Menhub beri apresiasi kepada Agus Purnomo

·Bacaan 2 menit

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan apresiasi kepada R. Agus H. Purnomo yang memasuki masa purna tugas sebagai direktur jenderal Perhubungan Laut atas dedikasi dan kinerja selama 4 tahun mulai 2017-2021.

"Beliau sosok tangguh, pekerja keras, dan sederhana serta begitu banyak pencapaian yang berhasil diraih selama masa kepemimpinan beliau. Terima kasih atas dedikasi dan kinerjanya selama ini dan selamat menjalankan purna tugas dan tetap sehat,” kata Menhub Budi Karya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Menhub mengungkapkan, sektor perhubungan laut memiliki sejumlah tantangan dan masalah yang harus diselesaikan dan Agus Purnomo telah melakukan tugasnya dengan baik selama menjabat.

“Tidak mudah menjadi sosok sederhana namun berprestasi, memiliki intuisi, dan inisiatif untuk menggerakkan. Seperti sulitnya ketika mengoperasikan Pelabuhan Patimban, namun Pak Agus tetap dapat menggerakkan dan menjalankannya dengan baik,” kata Menhub.

Baca juga: Indonesia undang Malaysia dan Singapura gabung dalam Marpolex

Menhub mengingatkan, masih banyak tugas berat yang harus dilanjutkan personel Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terutama di masa pandemi COVID-19.

Agus Purnomo menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Menhub kepadanya sebagai Dirjen Perhubungan Laut. Ia juga mengucapkan apresiasi kepada pegawai di lingkungan Ditjen Perhubungan laut yang selalu siap untuk bekerja keras.

“Selama ini saya banyak dibantu oleh rekan-rekan di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut. Untuk itu Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran atas kerja kerasnya selama 24 jam, kapan saja, dimana saja. Dan saya memohon maaf apabila ada kesalahan selama menjabat,” ujarnya.

Baca juga: BPPT: Penguatan data batimetri dukung kepentingan perhubungan laut

Selama 4 tahun, terdapat beberapa capaian prestasi yang ditorehkan oleh Agus Purnomo bersama Ditjen Perhubungan Laut, diantaranya Indonesia terpilih sebagai Anggota Dewan Organisasi Maritim Internasional/IMO Kategori C (2018-2019 dan 2020-2021), terbentuknya Social Media Response Team (SMRT), Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dari Kemenpan RB di beberapa Unit Kerja di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, penerapan aplikasi Sitolaut.

Memperoleh laporan keuangan dengan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK, penyerapan anggaran tahun 2020 sebesar 95,98 persen dan realisasi penerimaan negara bukan pajak/PNBP Tahun 2020 sebesar 107,49 persen, pengelolaan Pelabuhan Patimban Jawa Barat dan Pelabuhan Anggrek Gorontalo dengan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha/KPBU, penerbitan buku pelaut dan Pas kecil secara online, dan beberapa capaian lainnya di sektor perhubungan laut.

Pelepasan masa purna tugas ini turut dihadiri secara langsung maupun virtual oleh para pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kementerian Perhubungan, pegawai dan keluarga besar Ditjen Perhubungan Laut, dan para pemangku kepentingan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel