Menhub ajak pemangku kepentingan kolaborasi kendaraan listrik ekonomis

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mendorong sektor industri, perguruan tinggi, dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama pemerintah berkolaborasi menciptakan kendaraan listrik dengan harga yang lebih ekonomis.

“Kalau harga motor listrik 16 juta dengan kondisi motor yang menarik dan kualitas baterai yang baik, ini akan sangat menarik bagi masyarakat,” kata Menhub saat membuka Indonesia Electric Motor Show 2022 (IEMS 2022) di Jakarta, Rabu.

Menhub mengatakan, kolaborasi perlu dilakukan agar upaya peralihan dari kendaraan berbahan bakar fosil (BBM) ke kendaraan listrik bisa dilakukan dengan lebih cepat.

Ia mengungkapkan, ada tiga hal yang harus diupayakan untuk menciptakan kendaraan listrik yang lebih ekonomis. Pertama yaitu membuat baterai dengan harga kompetitif namun memiliki daya jelajah yang tinggi.

Kedua, memproduksi motor produk dalam negeri, dan ketiga memperbanyak stasiun pengisian baterai.

“Apabila ketiga hal ini dilakukan dengan sistematis akan memberikan harga kendaraan listrik yang relatif lebih murah,” ucapnya.

Dengan harga yang lebih murah, kata dia, diharapkan akan tercipta keekonomian kendaraan listrik, dimana akan terjadi keseimbangan antara jumlah yang diproduksi dengan penggunanya.

“Pada titik tertentu akan terjadi jumlah ledakan antara produksi dengan pengguna kendaraan listrik. Saya yakin kendaraan listrik memiliki masa depan yang baik,” katanya.

Lebih lanjut Menhub menyampaikan, pemerintah telah mendorong percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia dengan mengeluarkan sejumlah regulasi dan kebijakan.

Ia mengapresiasi upaya kolaborasi dari perguruan tinggi, peneliti, dan sektor industri, yang turut mendukung pemerintah untuk mewujudkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

“Regulasi dan kebijakan dari pemerintah, serta kajian dan penelitian dari perguruan tinggi akan menjadi lengkap ketika industri melakukan inovasi dan menangkap peluang industri kendaraan listrik yang potensinya sudah terlihat di depan mata,” katanya.

Secara khusus, ia juga mengapresiasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang telah konsisten menggelar kegiatan pameran kendaraan listrik seperti IEMS.

IEMS 2022 diselenggarakan pada 28-30 September 2022 di Jakarta Convention Center (JCC) dengan mengusung tema “Strengthening Autonomous Ecosystem".

Pembukaan pameran tersebut dibuka secara simbolis dengan pengecasan motor listrik di stasiun pengisian baterai.

Turut hadir dalam pembukaan IEMS 2022 yaitu Direktur Jenderal Perhubungan Darat Hendro Sugiatno, Profesor Riset BRIN Eniya Listiani, dan Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN Mego Pinandito.

Baca juga: IEMS 2022 diharap jadi tolok ukur percepatan program kendaraan listrik

Baca juga: Sandiaga dukung kendaraan listrik untuk pariwisata di Bali