2022 berlangsung, mayoritas kompetisi sepak bola berhenti. Sehingga semua bisa menikmati gelaran akbar 4 tahunan itu.

Namun, tahun ini bisa dipastikan pemain Liga 1 harus membagi waktunya antara menjaga kondisi atau menyaksikan pertandingan di Piala Dunia melalui layar kaca.

Sebenarnya secara teknis Piala Dunia memang tidak mengganggu Liga 1. Tidak ada pemain di Indonesia yang terlibat dalam pergelaran itu. Sehingga kompetisi bisa diputar tanpa ada klub yang dirugikan.

Sebenarnya ini bukan kali pertama Liga 1 diputar bersamaan dengan Piala Dunia. Pada 2018 lalu, hal yang sama terjadi. Pecinta sepak bola Tanah Air harus membagi waktunya antara Liga 1 dengan Piala Dunia.

Bagi para pemain, ini sebuah dilema tersendiri. Ada kalanya mereka ingin menyaksikan pertandingan yang berlangsung larut malam. Namun, mereka kadang harus melewatkannya karena pagi harinya menjalani latihan di klub.

Jadwal Super Padat

Pemain Persib Bandung, Ciro Alves (kiri) berusaha melewati pemain PSS Sleman, Todd Ferre saat laga pekan kelima BRI Liga 1 2022/2023 antara PSS Sleman melawan Persia Bandung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (19/08/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain Persib Bandung, Ciro Alves (kiri) berusaha melewati pemain PSS Sleman, Todd Ferre saat laga pekan kelima BRI Liga 1 2022/2023 antara PSS Sleman melawan Persia Bandung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (19/08/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Andaikan Liga 1 diputar kembali paling lambat 2 Desember dan harus berakhir pada April 2023, ada risiko besar yang harus dihadapi oleh klub, yaitu jadwal yang padat karena hanya ada waktu 24 minggu untuk merampungkan kompetisi.

Sementara saat ini Liga 1 baru memasuki pekan ke-11. Andaikan pertandingan digelar satu pekan sekali, butuh 23 pekan untuk bisa menyelesaikan semuanya.

Jika berpikir sederhana, untuk menyiasatinya, hanya menyelipkan satu laga di tengah pekan untuk menyelesaikan kompetisi dalam 22 pekan.

Namun, di Indonesia biasanya ada beberapa hal tidak terduga yang terjadi dan membuat kompetisi rihat. Jika ada beberapa gangguan, tentu makin banyak pertandingan yang harus digelar pada tengah pekan. Ini membuat klub harus mempersiapkan fisik pemainnya.

 

 

Tidak Ada Libur Paruh Musim

Pemain Persita Tangerang, Muhammad Toha (tengah) menguasai bola dibayangi pemain Dewa United, Feby Eka Putra dalam laga pekan ke-3 BRI Liga 1 2022/2023 antara Persita Tangerang melawan Dewa United di Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (7/8/2022) malam WIB. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Pemain Persita Tangerang, Muhammad Toha (tengah) menguasai bola dibayangi pemain Dewa United, Feby Eka Putra dalam laga pekan ke-3 BRI Liga 1 2022/2023 antara Persita Tangerang melawan Dewa United di Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (7/8/2022) malam WIB. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Jika estimasi paling pendek adalah kompetisi Liga 1 2022/2023 harus rampung dalam 22 pekan, ini bisa membuat libur paruh musim juga bisa dihapus. Itu akan membuat waktu kompetisi untuk rampung lebih lama.

Padahal jeda paruh musim sangat penting bagi klub. Selain memberikan waktu recovery, mereka juga beraktivitas di bursa transfer. Jika ada pemain baru, klub butuh waktu untuk memberikan kesempatan untuk beradaptasi.

Jika tidak ada libur, praktis pemain yang baru direkrut harus secepatnya menyatu dengan tim. Klub harus pintar memilih pemain dalam momen ini.

Ada kemungkinan klub berpikir dua kali untuk mendatangkan pemain asing yang masih fresh. Artinya, mereka belum mengenal sepak bola Indonesia dan butuh waktu lebih lama untuk beradaptasi.

 

Persaingan di Liga 1