Menhub ajak makin banyak masyarakat menggunakan LRT Jakarta

Risbiani Fardaniah
·Bacaan 1 menit

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mendukung LRT Jakarta untuk terus berinovasi membangun sistem transportasi terintegrasi dalam rangka mengantisipasi peningkatan penggunaan transportasi umum perkotaan di masa pandemi COVID-19.

“Di masa pandemi ini, memang transportasi terkena dampaknya. Tren bertransportasi secara umum mengalami penurunan baik di darat, laut, udara, dan kereta api. Namun mobilitas di kawasan pemukiman atau perkotaan justru mengalami peningkatan. Untuk itu saya mengharapkan transportasi umum, seperti LRT Jakarta, dapat hadir melayani masyarakat secara mikro di kawasan tertentu di Jakarta,” kata Menhub Budi Karya dalam pernyataan pers di Jakarta, Rabu.

Menhub mengatakan sistem transportasi perkotaan yang terintegrasi diperlukan dalam rangka meningkatkan pelayanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan juga sehat di masa pandemi ini.

Baca juga: Pembangunan koridor timur Jakarta harus perhatikan tata ruang

“Penyediaan akses dan fasilitas park and ride, charging station untuk kendaraan listrik di stasiun-stasiun LRT diharapkan dapat mendorong lebih banyak lagi masyarakat yang menggunakan LRT Jakarta. Ini juga merupakan perwujudan dari konsep Transit Oriented Development (TOD) yang dapat mengintegrasikan kebutuhan masyarakat beraktivitas sehari-hari ke dalam jangkauan transportasi publik,” kata Menhub.

Menhub mengungkapkan untuk mewujudkan transportasi yang aman, nyaman dan sehat, Kemenhub sebagai regulator di bidang transportasi tidak dapat bekerja sendiri, sehingga diperlukan dukungan pemangku kepentingan agar sektor transportasi di Indonesia tetap berjalan melayani mobilitas masyarakat, di tengah perubahan perilaku masyarakat di masa pandemi.

“Regulator dan operator harus bersama-sama mengedukasi masyarakat untuk mewujudkan budaya baru bertransportasi yang aman, nyaman, dan sehat, melalui berbagai macam kegiatan, dan bahu-membahu menghadapi tantangan di masa pandemi serta untuk mencegah penyebaran COVID-19 di transportasi publik,” ujar Menhub.

Baca juga: Perubahan rute LRT di DKI Jakarta belum final

Baca juga: Mulai hari ini, Sepeda non lipat bisa masuk ke LRT Jakarta